Ketika Tawa Anak Terjual Murah: Jeritan Sunyi dari Megalau Hulu

- Jurnalis

Sabtu, 30 Mei 2026 - 21:17 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(Aktivitas judi di Desa Megalau Hulu Kecamatan Kelumpang Barat Kabupaten Kotabaru. Foto: Istimewa)

(Aktivitas judi di Desa Megalau Hulu Kecamatan Kelumpang Barat Kabupaten Kotabaru. Foto: Istimewa)

Kotabaru,matarakyat.co.id – Di balik rindangnya bambu dan tenang Desa Megalau Hulu, Kecamatan Kelumpang Barat, ada luka yang tak terlihat. Luka itu bernama perjudian. Ia tumbuh diam-diam, lalu berani duduk terang-terangan di meja-meja rakyat. Yang paling perih: ia mengajak anak-anak duduk di sisinya.

Foto itu bicara lebih keras dari kata. Di atas meja lusuh, uang bertumpuk. Di antara orang dewasa, ada sepasang mata polos anak berkaos biru menatap papan judi. Tatapannya hampa, seolah masa depannya sudah digadaikan bersama lembar-lembar rupiah itu.

“Perjudian itu merusak masa depan anak-anak. Kenapa ini malah dibiarkan ikut perjudian tersebut,” kata Darto, warga setempat, Sabtu 30/5/2026. Suaranya bergetar, antara marah dan putus asa.

Baca Juga :  Kapolda Kalsel Himbau Anggota Manfaatkan Program Rumah Bersubsidi Presiden Prabowo Subianto

Bagi Darto, judi bukan sekadar permainan haram. Ia adalah racun yang mematikan harapan.

“Apapun bentuknya, judi tidak bisa dibenarkan. Apalagi kalau yang jadi taruhannya adalah penerus bangsa,” ujarnya lirih.

Rasa sesak itu bertambah karena aktivitas ini digelar tanpa izin. Tak ada restu Kepala Desa, tak ada izin kepolisian, tak ada adab keramaian. “Ini aktivitas ilegal. Tapi tidak pernah ada tindak lanjut dari pihak terkait,” kata Darto, nadanya berat.

Baca Juga :  Hampir Satu Kilo Gram Sabu Dimusnahkan Satresnarkoba Polres Tanbu

Ia khawatir. Khawatir tawa anak-anak Megalau Hulu berubah menjadi tangis penyesalan di masa depan. Khawatir generasi yang seharusnya belajar membaca, justru belajar menipu nasib. “Ini harus ditegak secara hukum. Terlebih bagi penyelenggara acaranya, jangan dibiarkan,” tegasnya.

Hingga berita ini ditulis, pihak kepolisian masih dikonfirmasi. Sunyi dari sana, tapi jeritan warga di sini semakin nyaring.

Di Megalau Hulu malam ini, mungkin tak ada yang bersorak. Hanya ada doa seorang ayah, berharap anaknya kembali ke bangku sekolah, bukan ke meja judi. Karena masa depan tak boleh dipertaruhkan. Masa depan harus diperjuangkan.

Berita Terkait

Darah di Batu Bulan: Ketika Tersinggung Berakhir pada Nyawa
Sat Resnarkoba Polres Banjar Raih Peringkat Pertama Pengungkapan Kasus Narkoba di Polda Kalsel
Polisi Ancam Tindak Tegas Oknum SPBU dan Preman Pengatur BBM
Polres Banjarbaru Musnahkan 2,3 Kg Sabu, 9 Tersangka Diamankan
Polres Tanah Bumbu Siap Amankan Mudik Lebaran Idul Fitri
Kapolda Kalsel Bagikan 1.200 Takjil untuk Pengendara di Depan Museum Lambung Mangkurat
Jaringan Internasional di Balik 29,9 Kg Sabu dan 15 Ribu Ekstasi di Kalsel Terbongkar
Sat Lantas Polres Batola Latih BPK Tangani Korban Laka, Fokus Respons Cepat di Titik Rawan

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 21:17 WITA

Ketika Tawa Anak Terjual Murah: Jeritan Sunyi dari Megalau Hulu

Kamis, 21 Mei 2026 - 18:25 WITA

Darah di Batu Bulan: Ketika Tersinggung Berakhir pada Nyawa

Rabu, 20 Mei 2026 - 15:39 WITA

Sat Resnarkoba Polres Banjar Raih Peringkat Pertama Pengungkapan Kasus Narkoba di Polda Kalsel

Rabu, 20 Mei 2026 - 12:39 WITA

Polisi Ancam Tindak Tegas Oknum SPBU dan Preman Pengatur BBM

Senin, 30 Maret 2026 - 10:02 WITA

Polres Banjarbaru Musnahkan 2,3 Kg Sabu, 9 Tersangka Diamankan

Senin, 16 Maret 2026 - 16:55 WITA

Polres Tanah Bumbu Siap Amankan Mudik Lebaran Idul Fitri

Rabu, 11 Maret 2026 - 17:32 WITA

Kapolda Kalsel Bagikan 1.200 Takjil untuk Pengendara di Depan Museum Lambung Mangkurat

Selasa, 24 Februari 2026 - 13:51 WITA

Jaringan Internasional di Balik 29,9 Kg Sabu dan 15 Ribu Ekstasi di Kalsel Terbongkar

Berita Terbaru

(Aktivitas judi di Desa Megalau Hulu Kecamatan Kelumpang Barat Kabupaten Kotabaru. Foto: Istimewa)

Kotabaru

Ketika Tawa Anak Terjual Murah: Jeritan Sunyi dari Megalau Hulu

Sabtu, 30 Mei 2026 - 21:17 WITA

Oplus_16908288

PT Arutmin Indonesia Tambang Batulicin

Di Balik Sembelihan, Ada Harapan: Ribuan Warga Tanah Bumbu Rasakan Hangatnya “Arutmin Berkurban” 1447 H

Sabtu, 30 Mei 2026 - 17:16 WITA