Ali Syahbana Soroti Diskualifikasi Atlet O2SN, Desak Evaluasi Sistem Verifikasi Peserta

- Jurnalis

Jumat, 31 Juli 2026 - 07:14 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Martapura, matarakyat.co.id – Kasus diskualifikasi atlet bulutangkis tingkat sekolah dasar asal Kabupaten Banjar, Muhammad Naufal Razqa Prayuda, dalam ajang Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat Provinsi Kalimantan Selatan terus menjadi perhatian publik.

Kali ini, dukungan datang dari Anggota DPRD Kabupaten Banjar, M. Ali Syahbana, yang meminta agar mekanisme verifikasi peserta dievaluasi agar kejadian serupa tidak kembali menimpa atlet lain.

Ali Syahbana menyampaikan apresiasi atas perjuangan dan semangat yang telah ditunjukkan Naufal selama mengikuti pertandingan.

Menurutnya, penampilan atlet muda tersebut membuktikan kualitas serta potensi yang layak mendapat dukungan untuk berkembang di masa depan.

“Saya bangga dengan perjuangan dan sportivitas yang telah ditunjukkan Naufal selama bertanding. Apa yang diperlihatkannya di lapangan menjadi bukti bahwa ia memiliki potensi besar sebagai atlet berprestasi,” ujar Ali, Kamis (30/7/2026).

Baca Juga :  700 Jamaah Laksanakan Ziarah Kubra, Ali Syahbana: Momentum Pererat Tradisi Keagamaan Banua

Meski menghormati keputusan panitia yang berpedoman pada regulasi O2SN, Ali menilai proses pemeriksaan administrasi peserta seharusnya dilakukan secara lebih teliti sebelum pertandingan dimulai.

Dengan demikian, atlet tidak perlu mengalami kekecewaan setelah menyelesaikan seluruh rangkaian pertandingan.

Menurutnya, penyelenggara perlu meningkatkan ketelitian dalam proses verifikasi agar setiap peserta yang dinyatakan lolos benar-benar memenuhi seluruh persyaratan sejak awal.

“Kita menghargai aturan yang berlaku. Namun, proses verifikasi administrasi harus dilakukan secara cermat sejak awal agar tidak ada atlet yang dirugikan setelah berjuang di arena pertandingan,” katanya.

Sebelumnya, Naufal yang mewakili Kabupaten Banjar pada cabang olahraga bulutangkis O2SN tingkat Provinsi Kalimantan Selatan dinyatakan didiskualifikasi.

Keputusan tersebut diambil setelah panitia menemukan bahwa Naufal pernah meraih prestasi pada kejuaraan tingkat nasional sehingga dianggap tidak memenuhi ketentuan peserta O2SN.

Baca Juga :  Ali Syahbana Soroti Kasus Kakek Kahpi: Saatnya Hukum Lebih Peka Sosial

Keputusan itu menuai kekecewaan dari pihak keluarga.

Mereka mengaku tidak pernah memperoleh informasi mengenai syarat tersebut sejak proses seleksi hingga atlet dinyatakan mewakili Kabupaten Banjar.

Ali menegaskan, perhatian utama saat ini bukan hanya persoalan administrasi, tetapi juga menjaga kondisi psikologis atlet agar tetap percaya diri dan tidak kehilangan semangat untuk terus berprestasi.

“Yang paling penting adalah menjaga mental dan semangat juang atlet agar tidak padam hanya karena persoalan administrasi,” tuturnya.

Ia juga memberikan motivasi kepada Naufal agar menjadikan pengalaman tersebut sebagai pelajaran berharga dalam perjalanan kariernya di dunia olahraga.

“Jangan pernah menyerah. Kemampuanmu sudah terbukti di lapangan. Jadikan pengalaman ini sebagai motivasi untuk terus berlatih dan meraih prestasi yang lebih tinggi di masa mendatang,” pungkasnya.

Berita Terkait

Forum Silaturahmi Ustadz-Ustadzah Kabupaten Banjar Sampaikan Aspirasi Pendidikan Keagamaan ke DPRD
Gelar Reses, Ketua DPRD Tanbu Serap Aspirasi Masyarakat
Muhammadiyah Kabupaten Banjar dan Tani Merdeka Jajaki Kolaborasi Kembangkan Sektor Pertanian
DPRD Tanbu Gelar Paripurna, Sampaikan Rancangan Raperda Pajak dan Retribusi
IKASI Banjar Buru Bibit Juara Sejak Dini, Helda Rina: Prestasi Dunia Dimulai dari Ruang Latihan
Ketua DPRD Tanbu Apresiasi Kinerja Arief Prasetya Selama Bertugas
DPRD Banjar Sepakati Empat Raperda, Pertanggungjawaban APBD 2025 Masuk Tahap Evaluasi Gubernur
Hj Helda Rina Nahkodai IKASI Banjar, Pembinaan Atlet Jadi Prioritas

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 07:14 WITA

Ali Syahbana Soroti Diskualifikasi Atlet O2SN, Desak Evaluasi Sistem Verifikasi Peserta

Kamis, 23 Juli 2026 - 18:02 WITA

Forum Silaturahmi Ustadz-Ustadzah Kabupaten Banjar Sampaikan Aspirasi Pendidikan Keagamaan ke DPRD

Kamis, 23 Juli 2026 - 17:49 WITA

Gelar Reses, Ketua DPRD Tanbu Serap Aspirasi Masyarakat

Kamis, 23 Juli 2026 - 12:29 WITA

Muhammadiyah Kabupaten Banjar dan Tani Merdeka Jajaki Kolaborasi Kembangkan Sektor Pertanian

Rabu, 22 Juli 2026 - 20:18 WITA

DPRD Tanbu Gelar Paripurna, Sampaikan Rancangan Raperda Pajak dan Retribusi

Kamis, 16 Juli 2026 - 15:11 WITA

IKASI Banjar Buru Bibit Juara Sejak Dini, Helda Rina: Prestasi Dunia Dimulai dari Ruang Latihan

Rabu, 15 Juli 2026 - 15:24 WITA

Ketua DPRD Tanbu Apresiasi Kinerja Arief Prasetya Selama Bertugas

Selasa, 14 Juli 2026 - 20:24 WITA

DPRD Banjar Sepakati Empat Raperda, Pertanggungjawaban APBD 2025 Masuk Tahap Evaluasi Gubernur

Berita Terbaru

Politik

PPP Banjar Targetkan 10 Kursi DPRD pada Pemilu 2029

Selasa, 28 Jul 2026 - 08:32 WITA