Hijau yang Tumbuh dari Muara, Hadiah Ulang Tahun Tanah Bumbu ke-23

- Jurnalis

Senin, 13 April 2026 - 07:15 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

oplus_16

oplus_16

Batulicin,matarakyat.co.id – Angin laut berbisik di antara akar-akar yang baru saja dibenamkan ke tanah basah Muara Pagatan, pada Minggu (14/4/2026).

Di sana, Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu menanam bukan sekadar 6.600 batang mangrove, melainkan harapan yang berakar dalam dua hektare pesisir Kusan Hilir. Aksi ini menjadi persembahan sunyi bagi Hari Jadi Tanah Bumbu yang ke-23.

Bupati Tanah Bumbu, Andi Rudi Latif, meresmikan penanaman itu bersama Sekretaris Direktorat Jenderal PDASRH Kementerian Kehutanan RI, Dr. Muhammad Zainal Arifin. Di bawah langit yang menggantung rendah, mangrove muda berdiri tegak seperti penjaga gerbang, siap menahan amuk abrasi dan memeluk biota laut yang pulang.

Baca Juga :  Bupati Andi Rudi Latif Dorong Akademik dan Karakter Pelajar Lewat Lomba Cerdas Cermat HUT ke-81 RI

“Ini ikhtiar kolektif kita,” ucap Andi Rudi Latif, suaranya larut dalam desir ombak. Baginya, mangrove bukan hanya tameng pesisir, melainkan nadi ekonomi warga.

“Dari akar hingga buah, semua memberi hidup. Kulitnya mewarnai kain, buahnya menjelma sirup, bijinya diseduh menjadi kopi yang dirindukan.” Jelasnya.

Dr. Muhammad Zainal Arifin menuturkan, Rhizophora dan Avicennia yang ditanam hari itu adalah paru-paru senyap.

“Ekosistem mangrove menyerap karbon lima kali lebih rakus, menyimpan karbon dua puluh kali lebih lama dibanding hutan darat,” jelasnya, seolah mengingatkan bahwa setiap helai daun adalah doa bagi bumi.

Baca Juga :  Narapidana Kaget Adanya TNI Polri Geledah Mendadak Kamar Dan Blok Lapas Batulicin

Data Kementerian Kehutanan mencatat Tanah Bumbu masih menyimpan 5.200 hektare mangrove eksisting, dengan 5.900 hektare lain menanti untuk dipulihkan. Aksi ini pun menjadi sebaris bait dalam puisi panjang Indonesia’s FOLU Net Sink 2030.

Hadir di tepian itu TNI, Polri, jajaran pemerintah, swasta, dan kelompok tani rehabilitasi mangrove, mereka yang tangannya legam oleh lumpur namun hatinya terang oleh tujuan. Sebab di Muara Pagatan, ulang tahun dirayakan dengan menanam masa depan.

Berita Terkait

Helda Rina Ingatkan Sekolah Tak Abaikan Kondisi Udara di Tengah Kabut Asap
Semangat Adrenalin, Mandora MX77 Lapas Batulicin Gelar Trail Game
Barbershop Lapas Batulicin Hadirkan Beragam Model Potongan untuk Jaga Kerapian
Lapas Batulicin Kembali Produksi 17 Kg Tauge, Pembinaan Kemandirian Terus Bergerak
Lapas Batulicin Perluas Akses Bacaan melalui Sirkulasi Buku Dispersip Tanah Bumbu
Buku Datang Menyapa, Perpustakaan Keliling Hadir di Lapas Batulicin
Seteguk Air dan Sekeping Es, Lapas Batulicin Rawat Keseharian Warga Binaan
Menjemput Rezeki di Pagi, Lapas Batulicin Jadikan Salat Dhuha Nadi Pembinaan

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 08:34 WITA

Helda Rina Ingatkan Sekolah Tak Abaikan Kondisi Udara di Tengah Kabut Asap

Selasa, 15 September 2026 - 10:58 WITA

Semangat Adrenalin, Mandora MX77 Lapas Batulicin Gelar Trail Game

Selasa, 15 September 2026 - 10:54 WITA

Barbershop Lapas Batulicin Hadirkan Beragam Model Potongan untuk Jaga Kerapian

Selasa, 15 September 2026 - 10:52 WITA

Lapas Batulicin Kembali Produksi 17 Kg Tauge, Pembinaan Kemandirian Terus Bergerak

Selasa, 15 September 2026 - 10:50 WITA

Lapas Batulicin Perluas Akses Bacaan melalui Sirkulasi Buku Dispersip Tanah Bumbu

Selasa, 15 September 2026 - 10:48 WITA

Buku Datang Menyapa, Perpustakaan Keliling Hadir di Lapas Batulicin

Rabu, 2 September 2026 - 03:58 WITA

Seteguk Air dan Sekeping Es, Lapas Batulicin Rawat Keseharian Warga Binaan

Rabu, 2 September 2026 - 03:31 WITA

Menjemput Rezeki di Pagi, Lapas Batulicin Jadikan Salat Dhuha Nadi Pembinaan

Berita Terbaru