Sembilan Hektare Lahan Terbakar, Polres Banjar Perketat Pengawasan di Kawasan Gambut

- Jurnalis

Rabu, 23 September 2026 - 00:15 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Martapura, matarakyat.co.id – Polres Banjar, Kalimantan Selatan, meningkatkan upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan gambut Jalan Gubernur Syarkawi, Kecamatan Gambut, Kabupaten Banjar.

Tim Buru Api Marta Presisi disiagakan selama 24 jam untuk mengantisipasi munculnya kembali titik api.

Langkah tersebut dilakukan menyusul kondisi lahan gambut yang masih rawan terbakar. Cuaca kering dan belum turunnya hujan membuat api berpotensi kembali menyala, terutama ketika angin bertiup kencang.

Kapolres Banjar AKBP Boni Ariefianto mengatakan, pihaknya telah mendirikan posko di kawasan tersebut untuk memaksimalkan pemantauan dan mempercepat penanganan apabila ditemukan titik api.

Menurut Boni, personel ditempatkan secara bergantian agar pengawasan dapat berlangsung tanpa henti.

“Sudah dua hari kami berada di sini untuk melihat situasi. Karena itu, kami mendirikan posko agar anggota bisa bertugas selama 1×24 jam, mulai pagi hingga pagi lagi,” ujarnya kepada awak media, Selasa (22/9/2026).

Baca Juga :  Perempuan Ditemukan Tewas di Sawah di Banjar, Polisi Selidiki Dugaan Pembunuhan

Ia menjelaskan, kawasan gambut menjadi salah satu prioritas penanganan karena tingginya temuan titik api di wilayah tersebut.

Untuk memperkuat upaya pengendalian, Polres Banjar juga menambah jumlah personel yang diterjunkan ke lapangan.

“Kami sudah membentuk tim dan menambah personel untuk menangani karhutla di Kabupaten Banjar. Fokus kami berada di kawasan gambut karena wilayah ini memiliki titik api yang cukup tinggi,” katanya.

Penanganan kebakaran turut melibatkan personel Samapta, Brimob, dan Polair. Dukungan dari Polda Kalimantan Selatan juga diberikan melalui penempatan dua posko di kawasan tersebut.

Selain menambah personel, Polres Banjar menyiapkan lima titik bioflok sebagai tempat penampungan cadangan air.

Fasilitas ini diharapkan dapat mempermudah petugas memperoleh pasokan air ketika melakukan pemadaman.

Boni mengatakan, kondisi cuaca yang masih kering menjadi salah satu kendala dalam penanganan karhutla. Api yang sebelumnya berhasil dikendalikan berpotensi kembali menyala ketika angin bertiup kencang.

Baca Juga :  Kematian Remaja Putri di Simpang Empat Diselidiki, Polisi Temukan Sejumlah Kejanggalan

“Sekarang hujan masih belum turun. Ketika angin kencang, api bisa kembali menyala. Karena itu, kami menyiapkan cadangan air yang dapat digunakan untuk membantu proses pemadaman,” tuturnya.

Berdasarkan perhitungan sementara petugas di lapangan, luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai sembilan hektare.

Dari luasan tersebut, sekitar enam hektare berada di sisi kanan jalan, sedangkan tiga hektare lainnya berada di sisi kiri jalan.

Di sisi lain, Polres Banjar juga membuka kemungkinan penindakan hukum terhadap pihak yang diduga sengaja melakukan pembakaran lahan.

Kapolres menegaskan, apabila ditemukan bukti adanya unsur kesengajaan, kasus tersebut akan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

“Kalau memang terbukti ada unsur kesengajaan dalam pembakaran lahan, tentu akan kami proses,” tegasnya.

Berita Terkait

Adik Tiri Diduga Gondol Dua Motor dari Rumah Kakak, Kerugian Capai Rp59 Juta
Tak Butuh Waktu Lama, Resmob Banjar Bekuk Pelaku Pengancaman di Gambut
Polres Banjar Gelar Salat Istisqa, Mohon Hujan dan Keselamatan Petugas Karhutla
Hadapi Ancaman Karhutla, Polres Banjar Siagakan Tim Buru Api Marta Presisi
Kapolres Banjar Ajak Wartawan Perkuat Sinergi dan Percepat Akses Informasi
Pergantian Kapolres Banjar, Jurnalis Soroti Komunikasi yang Dinilai Masih Berjarak
Modus Polisi Gadungan di Martapura: Korban ‘Dijebak’ Obat, Lalu Dimintai Rp20 Juta
Polres Banjar Raih Presisi Award Lemkapi, Apresiasi Dedikasi dan Pelayanan kepada Masyarakat

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 15:22 WITA

Adik Tiri Diduga Gondol Dua Motor dari Rumah Kakak, Kerugian Capai Rp59 Juta

Sabtu, 26 September 2026 - 19:29 WITA

Tak Butuh Waktu Lama, Resmob Banjar Bekuk Pelaku Pengancaman di Gambut

Sabtu, 26 September 2026 - 09:48 WITA

Polres Banjar Gelar Salat Istisqa, Mohon Hujan dan Keselamatan Petugas Karhutla

Rabu, 23 September 2026 - 00:15 WITA

Sembilan Hektare Lahan Terbakar, Polres Banjar Perketat Pengawasan di Kawasan Gambut

Senin, 21 September 2026 - 15:46 WITA

Hadapi Ancaman Karhutla, Polres Banjar Siagakan Tim Buru Api Marta Presisi

Kamis, 17 September 2026 - 18:58 WITA

Kapolres Banjar Ajak Wartawan Perkuat Sinergi dan Percepat Akses Informasi

Sabtu, 12 September 2026 - 15:00 WITA

Pergantian Kapolres Banjar, Jurnalis Soroti Komunikasi yang Dinilai Masih Berjarak

Senin, 7 September 2026 - 16:41 WITA

Modus Polisi Gadungan di Martapura: Korban ‘Dijebak’ Obat, Lalu Dimintai Rp20 Juta

Berita Terbaru

Advetorial RSUD Raza

Kinerja Surveilans Diakui Kemenkes, RSUD Ratu Zalecha Kembali Raih Penghargaan

Senin, 5 Okt 2026 - 19:12 WITA

Pemkab Banjar

Dari Cindai Alus ke Panggung Nasional, Naupal Raih Perak O2SN

Senin, 5 Okt 2026 - 11:23 WITA