Kisah Alfian, Jurnalis Tanbu yang “Mudik” ke Kebun Semangka

- Jurnalis

Kamis, 5 Februari 2026 - 07:26 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Batulicin, matarakyat.co.id – Ketika sebagian besar pemuda berbondong-bondong meninggalkan desa demi gemerlap kota, Alfian justru melangkah ke arah sebaliknya.

Ia memilih pulang. Bukan ke rumah megah atau kenyamanan kota, melainkan ke tanah yang dulu membesarkannya hamparan lahan subur di Desa Manunggal, Kecamatan Karang Bintang.

Alfian bukan petani biasa. Ia adalah jurnalis aktif di Kabupaten Tanah Bumbu, terbiasa mengejar berita, menembus panas dan hujan demi sebuah fakta.

Namun kini, di sela kesibukan memburu deadline, ia mengenakan sepatu bot, menunduk pada tanah, dan membiarkan tangannya kotor oleh lumpur.

Baginya, kembali ke kebun bukanlah pelarian.

Ini adalah perjalanan pulang ke titik nol sebuah misi personal untuk membuktikan bahwa tanah kelahiran tak pernah kehilangan janji, selama dirawat dengan kesungguhan dan cinta.

Bahu-membahu bersama kelompok tani setempat, Alfian mengelola lahan seluas lima hektare yang kini menghijau oleh tanaman semangka.

Di tengah terik matahari, ia menemukan irama baru dalam hidupnya: menanam, merawat, dan menunggu dengan sabar.

Di tanah Desa Manunggal, Alfian melihat potensi besar yang selama ini luput dari pandangan banyak anak muda.

Kolaborasi antara naluri kritis seorang jurnalis dan kearifan para petani lapangan pun terjalin sebuah sinergi yang pelan tapi pasti melahirkan harapan.

Baca Juga :  Wartawan Apresiasi Langkah Kapolres Banjar dalam Membangun Kemitraan dengan Media

Kini, harapan itu mulai tampak nyata. Di balik rimbun dedaunan, buah-buah semangka bulat besar bersembunyi, menggoda mata, seolah menunggu saatnya dipetik.

Sesuai rencana, kebun semangka ini akan memasuki masa panen raya pada Sabtu dan Minggu, 7–8 Februari 2026.

Momen yang ditunggu bukan hanya oleh para petani, tetapi juga warga sekitar.

Namun bagi Alfian, panen bukanlah akhir cerita.

Ia menyimpan mimpi yang lebih besar: menjadikan Desa Manunggal sebagai destinasi wisata agraris yang hidup dan berdaya tarik.

Lewat konsep Wisata Petik Buah, ia mengundang siapa pun untuk datang langsung ke kebun, memetik semangka dari tangkainya sendiri, dan menikmatinya sepuasnya secara gratis di lokasi.

Ia ingin orang-orang datang, merasakan kesuburan desa, dan membawa pulang cerita.

Bagi pengunjung yang ingin membawa semangka ke rumah, Alfian mematok harga yang ramah di kantong—Rp7.500 per kilogram untuk semangka segar berkualitas premium.

Variasinya pun lengkap: semangka kuning berbiji yang manis, semangka merah berbiji, hingga semangka merah tanpa biji yang praktis disantap.

Di balik semua itu, ada kegelisahan yang mendorong langkah Alfian.

Ia prihatin melihat generasi muda yang kian menjauh dari tanah, seolah bertani adalah sesuatu yang memalukan.

Baca Juga :  Dorong Ketenangan Batin, Ali Syahbana Angkat Konsep Ikhlas sebagai Terapi Mental

Padahal, menurutnya, bertani adalah profesi mulia fondasi ketahanan bangsa.

“Dengan berkebun semangka, kita tidak hanya menanam buah. Kita sedang menanam harapan untuk masa depan yang lebih baik. Ketahanan pangan dimulai dari desa kita sendiri,” ujar Alfian, suaranya mantap.

