Polres Banjar Dalami Dugaan Pungli dan Portal Liar di PPS Martapura

- Jurnalis

Selasa, 14 April 2026 - 17:57 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Martapura, matarakyat.co.id – Aparat kepolisian dari Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Banjar mulai menindaklanjuti laporan terkait dugaan pungutan liar (pungli) serta pemasangan portal tidak resmi di kawasan Pusat Perbelanjaan Sekumpul (PPS) Martapura.

Kasat Reskrim Polres Banjar, Rifandy Purnayangkara Putra, mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan pertemuan dengan pengelola PPS guna mengklarifikasi persoalan yang berkembang di lapangan.

Ia menyampaikan, proses penanganan saat ini masih mengedepankan koordinasi dengan berbagai pihak terkait, termasuk pemerintah daerah.

“Langkah tersebut dinilai penting agar penanganan berjalan sesuai prosedur dan kewenangan masing-masing instansi,” ujarnya, belum lama tadi.

Baca Juga :  Dendam Lama Jadi Motif Pengeroyokan di Martapura, Pelaku Baru Setahun Keluar dari Lapas

Menurutnya, penertiban awal akan didorong melalui peran Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), sebelum kemungkinan langkah hukum lebih lanjut diambil oleh kepolisian.

Sementara itu, polemik di kawasan PPS mencuat setelah dilakukan penataan pasca Lebaran.

Sejumlah pedagang justru mengaku menghadapi kendala baru, seperti dugaan pungli hingga keberadaan portal liar yang dinilai mengganggu aktivitas usaha mereka.

Keluhan para pedagang tersebut juga dibenarkan oleh Direktur Perumda Pasar Bauntung Batuah, Rusdiansyah.

Baca Juga :  Bandara Internasional Syamsudin Noor Sambut Kloter Pertama Jamaah Haji Kalimantan Selatan

Ia menyebut pihaknya menerima laporan terkait praktik pungli yang dirasakan pedagang, terutama setelah momen Hari Raya.

Rusdiansyah menegaskan, pihaknya tidak akan mengabaikan persoalan tersebut dan segera melakukan koordinasi dengan instansi terkait untuk menelusuri serta mencari solusi atas permasalahan yang terjadi.

Dengan keterlibatan kepolisian dan pemerintah daerah, diharapkan persoalan ini dapat segera diselesaikan, sehingga para pedagang dapat kembali beraktivitas dengan aman dan nyaman tanpa adanya praktik yang merugikan.

Berita Terkait

Kasus Dugaan Pencemaran Nama Baik di Media Sosial Masih Berproses, Polres Banjar Kedepankan Mediasi
Polres Banjar Musnahkan 202,2 Gram Sabu dari 11 Kasus Narkoba, Libatkan Tersangka Saat Pemusnahan
Sesosok Pria Ditemukan Tak Bernyawa di Penggalaman, Polisi: Tidak Ada Tanda Kekerasan
Perempuan Ditemukan Tewas di Sawah di Banjar, Polisi Selidiki Dugaan Pembunuhan
Polres Banjar Ungkap 46 Kasus Narkoba saat Ops Antik Intan 2026, 54 Orang Ditangkap
Sat Resnarkoba Polres Banjar Raih Peringkat Pertama Pengungkapan Kasus Narkoba di Polda Kalsel
Pelaku Pembacokan di Sungai Pinang Diduga Positif Narkoba, Polisi Dalami Motif
Polisi Ancam Tindak Tegas Oknum SPBU dan Preman Pengatur BBM

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 15:10 WITA

Kasus Dugaan Pencemaran Nama Baik di Media Sosial Masih Berproses, Polres Banjar Kedepankan Mediasi

Senin, 8 Juni 2026 - 13:43 WITA

Polres Banjar Musnahkan 202,2 Gram Sabu dari 11 Kasus Narkoba, Libatkan Tersangka Saat Pemusnahan

Minggu, 31 Mei 2026 - 15:37 WITA

Sesosok Pria Ditemukan Tak Bernyawa di Penggalaman, Polisi: Tidak Ada Tanda Kekerasan

Minggu, 31 Mei 2026 - 15:20 WITA

Perempuan Ditemukan Tewas di Sawah di Banjar, Polisi Selidiki Dugaan Pembunuhan

Selasa, 26 Mei 2026 - 09:57 WITA

Polres Banjar Ungkap 46 Kasus Narkoba saat Ops Antik Intan 2026, 54 Orang Ditangkap

Rabu, 20 Mei 2026 - 15:39 WITA

Sat Resnarkoba Polres Banjar Raih Peringkat Pertama Pengungkapan Kasus Narkoba di Polda Kalsel

Rabu, 20 Mei 2026 - 15:19 WITA

Pelaku Pembacokan di Sungai Pinang Diduga Positif Narkoba, Polisi Dalami Motif

Rabu, 20 Mei 2026 - 12:39 WITA

Polisi Ancam Tindak Tegas Oknum SPBU dan Preman Pengatur BBM

Berita Terbaru

oplus_0

Nasional

Di Bawah Lampu Tathya, Jual Beli Asa Bernama Voli

Kamis, 25 Jun 2026 - 08:11 WITA