Guru Makin Aktif di Media Sosial, Ali Syahbana Ingatkan Pentingnya Etika Digital

- Jurnalis

Selasa, 18 November 2025 - 08:14 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Martapura, matarakyat.co.id – Maraknya aktivitas para guru yang tampil di berbagai platform media sosial seperti TikTok, Instagram, dan Facebook kini menjadi perhatian publik di Kalimantan Selatan.

Beragam konten edukasi, motivasi, hingga hiburan bermunculan, namun sebagian di antaranya menuai sorotan karena dinilai kurang mencerminkan etika profesi, Senin (17/11/2025).

Menanggapi fenomena tersebut, Anggota DPRD Kabupaten Banjar dari Fraksi Gerindra, M Ali Syahbana, menyatakan bahwa kehadiran guru di media sosial harus diimbangi dengan tanggung jawab moral sebagai pendidik.

“Guru adalah figur panutan bagi generasi muda. Peran mereka tidak hanya mengajar di ruang kelas, tetapi juga menjadi teladan, termasuk ketika berada di ruang digital,” ujar Ali.

Baca Juga :  DPRD Banjar Bahas Raperda Adat dan Kependudukan, Fraksi-Fraksi Kompak Dukung

Menurutnya, media sosial bisa menjadi wadah positif bagi guru untuk memperluas jangkauan edukasi. Namun, ia menekankan pentingnya batas etika agar konten yang disebarkan tidak bertentangan dengan nilai profesi.

“Diperlukan pedoman yang jelas, bukan untuk membatasi kreativitas, tetapi memastikan konten yang muncul tetap sesuai dengan nilai pendidikan,” tambahnya.

Ali juga menilai literasi digital sangat penting bagi tenaga pendidik. Dengan pemahaman yang baik, guru dapat menciptakan ruang yang inspiratif dan menghindari konten yang berpotensi menurunkan martabat profesi.

Baca Juga :  DPRD Banjar Berduka, Legislator Partai Golkar Sahtam Wafat Diduga Akibat Serangan Jantung

Selain itu, ia menekankan perlunya pelatihan berkelanjutan bagi guru, khususnya terkait etika digital, psikologi remaja, dan pemanfaatan media sosial untuk pembelajaran modern.

“Pemerintah, lembaga pendidikan, dan masyarakat perlu bersinergi memberikan pembinaan. Guru harus tetap menjadi contoh yang konsisten dan bertanggung jawab,” jelasnya.

Di akhir pernyataannya, Ali mengingatkan bahwa peran guru dalam membentuk karakter peserta didik kini juga ditentukan oleh jejak digital mereka.

“Guru tetap menjadi simbol moral dan pembentuk karakter bangsa, sehingga menjaga profesionalisme di media sosial adalah keharusan,” pungkasnya.

Berita Terkait

Ali Syahbana Ajak Pemuda Karang Intan Tingkatkan Kapasitas Intelektual dan Kepemimpinan
Setahun Dijabat Plt, Delapan SKPD di Banjar Belum Punya Kepala Definitif
Media Diminta Keluar, DPRD Banjar Beberkan Alasan Pembahasan PT MMI Digelar Tertutup
Komisi II DPRD Banjar Dorong Produk UMKM Masuk Jaringan Minimarket Nasional
Jalan Aluh-Aluh Rusak Lagi, DPRD Banjar Minta Truk Overload Ditertibkan
RDP dengan DPRD, RSUD Ratu Zalecha Paparkan Strategi Atasi Antrean Pasien
Ali Syahbana Desak Polisi Tangkap Pelaku Pelecehan Seksual terhadap Santriwati di Martapura
Ali Syahbana Soroti Pentingnya Layanan Kesehatan Mental Usai Kasus Pembacokan di Sungai Pinang

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 14:33 WITA

Ali Syahbana Ajak Pemuda Karang Intan Tingkatkan Kapasitas Intelektual dan Kepemimpinan

Selasa, 23 Juni 2026 - 18:55 WITA

Setahun Dijabat Plt, Delapan SKPD di Banjar Belum Punya Kepala Definitif

Selasa, 9 Juni 2026 - 08:30 WITA

Media Diminta Keluar, DPRD Banjar Beberkan Alasan Pembahasan PT MMI Digelar Tertutup

Jumat, 5 Juni 2026 - 21:39 WITA

Komisi II DPRD Banjar Dorong Produk UMKM Masuk Jaringan Minimarket Nasional

Jumat, 5 Juni 2026 - 21:36 WITA

Jalan Aluh-Aluh Rusak Lagi, DPRD Banjar Minta Truk Overload Ditertibkan

Jumat, 5 Juni 2026 - 08:17 WITA

RDP dengan DPRD, RSUD Ratu Zalecha Paparkan Strategi Atasi Antrean Pasien

Selasa, 2 Juni 2026 - 16:45 WITA

Ali Syahbana Desak Polisi Tangkap Pelaku Pelecehan Seksual terhadap Santriwati di Martapura

Rabu, 20 Mei 2026 - 10:50 WITA

Ali Syahbana Soroti Pentingnya Layanan Kesehatan Mental Usai Kasus Pembacokan di Sungai Pinang

Berita Terbaru