Perjalanan ini belum selesai. Di lahan yang sama, Alfian dan kelompok tani telah menanam melon yang diprediksi akan panen bertepatan dengan awal Ramadan.

Sebuah kejutan manis yang telah mereka siapkan dengan penuh keyakinan.

Visi Alfian sederhana namun kuat: menjadikan pertanian sebagai gaya hidup yang membanggakan bagi anak muda Tanah Bumbu.

Ia berharap langkah kecilnya bisa menjadi pemantik, agar lebih banyak pemuda berani kembali menoleh ke desa mereka sendiri.

Ia juga berharap pemerintah daerah melihat gerakan ini sebagai potensi ekonomi kreatif berbasis desa sebab apa yang dilakukan Alfian bukan sekadar bertani, melainkan wujud cinta seorang putra daerah pada tanah kelahirannya.

Akhir pekan ini, bagi siapa pun yang ingin merasakan sensasi memetik semangka langsung dari kebunnya, Desa Manunggal telah menunggu.

Bukan hanya dengan buah segar, tetapi dengan kisah tentang keberanian untuk pulang dan menumbuhkan harapan dari tanah sendiri. 🌱🍉

Berita Terkait

APDESI Merah Putih Kawal Program Strategis Nasional, Desa Didorong Jadi Pusat Ekonomi
Konsep “Kelana Rasa: Journey to the Middle East” Hadirkan Nuansa Timur Tengah dan Promo Spesial Ramadan
58 Pengurus DPD Tani Merdeka Indonesia Kota Banjarbaru Resmi Dilantik, Fokus Ketahanan Pangan dan Hilirisasi
Kontraktor Diduga Kabur, Proyek RS Tipe D Gambut Mandek, Dinkes Banjar Bungkam 
BPK Serahkan LHP Semester II 2025, Tambang Ilegal hingga Risiko Kredit Bank Kalsel Jadi Sorotan
Kadisbudporapar Banjar Diperiksa Tipidkor Terkait Proyek Lapangan Tenis Al Basia
Grub Racun Rayakan Anniversary ke-6 dengan Lomba Mancing Nila di Banjarbaru
PT Palmina Utama Siapkan Bantuan dan Usul Normalisasi Sungai untuk Atasi Banjir di Cintapuri

Berita Terkait

Senin, 9 Februari 2026 - 21:09 WITA

APDESI Merah Putih Kawal Program Strategis Nasional, Desa Didorong Jadi Pusat Ekonomi

Kamis, 5 Februari 2026 - 07:26 WITA

Kisah Alfian, Jurnalis Tanbu yang “Mudik” ke Kebun Semangka

Rabu, 4 Februari 2026 - 20:24 WITA

Konsep “Kelana Rasa: Journey to the Middle East” Hadirkan Nuansa Timur Tengah dan Promo Spesial Ramadan

Minggu, 1 Februari 2026 - 12:59 WITA

58 Pengurus DPD Tani Merdeka Indonesia Kota Banjarbaru Resmi Dilantik, Fokus Ketahanan Pangan dan Hilirisasi

Kamis, 29 Januari 2026 - 12:15 WITA

Kontraktor Diduga Kabur, Proyek RS Tipe D Gambut Mandek, Dinkes Banjar Bungkam 

Kamis, 29 Januari 2026 - 07:50 WITA

BPK Serahkan LHP Semester II 2025, Tambang Ilegal hingga Risiko Kredit Bank Kalsel Jadi Sorotan

Senin, 26 Januari 2026 - 19:32 WITA

Kadisbudporapar Banjar Diperiksa Tipidkor Terkait Proyek Lapangan Tenis Al Basia

Minggu, 25 Januari 2026 - 19:06 WITA

Grub Racun Rayakan Anniversary ke-6 dengan Lomba Mancing Nila di Banjarbaru

Berita Terbaru

Pemkab Banjar

BSI Pindahkan KCP Martapura ke Jalur Utama Ahmad Yani KM 39

Senin, 9 Feb 2026 - 15:28 WITA