Martapura, matarakyat.co.id – Seorang nasabah bank asal Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar, mengaku mengalami kerugian setelah melakukan transaksi setor tunai melalui mesin ATM yang diduga bermasalah.
Nasabah bernama Suci menyampaikan, uang sebesar Rp2,5 juta yang ia setorkan melalui mesin ATM setor tunai milik Bank Rakyat Indonesia hingga kini belum tercatat masuk ke rekening pribadinya.
Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (1/4/2026) sekitar pukul 10.00 Wita di ATM unit Sungai Lulut, Jalan Martapura Lama, Kecamatan Sungai Tabuk.

Suci mengaku baru menyadari adanya kejanggalan setelah memeriksa saldo melalui aplikasi mobile banking setibanya di rumah.
“Saat saya cek lewat aplikasi, saldo tidak bertambah. Uang yang saya setor ternyata belum masuk,” ujarnya.
Merasa ada masalah, ia kembali mendatangi kantor unit bank untuk meminta penjelasan.
Namun, ia diarahkan untuk menghubungi layanan pengaduan melalui call center yang tersedia di aplikasi.
“Saya diminta menghubungi nomor pengaduan di aplikasi. Tapi saat saya telepon, sempat terputus dan ketika dicoba lagi tidak diangkat,” jelasnya.
Hingga Kamis (2/4/2026), dana yang disetorkan tersebut masih belum masuk ke rekening, sehingga menimbulkan kekhawatiran.
Suci menyebut uang tersebut rencananya akan digunakan untuk kebutuhan keluarganya.
Sementara itu, upaya konfirmasi kepada pihak Bank Rakyat Indonesia Cabang Martapura belum membuahkan hasil.
Petugas di kantor cabang menyampaikan bahwa hanya pimpinan cabang yang berwenang memberikan keterangan kepada media.
Namun saat dikonfirmasi, pimpinan cabang sedang tidak berada di tempat.
Kasus ini menjadi perhatian publik, mengingat layanan setor tunai ATM merupakan fasilitas yang banyak digunakan masyarakat.
Nasabah pun berharap pihak bank segera memberikan klarifikasi sekaligus solusi atas permasalahan tersebut.






