Sumpek Melihat Wajah Kota Kabel Semrawut, PLN ULP Batulicin Tutup Mulut

- Jurnalis

Jumat, 16 Agustus 2024 - 18:32 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Batulicin,matarakyat.co.id – Wajah beberapa sudut Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Tanah Bumbu yang notabene nya merupakan pusat perlintasan dan perkotaan sejauh ini belum menunjukkan keindahan. Salah satu penyebabnya di jalan-jalan protokol masih dijumpai pemandangan kabel jaringan utilitas yang semrawut. Memandangnya pun sumpek.

Terlihat di bagian atap beriringan bersama kabel PLN, banyak kabel kabel yang mengikuti, sehingga ini sangat merusak estetika, bahkan bisa saja sewaktu kabel tersebut terjadi konsleting.

“Iya sih, terlihat di jalan banyak kabel yang tidak tertata, itu kayaknya membahayakan,” ucap Khairil warga Simpang Empat.

Ia mengatakan, seharusnya ada regulasi yang mengatur pembentangan kabel tersebut, atau daerah yang membuat langkah untuk mengatur pemasangan kabel-kabel tersebut agar tidak merusak pemandangan kota, serta tidak menimbulkan hal hal yang tidak diinginkan.

Khairil berharap, kabel kabel yang saat ini banyak terbentang di atas tiang-tiang itu segera dilakukan peng rapian, agar tidak berhamburan.

Kemudian diharapkan dia, daerah bisa mengambil kebijakan, khusus wilayah perkotaan untuk kabel listrik atau yang lainnya memakai kabel bawah tanah, tidak dibentangkan.

“Kami memahami untuk pemasangan kabel bawah tanah memerlukan biaya yang tidak sedikit, mungkin sebagai langkah awal bisa dirapikan terlebih dahulu agar wajah kota Tanah Bumbu bisa lebih baik dan indah,” pungkasnya.

Sementara itu Kepala Dinas Perumahan Permukiman dan Pertanahan (Perkimtan) Tanah Bumbu Ansyari Firdaus mengatakan pihaknya juga mengharapkan bahwa untuk pandangan kota itu bisa indah, bersih dan semua tertata.

“Setidak jika ada pemasangan seperti itu (kabel/rad) harus sesuai dengan keamanan, ketinggian, dan batas batas tertentu,” ucapnya.

Ditanya terkait aturan pemasangan kabel di daerah perkotaan apakah sudah ada aturan seperti perda yang dibuat untuk mengatur pemasangan kabel, Ansyari mengatakan dirinya sendiri belum tahu apakah sudah ada aturan tersebut.

Baca Juga :  Budidaya Sicapit Biru Binaan Dinas Perikanan Tanah Bumbu Akan Panen Perdana

“Nanti mungkin akan merancang lah, sebuah penataan kota, untuk jalur kabel, pentingnya akan kita komunikasikan dan rembukan bagaimana untuk pengaturan kabel ini,” ucapnya.

Ditanya, terkait pandangan dari Dinas Perkimtan terkait adanya kabel yang kurang tertata ini, dia menjawab jika berkacamata pada kabupaten kabupaten yang sudah mapan dan mempersiapkan menjadi kota yang indah, mereka sudah membuat regulasi untuk kabel, biasanya cenderung ke kabel tanam.

“Mereka memiliki drainase yang lebih luas nah disitu bisa ikat (sebagai jalur kabel/rad) kita lihat seperti di Surabaya dan Jogja, jadi mereka dalam hal itu sudah maju sekali menatanya, terukur semua, dengan luasan dan lebarnya jalannya sudah cukup, dan juga drainase yang maksimal hingga mereka sudah bisa membuat itu,” katanya.

Sementara kalau Tanah Bumbu, lanjutnya, drainase yang ada belumlah sesuai dengan ketentuan, dan drainase yang cukup untuk air. Seandainya daerah melakukan tanam kabel dinilainya belum bisa dilaksanakan.

“Satu biaya yang kita pikirkan, kedua lakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait, dan melakukan kesepakatan jika ingin melaksanakan itu (program tanam kabel bawah tanah/rad),” katanya

Sekedar menegaskan, ditanya apakah Tanah Bumbu akan melakukan sistem kabel bawah tanah itu, dia menjawab itu mungkin saja terjadi apalagi Tanah Bumbu akan menjadi penyangga IKN, seandainya ada perluasan jalan bisa saja di ganti dengan kabel tanam.

“Kalau itukan perlu waktu ya, tapi kalau memang di butuhkan dalam waktu dekat mungkin kabel kabel yang ada tersebut bisa kita ikat, saya pernah melihat kabel yang berhamburan itu di ikat seperti sapu lidi. Namun itu akan kita sampaikan ke pimpinan dan koordinasi dengan stakeholder yang terlibat,” katanya.

