Jelang Peringatan 5 Rajab di Sekumpul, Polres Banjar Siapkan Rekayasa Lalu Lintas hingga Kandangan

- Jurnalis

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:58 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Martapura, matarakyat.co.id – Pengamanan arus lalu lintas menjadi salah satu fokus persiapan menjelang peringatan 5 Rajab 1448 Hijriah di kawasan Sekumpul, Martapura, Kabupaten Banjar.

Polres Banjar mulai mengevaluasi pola pengaturan kendaraan berdasarkan pengalaman pelaksanaan tahun sebelumnya untuk mengantisipasi kemacetan dan penumpukan jemaah.

Kapolres Banjar AKBP Boni Ariefianto mengatakan, evaluasi tersebut dibahas dalam rapat internal bersama Tim Induk Sekumpul, Selasa (27/10/2026).

Pembahasan mencakup rekayasa lalu lintas, pemetaan jalur evakuasi, hingga penyiapan akses khusus bagi tamu VIP.

Menurut Boni, pengaturan arus kendaraan perlu direncanakan secara matang agar kedatangan maupun kepulangan jemaah dapat berlangsung lebih lancar.

Jalur evakuasi juga menjadi perhatian untuk mengantisipasi kondisi darurat selama kegiatan berlangsung.

“Yang kita bahas terkait kesiapan kegiatan, terutama pengaturan dan rekayasa arus lalu lintas untuk mempersiapkan kedatangan dan kepulangan jemaah. Kemudian, kita juga memetakan jalur evakuasi dan jalur VIP agar memudahkan jemaah yang membutuhkan pertolongan dalam situasi mendesak,” ujarnya.

Pembatasan Kendaraan Berat Dikaji hingga Wilayah HSS

Salah satu rencana yang menjadi perhatian ialah memperluas wilayah pembatasan kendaraan berat.

Baca Juga :  Kapolsek Gambut : Waspada Terhadap Penipuan Online

Jika pada pelaksanaan sebelumnya pengaturan dimulai dari Kabupaten Tapin, tahun ini pembatasan tersebut direncanakan berlaku lebih jauh hingga Kandangan, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS).

Langkah ini dikaji untuk mengurangi potensi kepadatan kendaraan pada jalur utama menuju Martapura, terutama ketika arus kedatangan jemaah meningkat.

Polres Banjar juga akan mengevaluasi kembali skema pemecahan arus kendaraan di kawasan Kilometer 17.

Lokasi tersebut dinilai strategis karena menjadi salah satu akses penting bagi kendaraan yang menuju maupun meninggalkan kawasan Sekumpul.

Boni menjelaskan, pengaturan yang tidak optimal di titik tersebut berpotensi menimbulkan antrean panjang, khususnya di sekitar bundaran Kilometer 17.

“Untuk arus lalu lintas kendaraan berat, yang sebelumnya mulai kita tutup dari wilayah Tapin, ini direncanakan dimajukan sampai wilayah Kandangan atau HSS. Kemudian, zona pemecahan arus di Kilometer 17 juga akan kita bahas ulang,” paparnya.

Skema Pengamanan Masih Dibahas

Kapolres menegaskan, evaluasi kali ini merupakan tindak lanjut koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk pemerintah daerah dan Tim Induk Sekumpul.

Baca Juga :  Kapolres Banjar Polda Kalsel Raih Penghargaan dan Predikat Pelayanan Prima Zona Integritas

Namun, pembahasan saat ini lebih diarahkan pada aspek pengamanan serta pengendalian arus lalu lintas.

Hasil pembahasan bersama Tim Induk Sekumpul selanjutnya akan dikoordinasikan dengan Polda Kalimantan Selatan.

Dalam koordinasi tersebut, rencana pelaksanaan Operasi Sekumpul Intan seperti pada 2025 juga akan dibahas.

Boni menyebut pengalaman pengamanan sebelumnya menjadi bahan evaluasi untuk menentukan titik-titik yang membutuhkan perhatian lebih, terutama kawasan terluar dan jalur yang berpotensi mengalami penumpukan kendaraan.

Meski sejumlah skema telah dikaji, rekayasa lalu lintas tersebut belum menjadi keputusan final. Penetapan pola pengamanan masih menunggu pembahasan lanjutan bersama Polda Kalsel dan instansi terkait.

Melalui evaluasi dan koordinasi lintas sektor, Polres Banjar berharap pengelolaan lalu lintas pada peringatan 5 Rajab mendatang dapat berjalan lebih efektif.

Dengan demikian, perjalanan jemaah menuju Sekumpul maupun saat kembali ke daerah asal diharapkan berlangsung aman, tertib, dan lancar.

Berita Terkait

Tanpa Banyak Bicara, Pria di Martapura Diduga Tusuk Pengantar Makanan Pakai Badik
Dugaan Korupsi Dana Desa Rp393 Juta, Uang Disebut Mengalir untuk Judi dan Hiburan Malam
Polres Banjar dan ULM Perkuat Kolaborasi, Targetkan Zero ODOL pada 2027
Kasus Dugaan Penipuan Umrah Rp320,5 Juta, Terduga Pelaku Ditangkap di Tungkaran
Diduga Bakar Lahan Untuk Perluasan Area, Dua Pemilik Lahan Diamankan
Diduga Gelapkan Uang Sewa Ruko Rp80 Juta, Pria Ditangkap di Rumah Kos
Polisi Amankan Pria Terduga Pelaku Penganiayaan terhadap Perempuan di Martapura
Terungkap Sang Sopir Jadi Tersangka, Dugaan Pencurian Solar Berujung Kebakaran

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:58 WITA

Jelang Peringatan 5 Rajab di Sekumpul, Polres Banjar Siapkan Rekayasa Lalu Lintas hingga Kandangan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 09:09 WITA

Tanpa Banyak Bicara, Pria di Martapura Diduga Tusuk Pengantar Makanan Pakai Badik

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:49 WITA

Dugaan Korupsi Dana Desa Rp393 Juta, Uang Disebut Mengalir untuk Judi dan Hiburan Malam

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:36 WITA

Polres Banjar dan ULM Perkuat Kolaborasi, Targetkan Zero ODOL pada 2027

Selasa, 13 Oktober 2026 - 11:12 WITA

Kasus Dugaan Penipuan Umrah Rp320,5 Juta, Terduga Pelaku Ditangkap di Tungkaran

Jumat, 9 Oktober 2026 - 20:30 WITA

Diduga Bakar Lahan Untuk Perluasan Area, Dua Pemilik Lahan Diamankan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 13:39 WITA

Diduga Gelapkan Uang Sewa Ruko Rp80 Juta, Pria Ditangkap di Rumah Kos

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 23:20 WITA

Polisi Amankan Pria Terduga Pelaku Penganiayaan terhadap Perempuan di Martapura

Berita Terbaru