Menemukan yang Paling Berharga: Kebahagiaan Ruhani di Tengah Gemerlap Dunia

- Jurnalis

Rabu, 30 Juli 2025 - 15:56 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Martapura, matarakyat.co.id – Pertanyaan tentang apa yang paling berharga di dunia ini telah mengemuka sepanjang sejarah manusia. Seiring peradaban berkembang.

Dari perkampungan sederhana hingga peradaban megah, pertanyaan ini tetap hidup, menembus ruang-ruang istana hingga sudut-sudut pesantren. Meski zaman terus berubah, nilainya tak pernah pudar.

Sebagian orang menjawab: uang. Mereka percaya dengan uang, hampir segalanya bisa dibeli—kenyamanan, kekuasaan, bahkan pengaruh.

Sekretaris LDNU Kabupaten Banjar, M. Ali Syahbana mengatakan, namun kenyataan membuktikan, uang tidak selalu membawa kedamaian.

“Banyak orang kaya hidup dalam kegelisahan, merasa sepi meski dikelilingi banyak orang,” bebernya.

Yang lain menyebut: kekuasaan. Kekuasaan memang dapat menggenggam dunia. Tapi tanpa bimbingan akhlak dan adab, ia justru menjadi jalan menuju kehancuran.

Dalam pandangan spiritual, kekuasaan bukanlah kehormatan, melainkan amanah yang besar pertanggungjawabannya, terutama di hadapan Tuhan.

Baca Juga :  Optimalisasi Layanan dan Data LINMAS, Satpol PP Banjar Gelar Sosialisasi dan Pelatihan SIM LINMAS

Ada pula yang menilai: waktu sebagai yang paling berharga. Waktu memang tidak bisa diputar kembali atau dibeli, namun ia hanya bermakna jika diisi dengan amal kebaikan. Jika disia-siakan, ia menjadi saksi bisu atas kelalaian.

Sementara itu, sebagian lainnya memilih kesehatan sebagai harta terbesar. Memang, kesehatan adalah anugerah tak ternilai. Namun sebagaimana hal duniawi lainnya, kesehatan juga bersifat sementara dan dapat hilang kapan saja.

Lalu, apa sesungguhnya yang paling berharga?

Dalam perspektif Islam—khususnya yang dijaga dalam tradisi Ahlussunnah wal Jamaah dan Nahdlatul Ulama—yang paling berharga di dunia ini adalah kebahagiaan. Tapi bukan sembarang kebahagiaan.

Yang dimaksud adalah kebahagiaan ruhani, yakni kebahagiaan yang lahir dari kedekatan kepada Allah dan Rasul-Nya. Kebahagiaan yang tak tergantung pada materi, keadaan, atau orang lain.

Baca Juga :  Warga Gambut Datangi DPRD Banjar, Tolak Pembangunan Alkah Firdaus 3

Kebahagiaan ini tumbuh dari rasa cukup, hati yang tenang dengan dzikir, jiwa yang ridha menerima takdir, serta hidup yang dijalani untuk keberkahan, bukan sekadar kesuksesan.

Kebahagiaan ruhani muncul dari iman, ilmu, dan amal yang ikhlas. Ia hadir saat seseorang tidak hanya mengenal Tuhannya, tetapi juga mencintai dan dicintai oleh-Nya. Kebahagiaan ini tak mudah goyah oleh cobaan, tak pudar oleh usia, dan tak hancur oleh dunia.

Inilah warisan terbesar para ulama: kebahagiaan hakiki yang berakar dari hubungan yang kuat dengan Sang Pencipta.

Melalui ilmu, keteladanan akhlak, dan doa yang tak putus, mereka mengajarkan bahwa dunia bukan tujuan akhir, melainkan jalan menuju perjumpaan dengan Tuhan.

Dan dalam perjumpaan itulah, letak nilai tertinggi yang sejati. Itulah hal yang paling berharga di dunia ini.

Penulis : M. Ali Syahbana Sekretaris LDNU Kabupaten Banjar

Sumber Berita : albanjari.com

Berita Terkait

Kejati Kalsel Apresiasi Inovasi Penanganan Perkara Kejari Banjar
Torehkan Prestasi Gemilang, Kapolda Kalsel Terima Penghargaan Kapolda Terbaik dari Kapolri
Grand Qin Hotel Banjarbaru Pererat Sinergi dengan Media, Luncurkan Deretan Promo Kuliner Terbaru
Kejari Banjar Sosialisasikan Bahaya Narkoba dan Bullying kepada Siswa SMP
Fenomena Merasa Paling Benar Picu Konflik Sosial, Ini Penjelasannya Menurut Tokoh LDNU Banjar
HIPMI Banjar Genjot Legalitas dan Akses Modal untuk Dorong Pengusaha Naik Kelas
Balap Liar di Depan Kantor Bupati Banjar Viral di Media Sosial
Gerindra Banjar Salurkan Bantuan untuk Warga Paramasan Bawah yang Viral di Media Sosial

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 09:02 WITA

Kejati Kalsel Apresiasi Inovasi Penanganan Perkara Kejari Banjar

Minggu, 10 Mei 2026 - 20:19 WITA

Grand Qin Hotel Banjarbaru Pererat Sinergi dengan Media, Luncurkan Deretan Promo Kuliner Terbaru

Kamis, 7 Mei 2026 - 18:22 WITA

Kejari Banjar Sosialisasikan Bahaya Narkoba dan Bullying kepada Siswa SMP

Rabu, 6 Mei 2026 - 13:57 WITA

Fenomena Merasa Paling Benar Picu Konflik Sosial, Ini Penjelasannya Menurut Tokoh LDNU Banjar

Rabu, 6 Mei 2026 - 13:45 WITA

HIPMI Banjar Genjot Legalitas dan Akses Modal untuk Dorong Pengusaha Naik Kelas

Jumat, 1 Mei 2026 - 19:05 WITA

Balap Liar di Depan Kantor Bupati Banjar Viral di Media Sosial

Minggu, 26 April 2026 - 17:25 WITA

Gerindra Banjar Salurkan Bantuan untuk Warga Paramasan Bawah yang Viral di Media Sosial

Selasa, 21 April 2026 - 19:04 WITA

UU Perlindungan PRT Jadi Tonggak Baru Emansipasi Perempuan, KOPRI PMII Kalsel Soroti Implementasi

Berita Terbaru

Imigrasi Batulicin

Pembukaan MPP Tanah Bumbu, Pendekatan Pelayanan Kepada Masyarakat

Rabu, 13 Mei 2026 - 13:23 WITA