Warga Lawiran Adukan Kades ke Polisi, Diduga Lakukan Pemotongan Bantuan dan Pungutan Rp5.000

- Jurnalis

Senin, 1 Desember 2025 - 16:06 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Martapura, matarakyat.co.id – Sejumlah ibu-ibu dari Desa Lawiran, Kecamatan Simpang Empat, mengadukan Kepala Desa (Kades) mereka ke Polsek Simpang Empat.

Laporan tersebut terkait dugaan pemotongan bantuan sosial (bansos) Program Keluarga Harapan (PKH), serta pungutan yang disebut-sebut dilakukan kepada penerima bantuan.

Salah satu warga Hamidah, menyampaikan bahwa ia dan warga lain melihat adanya ketidakwajaran dalam penyaluran bantuan sosial di Desa Lawiran.

Menurutnya, jumlah bantuan yang dibagikan tidak sesuai dengan informasi yang tertulis dalam undangan.

Baca Juga :  Dampingi Bocah 6 Tahun ke RSUD, Anggota DPRD Banjar Desak Pemerintah Peduli Warga Kurang Mampu

“Di undangan tertulis kami menerima 20 kilogram beras dan 4 liter minyak. Tapi saat pembagian, yang kami dapat hanya separuhnya. Saat difoto, kami ditampilkan seolah menerima 20 kilo beras, padahal kenyataannya tidak demikian,” ujarnya, kepada sejumlah awan media, Senin (1/12/2025).

Selain dugaan pemangkasan jumlah bantuan, warga juga menyebut adanya pungutan sebesar Rp5.000 setiap kali mengambil bansos.

“Katanya untuk biaya angkut. Sudah lama berlangsung, tapi kami tidak ingat mulai kapan,” tambah Hamidah.

Baca Juga :  Kaleidoskop 2025: Desa Awang Bangkal Barat Ukir Prestasi Pelayanan hingga Pembangunan Desa

Karena tidak menemukan kejelasan dari pihak pemerintah desa, warga akhirnya mencari bantuan ke kepolisian.

“Kami sudah minta penjelasan, tapi tidak ada keputusannya. Kami merasa tidak diperlakukan adil, jadi kami memutuskan datang ke sini untuk konsultasi. Alhamdulillah, polisi langsung meresponsmenyebunya.

Di sisi lain, Kepala Desa Lawiran, Abdurrahman, saat dihubungi awak media, enggan memberikan komentar.

Ia mengaku masih memiliki kesibukan dan belum bisa memberikan penjelasan mengenai dugaan pengurangan bantuan dan pungutan yang dikeluhkan warga.

Berita Terkait

Pengamanan Maksimal, 800 Personel Kawal Haul Datu Kelampayan ke-220
“Jembatan Hati” Lapas Karang Intan, Inovasi Humanis Satukan Warga Binaan dengan Keluarga
Ribuan Pekerja Nonformal di Banjarbaru Terima THR dari Yayasan Abdul Aziz Halaby Jelang Lebaran
Kapal Kelebihan Muatan, Dugaan Percaloan dan Lemahnya Pengawasan Mencuat
Kurang dari Dua Tahun Beroperasi, MORA Group Raih 17 Penghargaan dari Platform Travel Global
PT AGM Pererat Silaturahmi dengan Wartawan Empat Daerah Lewat Buka Puasa Bersama
Angkasa Pura Bandara Syamsudin Noor Salurkan Bantuan Ramadan Rp158 Juta untuk Warga dan Komunitas
Safari Ramadan Hanura Kalsel Tembus Pelosok Empat Kabupaten, 1.300 Paket Sembako Dibagikan

Berita Terkait

Kamis, 26 Maret 2026 - 19:20 WITA

Pengamanan Maksimal, 800 Personel Kawal Haul Datu Kelampayan ke-220

Rabu, 18 Maret 2026 - 15:27 WITA

Ribuan Pekerja Nonformal di Banjarbaru Terima THR dari Yayasan Abdul Aziz Halaby Jelang Lebaran

Selasa, 17 Maret 2026 - 19:06 WITA

Kapal Kelebihan Muatan, Dugaan Percaloan dan Lemahnya Pengawasan Mencuat

Selasa, 17 Maret 2026 - 17:48 WITA

Kurang dari Dua Tahun Beroperasi, MORA Group Raih 17 Penghargaan dari Platform Travel Global

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:00 WITA

PT AGM Pererat Silaturahmi dengan Wartawan Empat Daerah Lewat Buka Puasa Bersama

Rabu, 11 Maret 2026 - 23:47 WITA

Angkasa Pura Bandara Syamsudin Noor Salurkan Bantuan Ramadan Rp158 Juta untuk Warga dan Komunitas

Selasa, 10 Maret 2026 - 19:55 WITA

Safari Ramadan Hanura Kalsel Tembus Pelosok Empat Kabupaten, 1.300 Paket Sembako Dibagikan

Jumat, 6 Maret 2026 - 22:14 WITA

Pererat Silaturahmi, Mushola Abu Yazid Busthami Undang Anak Yatim Buka Bersama

Berita Terbaru

Advetorial

DPRD Tanah Bumbu Terima LKPj Tahun Anggaran 2025

Selasa, 24 Mar 2026 - 13:08 WITA