UGM Tinjau Penelitian Kesehatan Anak di RSUD Ratu Zalecha Martapura

- Jurnalis

Jumat, 4 Juli 2025 - 08:35 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Martapura, matarakyat.co.id – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ratu Zalecha Martapura kembali terlibat dalam penguatan riset kesehatan nasional.

Pada Kamis, 3 Juli 2025, rumah sakit ini menerima kunjungan Site Monitoring Visit (SMV) dari tim Pusat Kajian Kesehatan Anak (PKKA-PRO), Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada (FK-KMK UGM).

Kunjungan ini bertujuan meninjau pelaksanaan program penelitian kesehatan anak yang tengah berlangsung di RSUD Ratu Zalecha.

Tim PKKA-PRO UGM terdiri dari tiga narasumber utama: Prof. Dr. Jarir At Thobari, D.Pharm., Ph.D, ahli farmakologi klinik; Dr. dr. Ida Safitri Laksanawati, Sp.A(K), konsultan spesialis anak; serta dr. Tania Prima Auladina, peneliti muda yang fokus pada monitoring dan implementasi riset lapangan.

Baca Juga :  Hadapi MTQ Nasional di Samarinda, LPTQ Banjar Turunkan 16 Kader Terbaiknya

Kegiatan berlangsung di aula lantai dua gedung utama RSUD, dan dihadiri jajaran manajemen rumah sakit, tenaga medis, serta tim peneliti lokal.

Kepala Bidang Pelayanan Keperawatan, H. Ramadhansyah, yang mewakili direktur rumah sakit, menyampaikan apresiasinya atas kepercayaan UGM terhadap RSUD Ratu Zalecha sebagai mitra penelitian.

“Ini menjadi bukti bahwa rumah sakit daerah juga berperan dalam pengembangan ilmu pengetahuan, tidak sekadar melayani pasien,” ujar Ramadhansyah.

Tim UGM meninjau secara langsung berbagai aspek pelaksanaan penelitian, mulai dari rekrutmen pasien anak, pencatatan data, dokumentasi etik, hingga kepatuhan terhadap protokol riset.

Mereka juga berdialog dengan tim peneliti lokal terkait kendala teknis di lapangan, termasuk logistik, komunikasi dengan wali pasien, serta validasi data.

Baca Juga :  Tim Penilai Nakes Teladan 2025 Tinjau Inovasi Layanan RSUD Ratu Zalecha Martapura

Dalam presentasinya, Prof. Jarir menegaskan pentingnya kontribusi rumah sakit daerah dalam riset kesehatan anak.

“Penelitian yang representatif tidak hanya dilakukan di rumah sakit besar. RSUD seperti Ratu Zalecha menyentuh langsung masyarakat dan konteks riil di lapangan,” katanya.

Dr. Ida Safitri menambahkan pentingnya kepatuhan etik dalam penelitian anak. “Persetujuan orang tua bukan hanya formalitas, tapi wujud perlindungan terhadap hak anak,” ujarnya.

Kegiatan ditutup dengan komitmen bersama untuk melanjutkan kerja sama riset ke depan.

RSUD Ratu Zalecha, yang selama ini dikenal sebagai rumah sakit rujukan di Kalimantan Selatan, kembali menegaskan perannya sebagai institusi layanan sekaligus pusat pengembangan ilmu dan riset berbasis bukti.

Sumber Berita : Info Publik

Berita Terkait

Dedikasi Petugas Keamanan Diapresiasi, RSUD Ratu Zalecha Dorong Budaya Kerja Profesional
Lebih dari 200 Pelamar Berebut 41 Formasi Pegawai BLUD di RSUD Ratu Zalecha
14.235 Rekam Medis Kedaluwarsa Dimusnahkan, RSUD Ratu Zalecha Perkuat Tata Kelola Arsip
RDP dengan DPRD, RSUD Ratu Zalecha Paparkan Strategi Atasi Antrean Pasien
Bahaya Penggunaan Antibiotik Sembarangan, Apoteker RSUD Raza Ingatkan Risiko Kekebalan Obat
Poli Forensik Pertama di Kalsel Resmi Dibuka di RSUD Ratu Zalecha
RSUD Ratu Zalecha Raih Nilai 79,99 dari Ombudsman RI, Bukti Peningkatan Kualitas Layanan Kesehatan
Obat Amoxicillin Tak Lagi Bisa Dibeli Bebas, RSUD Raza Ingatkan Risiko Resistensi

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 21:43 WITA

Dedikasi Petugas Keamanan Diapresiasi, RSUD Ratu Zalecha Dorong Budaya Kerja Profesional

Kamis, 16 Juli 2026 - 16:10 WITA

Lebih dari 200 Pelamar Berebut 41 Formasi Pegawai BLUD di RSUD Ratu Zalecha

Selasa, 14 Juli 2026 - 16:34 WITA

14.235 Rekam Medis Kedaluwarsa Dimusnahkan, RSUD Ratu Zalecha Perkuat Tata Kelola Arsip

Jumat, 5 Juni 2026 - 08:17 WITA

RDP dengan DPRD, RSUD Ratu Zalecha Paparkan Strategi Atasi Antrean Pasien

Senin, 11 Mei 2026 - 19:33 WITA

Bahaya Penggunaan Antibiotik Sembarangan, Apoteker RSUD Raza Ingatkan Risiko Kekebalan Obat

Kamis, 2 April 2026 - 17:15 WITA

Poli Forensik Pertama di Kalsel Resmi Dibuka di RSUD Ratu Zalecha

Selasa, 17 Maret 2026 - 18:29 WITA

RSUD Ratu Zalecha Raih Nilai 79,99 dari Ombudsman RI, Bukti Peningkatan Kualitas Layanan Kesehatan

Kamis, 26 Februari 2026 - 20:45 WITA

Obat Amoxicillin Tak Lagi Bisa Dibeli Bebas, RSUD Raza Ingatkan Risiko Resistensi

Berita Terbaru

Pemkab Banjar

SAPPA BANJAR Dorong Kesadaran Masyarakat Urus Dokumen Kependudukan

Selasa, 11 Agu 2026 - 12:53 WITA