Banjarbaru, matarakyat.co.id – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Banjarbaru memusnahkan barang bukti narkotika jenis sabu seberat 2.357 gram.
Barang bukti tersebut merupakan hasil pengungkapan kasus selama Februari hingga Maret 2026.
Kegiatan ini dirangkaikan dengan press release yang digelar sebagai bentuk transparansi kepolisian dalam penanganan kasus narkotika di wilayah hukum Banjarbaru.
Salah satu kasus yang menonjol terjadi pada Senin, 9 Maret 2026, sekitar pukul 17.00 Wita di kawasan Jalan A. Yani Kilometer 25, Kelurahan Landasan Ulin Timur, Kecamatan Landasan Ulin, Kota Banjarbaru.
Dalam pengungkapan tersebut, petugas berhasil mengamankan seorang pria berinisial ZN.
Dari hasil penggeledahan, polisi menemukan dua bungkus plastik bertuliskan “Very Delicious” yang berisi sabu dan disimpan di dalam jok sepeda motor milik tersangka.
Petugas mengungkapkan, barang bukti yang ditemukan dari tangan ZN memiliki berat bersih mencapai 2.180 gram.
“Pada saat diamankan, di dalam jok sepeda motor tersangka ditemukan dua bungkus plastik berisi narkotika jenis sabu dengan berat bersih 2.180 gram,” ujar Kapolres Banjarbaru, Senin (30/3/2026).
Berdasarkan hasil pemeriksaan, tersangka mengaku sabu tersebut merupakan pesanan seseorang berinisial RM yang berada di Muara Teweh, Kalimantan Tengah.
Petugas juga menjelaskan, tersangka ZN bukan kali pertama terlibat dalam peredaran narkotika.
Ia telah tiga kali menjalankan tugas sebagai kurir.
“Tersangka mengaku sudah tiga kali mengantarkan sabu dan setiap pengiriman mendapatkan upah sebesar Rp5 juta,” ungkap petugas.
Selain kasus ZN, Satresnarkoba Polres Banjarbaru juga mengungkap enam kasus lainnya dengan total delapan tersangka tambahan.
Dengan demikian, jumlah keseluruhan tersangka dalam periode ini mencapai sembilan orang.
Secara keseluruhan, barang bukti sabu yang berhasil diamankan dan dimusnahkan mencapai 2.357 gram.
Proses pemusnahan dilakukan dengan cara mencampurkan sabu ke dalam blender, kemudian dilarutkan dengan deterjen sebelum akhirnya dibuang ke saluran toilet.
Petugas menegaskan, pihaknya akan terus berkomitmen memberantas peredaran narkotika di wilayah Banjarbaru serta mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam memberikan informasi.
“Kami mengimbau masyarakat agar tidak ragu melaporkan jika mengetahui adanya penyalahgunaan narkotika di lingkungan sekitar,” tegasnya.






