Jerat Sunyi di Balik Layar MiChat: Tiga Wanita Diamankan Satpol PP Banjarbaru

- Jurnalis

Jumat, 4 Juli 2025 - 15:10 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banjarbaru, matarakyat.co.id – Di balik gemerlap sore Kota Banjarbaru, sebuah operasi senyap digelar. Kamis (3/7/2025) pukul 13.00 WITA, tiga tim patroli Satpol PP bergerak ke titik-titik yang sebelumnya terpantau mencurigakan.

Target mereka bukan kriminal bersenjata atau bandar narkoba, melainkan penyakit masyarakat yang kian lihai menyaru: prostitusi daring.

Dengan sandi “Deteksi Dini dan Cegah Dini”, operasi ini menyasar lokasi-lokasi yang selama ini terendus menjadi tempat transaksi terselubung: kawasan Guntung Paring, Komplek Lambung Mangkurat Regency, dan Bundaran Palm Jalan Trikora.

Hasilnya mengejutkan, meski bukan kali pertama.

Tiga wanita muda, berinisial S (35), M (32), dan SS (27), berhasil diamankan.

Mereka bukan sembarang wanita, mereka diduga kuat menjadi pekerja seks komersial (PSK) digital yang menjajakan jasa lewat aplikasi MiChat, aplikasi percakapan yang kerap disalahgunakan untuk praktik esek-esek terselubung.

Baca Juga :  Suasana Meriah Malam Hari Raya Idul Fitri 1446 H di Simpang Empat Bundaran Kota Banjarbaru

“Modus mereka sangat terbuka. Tarif jasa berkisar antara Rp300 ribu hingga Rp600 ribu per sekali transaksi, semuanya ditawarkan lewat percakapan online,” ungkap Kepala Seksi Operasi dan Pengendalian Satpol PP Banjarbaru, Yanto Hidayat, kepada awak media.

Tak hanya mengamankan para wanita itu, petugas juga menyita barang bukti yang memperkuat dugaan: ponsel dengan jejak percakapan di aplikasi, alat kontrasepsi, hingga tisu yang tercecer, bukti sunyi dari transaksi yang berlangsung diam-diam di balik layar ponsel.

Ketiga wanita tersebut kini menjalani pembinaan awal di Rumah Singgah milik Dinas Sosial Banjarbaru.

Dalam waktu dekat, mereka akan dipanggil ke Mako Satpol PP untuk pemeriksaan lebih lanjut, termasuk pendataan serta kemungkinan rehabilitasi sosial.

Baca Juga :  Jejak Kronologi Kasus Redho, Dari Cekcok hingga Meninggal di Sungai

Bagi Satpol PP, operasi ini bukan sekadar penindakan. Ini adalah bagian dari perang senyap melawan degradasi moral yang kini merambah dunia digital.

“Banjarbaru bukan tempat bagi praktik-praktik seperti ini. Kami akan terus melakukan patroli rutin, karena menjaga ketertiban dan nilai-nilai sosial adalah kewajiban,” tegas Yanto.

Dalam era di mana moral bisa tergelincir lewat layar kecil di genggaman tangan, Kota Banjarbaru bertekad tak tinggal diam.

Jerat sunyi di balik aplikasi harus terus diungkap, sebelum semakin banyak yang terperangkap dalam dunia yang tampak tanpa dosa, namun menyimpan luka.

Berita Terkait

Anggota DPRD Banjar Diperiksa Terkait Dugaan Pengelolaan Dana Desa Bermasalah
Babeh Aldo Soroti Dugaan Penyalahgunaan Solar Subsidi di Kalsel
Kejati Kalsel Apresiasi Inovasi Penanganan Perkara Kejari Banjar
Torehkan Prestasi Gemilang, Kapolda Kalsel Terima Penghargaan Kapolda Terbaik dari Kapolri
Grand Qin Hotel Banjarbaru Pererat Sinergi dengan Media, Luncurkan Deretan Promo Kuliner Terbaru
Kejari Banjar Sosialisasikan Bahaya Narkoba dan Bullying kepada Siswa SMP
Fenomena Merasa Paling Benar Picu Konflik Sosial, Ini Penjelasannya Menurut Tokoh LDNU Banjar
HIPMI Banjar Genjot Legalitas dan Akses Modal untuk Dorong Pengusaha Naik Kelas

Berita Terkait

Senin, 18 Mei 2026 - 19:25 WITA

Anggota DPRD Banjar Diperiksa Terkait Dugaan Pengelolaan Dana Desa Bermasalah

Rabu, 13 Mei 2026 - 16:15 WITA

Babeh Aldo Soroti Dugaan Penyalahgunaan Solar Subsidi di Kalsel

Rabu, 13 Mei 2026 - 09:02 WITA

Kejati Kalsel Apresiasi Inovasi Penanganan Perkara Kejari Banjar

Selasa, 12 Mei 2026 - 21:07 WITA

Torehkan Prestasi Gemilang, Kapolda Kalsel Terima Penghargaan Kapolda Terbaik dari Kapolri

Minggu, 10 Mei 2026 - 20:19 WITA

Grand Qin Hotel Banjarbaru Pererat Sinergi dengan Media, Luncurkan Deretan Promo Kuliner Terbaru

Kamis, 7 Mei 2026 - 18:22 WITA

Kejari Banjar Sosialisasikan Bahaya Narkoba dan Bullying kepada Siswa SMP

Rabu, 6 Mei 2026 - 13:57 WITA

Fenomena Merasa Paling Benar Picu Konflik Sosial, Ini Penjelasannya Menurut Tokoh LDNU Banjar

Rabu, 6 Mei 2026 - 13:45 WITA

HIPMI Banjar Genjot Legalitas dan Akses Modal untuk Dorong Pengusaha Naik Kelas

Berita Terbaru