Ali Syahbana Desak Polisi Tangkap Pelaku Pelecehan Seksual terhadap Santriwati di Martapura

- Jurnalis

Selasa, 2 Juni 2026 - 16:45 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Martapura,matarakyat.co.id – Kasus dugaan pelecehan seksual terhadap seorang santriwati di kawasan Sungai Sipai, Kecamatan Martapura, Kabupaten Banjar, mendapat perhatian dari berbagai kalangan.

Pengamat sosial yang juga Anggota DPRD Banjar, Ali Syahbana, meminta aparat kepolisian segera mengungkap dan menangkap pelaku agar tidak menimbulkan keresahan yang lebih luas di masyarakat.

Menurut Ali Syahbana, peristiwa yang menimpa korban menjadi pengingat bahwa keamanan ruang publik, khususnya bagi perempuan, masih menjadi perhatian serius yang harus ditangani bersama.

“Peristiwa ini menjadi pengingat serius mengenai pentingnya kehadiran ruang aman publik yang bebas dari segala bentuk ancaman dan rasa takut,” ujar Ali Syahbana, Selasa (2/6/2026).

Baca Juga :  Ali Syahbana Dorong Penanganan Serius Invasi Ikan Lohan di Waduk Riam Kanan

Ia berharap aparat penegak hukum dapat bergerak cepat mengusut tuntas kasus tersebut, sekaligus meningkatkan pengawasan di sejumlah titik yang dinilai rawan terjadinya tindak kriminal maupun pelecehan seksual.

Ali menegaskan bahwa segala bentuk kekerasan dan pelecehan seksual tidak dapat ditoleransi karena merupakan tindakan yang melanggar hukum serta hak asasi manusia.

Menurutnya, penegakan hukum yang tegas terhadap pelaku menjadi langkah penting untuk memberikan efek jera sekaligus menjamin rasa aman masyarakat.

Selain itu, Ali juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut berperan aktif dalam menciptakan lingkungan yang aman dan saling menjaga satu sama lain.

Baca Juga :  Berikan Kenyamanan Kepada Pasien, RSUD Ratu Zalecha Martapura Revitalisasi Atap Kantor Induk

“Semua pihak perlu lebih proaktif menjaga lingkungan sekitar agar kasus serupa tidak kembali terjadi,” katanya.
Ia juga menyampaikan dukungan moral kepada korban dan keluarga yang terdampak.

Menurutnya, korban perlu mendapatkan pendampingan psikologis dan sosial yang memadai agar dapat pulih dari trauma yang dialami.

Kasus dugaan pelecehan seksual tersebut saat ini masih menjadi perhatian masyarakat Kabupaten Banjar.

Warga berharap aparat kepolisian dapat segera mengungkap identitas pelaku dan mengambil langkah hukum sesuai ketentuan yang berlaku.

Berita Terkait

Helda Rina Ingatkan Sekolah Tak Abaikan Kondisi Udara di Tengah Kabut Asap
Semangat Adrenalin, Mandora MX77 Lapas Batulicin Gelar Trail Game
Barbershop Lapas Batulicin Hadirkan Beragam Model Potongan untuk Jaga Kerapian
Lapas Batulicin Kembali Produksi 17 Kg Tauge, Pembinaan Kemandirian Terus Bergerak
Lapas Batulicin Perluas Akses Bacaan melalui Sirkulasi Buku Dispersip Tanah Bumbu
Buku Datang Menyapa, Perpustakaan Keliling Hadir di Lapas Batulicin
Percepat Pemadaman Karhutla, Relawan Damkar Banjar Dapat Kemudahan Akses BBM
DPRD Banjar Soroti APBD 2027, Pemkab Diminta Pastikan Anggaran Tak Sekadar Terserap

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 08:34 WITA

Helda Rina Ingatkan Sekolah Tak Abaikan Kondisi Udara di Tengah Kabut Asap

Selasa, 15 September 2026 - 10:58 WITA

Semangat Adrenalin, Mandora MX77 Lapas Batulicin Gelar Trail Game

Selasa, 15 September 2026 - 10:54 WITA

Barbershop Lapas Batulicin Hadirkan Beragam Model Potongan untuk Jaga Kerapian

Selasa, 15 September 2026 - 10:52 WITA

Lapas Batulicin Kembali Produksi 17 Kg Tauge, Pembinaan Kemandirian Terus Bergerak

Selasa, 15 September 2026 - 10:50 WITA

Lapas Batulicin Perluas Akses Bacaan melalui Sirkulasi Buku Dispersip Tanah Bumbu

Selasa, 15 September 2026 - 10:48 WITA

Buku Datang Menyapa, Perpustakaan Keliling Hadir di Lapas Batulicin

Sabtu, 12 September 2026 - 14:17 WITA

Percepat Pemadaman Karhutla, Relawan Damkar Banjar Dapat Kemudahan Akses BBM

Rabu, 9 September 2026 - 08:50 WITA

DPRD Banjar Soroti APBD 2027, Pemkab Diminta Pastikan Anggaran Tak Sekadar Terserap

Berita Terbaru