Program MBG Hadir di Desa Pulau Sari KalSel untuk Wujudkan Generasi Sehat dan Cerdas

- Jurnalis

Rabu, 29 Oktober 2025 - 17:46 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Batulicin, matarakyat.co.id – Kolaborasi antara Komisi IX DPR RI dan Badan Gizi Nasional (BGN) gencar menggelar sosialisasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk memperluas penerima manfaat. Program MBG menjadi terobosan baru pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan memberikan penguatan gizi seimbang untuk mewujudkan generasi berkualitas.

Kegiatan sosialisasi program MBG ini bertempat di Aula H. Abidin, Desa Pulau Sari, Kecamatan Tambang Ulang, Kabupaten Tanah Laut, pada Senin, (27/10). Acara ini dihadiri oleh sekitar 300 peserta, terdiri dari masyarakat, tokoh daerah, serta para pemangku kepentingan di bidang kesehatan dan gizi.

Turut hadir sebagai narasumber utama, Anggota Komisi IX DPR RI, Mariana, Analis Kebijakan Muda Bidang Kondisi Sosial Direktorat Sumdahan Ditjen Pothan Kemhan RI, Ade Tias Maulana, dan Analis Kebijakan Muda Bidang Kondisi Sosial Direktorat Sumdahan Ditjen Pothan Kemhan RI, Indra Wahyudi,

Dalam sambutannya, Anggota Komisi IX DPR RI, Mariana menegaskan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan salah satu bukti nyata komitmen pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dalam membangun sumber daya manusia Indonesia yang sehat, kuat, dan berkualitas.

Baca Juga :  Jalan Sehat Antar SKPD Meriahkan Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-97 di Tanah Bumbu

“Program MBG bukan hanya tentang menyediakan makanan bergizi, tetapi juga tentang membangun fondasi sumber daya manusia unggul. Program ini membantu masyarakat, sekaligus menggerakkan roda perekonomian daerah. Dapur MBG akan membutuhkan tenaga kerja lokal, bahan pangan dari petani dan nelayan sekitar, sehingga menjadi ekosistem ekonomi baru di desa,” terang Mariana.

Sebagai wakil rakyat, Mariana menambahkan bahwa pemenuhan gizi sejak dini adalah fondasi utama mencetak generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045.

Sementara itu, Ade Tias Maulana, dari Badan Gizi Nasional, menekankan bahwa MBG bukan hanya program bantuan pangan, tetapi strategi pembangunan manusia yang berkelanjutan.

“Makan Bergizi Gratis adalah langkah fundamental menuju Indonesia Emas 2045. Selain meningkatkan status gizi anak-anak dan ibu hamil, program ini mendorong perputaran ekonomi lokal karena dapur MBG akan bekerja sama dengan petani, peternak, dan nelayan setempat,” imbuh Ade Tias Maulana.

Baca Juga :  Prestasi Guru PAUD Tanah Bumbu Gemilang di HUT ke-19 HIMPAUDI

Menanggapi, Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kabupaten Tanah Laut, Indra Wahyudi, turut menjelaskan pentingnya kesadaran masyarakat terhadap gizi seimbang.

“Gizi yang baik sangat penting bagi ibu hamil, bayi, balita, dan anak-anak karena berpengaruh langsung terhadap kesehatan dan masa depan mereka. Program MBG membantu memastikan setiap keluarga memiliki akses terhadap makanan bergizi,” ucap Indra Wahyudi.

Menuju Indonesia Emas 2045

Melalui kegiatan sosialisasi ini, pemerintah berharap program Makan Bergizi Gratis (MBG) dapat diterima luas oleh masyarakat dan menjadi gerakan bersama untuk memperkuat ketahanan gizi nasional. Program ini bukan hanya upaya menekan angka gizi buruk, tetapi juga langkah strategis membangun generasi Indonesia yang sehat, produktif, dan berdaya saing tinggi.

Berita Terkait

Tanah Bumbu Jalin MoU dengan KLH untuk Pengelolaan Sampah Berkelanjutan
RDP DPRD Banjar Bongkar Masalah RTH CBS Martapura, Irwan Bora: Jangan Sampai Taman Jadi Kubangan
DPRD Banjar Evaluasi Kontribusi Bank Kalsel, Kepemilikan Saham Daerah Dinilai Terendah
Pemkab Tanah Bumbu Gelar Jalan Sehat, Dorong ASN Terapkan Pola Hidup Sehat
Pemkab Tanah Bumbu MoU dengan Ombudsman RI, Perkuat Pengawasan Pelayanan Publik
Pemkab Tanah Bumbu Raih UHC Award 2026 Kategori Madya
RDP Penanganan Pascabanjir Banjar Ditunda, Kadinsos Tak Hadir
DPRD Tanah Bumbu Bahas Pencemaran Lingkungan dan Kerugian Lahan Warga Sebamban Baru

Berita Terkait

Minggu, 8 Februari 2026 - 10:16 WITA

Tanah Bumbu Jalin MoU dengan KLH untuk Pengelolaan Sampah Berkelanjutan

Rabu, 4 Februari 2026 - 21:22 WITA

RDP DPRD Banjar Bongkar Masalah RTH CBS Martapura, Irwan Bora: Jangan Sampai Taman Jadi Kubangan

Rabu, 4 Februari 2026 - 16:51 WITA

DPRD Banjar Evaluasi Kontribusi Bank Kalsel, Kepemilikan Saham Daerah Dinilai Terendah

Sabtu, 31 Januari 2026 - 12:55 WITA

Pemkab Tanah Bumbu Gelar Jalan Sehat, Dorong ASN Terapkan Pola Hidup Sehat

Kamis, 29 Januari 2026 - 12:53 WITA

Pemkab Tanah Bumbu MoU dengan Ombudsman RI, Perkuat Pengawasan Pelayanan Publik

Rabu, 28 Januari 2026 - 12:38 WITA

Pemkab Tanah Bumbu Raih UHC Award 2026 Kategori Madya

Selasa, 27 Januari 2026 - 18:49 WITA

RDP Penanganan Pascabanjir Banjar Ditunda, Kadinsos Tak Hadir

Senin, 26 Januari 2026 - 09:51 WITA

DPRD Tanah Bumbu Bahas Pencemaran Lingkungan dan Kerugian Lahan Warga Sebamban Baru

Berita Terbaru