Dorong Ketenangan Batin, Ali Syahbana Angkat Konsep Ikhlas sebagai Terapi Mental

- Jurnalis

Jumat, 14 November 2025 - 16:30 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Martapura, matarakyat.co.id – Tokoh muda Banua, Ali Syahbana, mengajak masyarakat untuk menumbuhkan sikap ikhlas sebagai jalan menuju ketenangan batin dan kecerdasan spiritual.

Menurutnya, kemampuan menerima kenyataan dengan lapang merupakan fondasi penting untuk menghadapi tekanan hidup yang semakin kompleks.

Ali menjelaskan, dalam pandangan Aristoteles, realitas adalah bentuk yang mewujud dari potensi yang telah melekat pada segala sesuatu.

Pemahaman ini berbeda dari Plato yang menempatkan dunia ide sebagai entitas terpisah dari kenyataan. Bagi Aristoteles, kata Ali, manusia menemukan makna hidup melalui aktualisasi potensi tersebut.

“Dalam khazanah sufistik, seperti tertuang dalam Al-Hikam, ikhlas tidak sekadar menerima keadaan, tetapi menyerahkan seluruh urusan kepada ketentuan Tuhan. Sikap ini menenangkan pikiran dan membuat seseorang lebih siap menghadapi lika-liku kehidupan,” jelasnya, Jumat (14/11/2025).

Baca Juga :  Kejati Kalsel Apresiasi Inovasi Penanganan Perkara Kejari Banjar

Dari perspektif psikologi modern, Ali menambahkan, penerimaan psikologis juga terbukti membantu kesehatan mental.

Menerima keadaan tanpa penolakan berlebihan dapat memperkuat daya tahan emosional serta membantu menjaga fokus dan fungsi kognitif.

“Dengan menerima hal-hal yang tak bisa kita ubah, seseorang dapat mengurangi beban stres dan rasa cemas,” ujarnya.

Ia turut mengaitkan konsep tersebut dengan ajaran Stoic, yang menekankan pentingnya membedakan hal-hal yang berada dalam kendali kita dan yang tidak.

Melalui prinsip Amor Fati, manusia diajak mencintai takdirnya, baik yang menyenangkan maupun yang menguji.

“Pendekatan ini membantu kita melihat setiap kejadian sebagai bagian dari perjalanan yang harus disikapi dengan tenang dan terbuka,” tutur anggota legislatif Kabupaten Banjar itu.

Baca Juga :  Warga Lawiran Adukan Kades ke Polisi, Diduga Lakukan Pemotongan Bantuan dan Pungutan Rp5.000

Ali menegaskan bahwa perpaduan antara pemikiran Aristoteles, nilai-nilai sufistik, psikologi modern, dan pandangan Stoic dapat melahirkan sikap ikhlas yang matang dan penuh kekuatan.

“Ikhlas bukan tanda kelemahan, tapi bentuk kemerdekaan jiwa. Dengan ikhlas, seseorang mampu berdamai dengan realitas dan menemukan makna hidup yang lebih dalam,” tegasnya.

Ia menutup dengan ajakan kepada masyarakat untuk menjadikan ikhlas sebagai jembatan antara idealisme dan realita, serta antara iman dan akal.

“Ini adalah undangan bagi siapa pun untuk memperkaya jiwa dengan filosofi yang relevan dan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” pungkasnya.

Berita Terkait

Tuntutan Kasus Pemalsuan Surat di HSS Dipersoalkan, LSM KAKI Datangi Kejati Kalsel
18 Tahun Merasa Terdampak Tambang, Warga Rantau Bakula Desak Pemkab Banjar Bertindak
RAKAT BERJIBAKU PADAMKAN KARHUTLA DI KARANG INTAN, SATU HEKTARE LAHAN KARET TERBAKAR
PT Palmina Utama Bantah Bakar Lahan, Siapkan Rp5 Juta bagi Warga yang Laporkan Pelaku
RAKAT Resmi Dikukuhkan, Relawan Karang Intan-Aranio Perkuat Kesiapsiagaan Bencana
75 Pelajar SMPN 6 Martapura Dibekali Kesadaran Hukum dan Etika Bermedia Digital
Viral “Close Friend” Berujung Mediasi di Polres Banjar, Terlapor Minta Maaf dan Hapus Unggahan
Sebelum Api Meluas, Rofiqi Minta Sinergi Penanganan Karhutla Diperkuat

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 19:53 WITA

Tuntutan Kasus Pemalsuan Surat di HSS Dipersoalkan, LSM KAKI Datangi Kejati Kalsel

Kamis, 17 September 2026 - 11:03 WITA

18 Tahun Merasa Terdampak Tambang, Warga Rantau Bakula Desak Pemkab Banjar Bertindak

Selasa, 15 September 2026 - 23:53 WITA

RAKAT BERJIBAKU PADAMKAN KARHUTLA DI KARANG INTAN, SATU HEKTARE LAHAN KARET TERBAKAR

Rabu, 9 September 2026 - 21:54 WITA

PT Palmina Utama Bantah Bakar Lahan, Siapkan Rp5 Juta bagi Warga yang Laporkan Pelaku

Senin, 31 Agustus 2026 - 21:57 WITA

RAKAT Resmi Dikukuhkan, Relawan Karang Intan-Aranio Perkuat Kesiapsiagaan Bencana

Minggu, 30 Agustus 2026 - 18:14 WITA

75 Pelajar SMPN 6 Martapura Dibekali Kesadaran Hukum dan Etika Bermedia Digital

Jumat, 28 Agustus 2026 - 15:16 WITA

Viral “Close Friend” Berujung Mediasi di Polres Banjar, Terlapor Minta Maaf dan Hapus Unggahan

Senin, 24 Agustus 2026 - 19:38 WITA

Sebelum Api Meluas, Rofiqi Minta Sinergi Penanganan Karhutla Diperkuat

Berita Terbaru