Viral! Zulkarnain Hidup di Lorong Plaza Martapura, Bertahan dengan Kardus

- Jurnalis

Selasa, 9 September 2025 - 08:23 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Martapura, matarakyat.co.id – Kisah memilukan datang dari Zulkarnain (62), warga Martapura yang lumpuh dan hidup di lorong lantai dua Martapura Plaza dengan beralaskan kardus bekas.

Potret hidupnya viral setelah terekam dalam sebuah video yang ramai dibagikan di media sosial.

Tak mampu berjalan, Zulkarnain hanya bisa menyeret tubuh untuk beraktivitas.

Sehari-hari, ia masih berusaha menjaga area plaza sebagai wakar malam. Di dekatnya, terdapat sebuah kotak kayu sederhana tempat ia menyimpan pakaian dan barang seadanya.

Video yang tersebar memuat keterangan bahwa Zulkarnain telah tujuh bulan tinggal di lorong plaza, bahkan melakukan semua aktivitas, termasuk buang air, di tempat tersebut.

Baca Juga :  Operasi Pasar LPG 3 Kg, Pemkab Banjar Jawab Keluhan Warga soal Harga Tinggi

Sekretaris Perumda Pasar Bauntung Batuah Martapura, Gusti Andriansyah, membenarkan pihaknya baru mengetahui kondisi itu setelah video viral.

“Begitu ada laporan, kami langsung tindak lanjuti dan berkoordinasi dengan Dinas Sosial,” ucapnya.

Tak lama kemudian, petugas Dinas Sosial P3AP2KB Banjar bersama tim rumah singgah turun langsung ke lokasi. Mereka menemukan Zulkarnain bersandar di lorong dengan wajah ramah meski jelas menahan sakit.

Namun, saat ditawari kembali ke rumah keluarganya, ia menolak.

Baca Juga :  Hilang Usai Mandi di Sungai, Warga Martapura Ditemukan Tak Bernyawa

“Saya sudah tidak cocok dengan yang di rumah. Lebih baik di sini,” katanya.

Petugas rumah singgah, Suhendro, menjelaskan saat ini pihaknya tengah melakukan verifikasi data kependudukan Zulkarnain bersama Disdukcapil.

“Koordinasi dengan Dinkes sudah berjalan, mudah-mudahan dalam waktu dekat beliau bisa mendapatkan perawatan yang layak,” ujarnya.

Kisah Zulkarnain pun menyita perhatian masyarakat Martapura.

Banyak yang berharap pemerintah dan pihak terkait segera memberi penanganan nyata agar ia bisa hidup lebih layak, jauh dari lorong sempit yang kini menjadi tempat tinggalnya.

Berita Terkait

Tuntutan Kasus Pemalsuan Surat di HSS Dipersoalkan, LSM KAKI Datangi Kejati Kalsel
18 Tahun Merasa Terdampak Tambang, Warga Rantau Bakula Desak Pemkab Banjar Bertindak
RAKAT BERJIBAKU PADAMKAN KARHUTLA DI KARANG INTAN, SATU HEKTARE LAHAN KARET TERBAKAR
PT Palmina Utama Bantah Bakar Lahan, Siapkan Rp5 Juta bagi Warga yang Laporkan Pelaku
RAKAT Resmi Dikukuhkan, Relawan Karang Intan-Aranio Perkuat Kesiapsiagaan Bencana
75 Pelajar SMPN 6 Martapura Dibekali Kesadaran Hukum dan Etika Bermedia Digital
Viral “Close Friend” Berujung Mediasi di Polres Banjar, Terlapor Minta Maaf dan Hapus Unggahan
Sebelum Api Meluas, Rofiqi Minta Sinergi Penanganan Karhutla Diperkuat

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 19:53 WITA

Tuntutan Kasus Pemalsuan Surat di HSS Dipersoalkan, LSM KAKI Datangi Kejati Kalsel

Kamis, 17 September 2026 - 11:03 WITA

18 Tahun Merasa Terdampak Tambang, Warga Rantau Bakula Desak Pemkab Banjar Bertindak

Selasa, 15 September 2026 - 23:53 WITA

RAKAT BERJIBAKU PADAMKAN KARHUTLA DI KARANG INTAN, SATU HEKTARE LAHAN KARET TERBAKAR

Rabu, 9 September 2026 - 21:54 WITA

PT Palmina Utama Bantah Bakar Lahan, Siapkan Rp5 Juta bagi Warga yang Laporkan Pelaku

Senin, 31 Agustus 2026 - 21:57 WITA

RAKAT Resmi Dikukuhkan, Relawan Karang Intan-Aranio Perkuat Kesiapsiagaan Bencana

Minggu, 30 Agustus 2026 - 18:14 WITA

75 Pelajar SMPN 6 Martapura Dibekali Kesadaran Hukum dan Etika Bermedia Digital

Jumat, 28 Agustus 2026 - 15:16 WITA

Viral “Close Friend” Berujung Mediasi di Polres Banjar, Terlapor Minta Maaf dan Hapus Unggahan

Senin, 24 Agustus 2026 - 19:38 WITA

Sebelum Api Meluas, Rofiqi Minta Sinergi Penanganan Karhutla Diperkuat

Berita Terbaru