Baca Juga :  Bupati Bang Arul Paparkan Tujuh Misi Prioritas Pembangunan dalam Rancangan Awal RPJMD 2025-2029

Terkait banyak kabel kabel yang bergelantungan di tiang PLN Taufik Akbar manajer PLN ULP Batulicin dikonfirmasi sejak kemarin terkait dengan kondisi kabel semrawut, mengatakan seperti diketahui bersama bahwa perkembangan kebutuhan masyarakat tidak hanya berhenti pada sektor kelistrikan, tetapi ada juga pemanfaatan infrastruktur umum seperti internet, telepon, tv kabel dan lain-lain yang melintas di area publik, dalam hal ini PLN juga tidak bisa serta merta melakukan penertiban tanpa dukungan semua pihak.

“Kami berharap seluruh stakeholder terkait tidak hanya pemerintah, tapi juga para pemilik kabel, kita bisa duduk bersama untuk menyelesaikan masalah Ini. Karena bagaimanapun juga kabel-kabel yang menumpang pada tiang PLN itu tentunya ke depan akan memiliki resiko dan langkah yang diambil oleh PLN dalam hal ini bekerja sama dengan PLN Icon+, kita akan penertiban secara berkala penertiban terhadap kabel-kabel yang tidak secara resmi di tiang PLN,” ucapnya.

Usai jawaban yang dikirim sebelumnya oleh Taufik Akbar melalui anak buahnya, wartawan mencoba untuk bertanya lagi beberapa hal.
Pertama secara aturan, kabel kabel yang bukan milik PLN dan ikut memakai tiang PLN, memang di bolehkan menggantung di Tiang PLN?
Kalau boleh saya mau tahu aturannya yang mana?
Apabila tidak boleh, Berarti PLN selama ini melakukan pembiaran kah atau sudah pernah melakukan penindakan ?
Apakah dari Pihak PLN khususnya PLN ULP Batulicin melihat bahwa ada kabel yang ikut pegangan dengan di tiang PLN?

Hingga berita ini diturunkan, Manajer PLN ULP Batulicin Taufik Akbar yang dihubungi melalui nomor whatsapp nya. Masih belum menjawab pertanyaan tersebut.(MR01/AAA)

Berita Terkait

Tanah Bumbu Canangkan Gerakan Pilah Sampah di Hari Jadi ke-23 dan Peringatan Hari Bumi 2026
Rapat Koordinasi RKPD 2027, Bupati Andi Rudi Latif Pastikan Perencanaan Terintegrasi dan Tepat Sasaran
Tanah Bumbu Dorong Penguatan Sinergi Tata Kelola Keuangan Daerah
Rekomendasi Strategis sebagai Rujukan Pembangunan Daerah
Pesona Budaya Mappanre Ritasi’e Resmi Dibuka, Dorong Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Tanah Bumbu
Produk Unggulan Tanah Bumbu Dipromosikan ke Tingkat Nasional Lewat Semarak “Sirang Kriya Banua”
Cegah Abrasi dan Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat Pesisir, Bupati Andi Rudi Larif dan Kaka Slank Tanam Magrove di Pesisir Tanah Bumbu
Karnaval Mallibu Kampong Mengawali Rangkaian Pesona Budaya Mappanre Ri Tasi’e di Tanah Bumbu: Momen Kebersamaan, Promosi Pariwisata, dan Pelestarian Budaya

Berita Terkait

Senin, 27 April 2026 - 22:28 WITA

Tanah Bumbu Canangkan Gerakan Pilah Sampah di Hari Jadi ke-23 dan Peringatan Hari Bumi 2026

Jumat, 24 April 2026 - 22:27 WITA

Rapat Koordinasi RKPD 2027, Bupati Andi Rudi Latif Pastikan Perencanaan Terintegrasi dan Tepat Sasaran

Rabu, 22 April 2026 - 22:29 WITA

Tanah Bumbu Dorong Penguatan Sinergi Tata Kelola Keuangan Daerah

Kamis, 16 April 2026 - 22:17 WITA

Rekomendasi Strategis sebagai Rujukan Pembangunan Daerah

Selasa, 14 April 2026 - 22:32 WITA

Pesona Budaya Mappanre Ritasi’e Resmi Dibuka, Dorong Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Tanah Bumbu

Selasa, 14 April 2026 - 22:31 WITA

Produk Unggulan Tanah Bumbu Dipromosikan ke Tingkat Nasional Lewat Semarak “Sirang Kriya Banua”

Senin, 13 April 2026 - 22:34 WITA

Cegah Abrasi dan Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat Pesisir, Bupati Andi Rudi Larif dan Kaka Slank Tanam Magrove di Pesisir Tanah Bumbu

Senin, 13 April 2026 - 22:33 WITA

Karnaval Mallibu Kampong Mengawali Rangkaian Pesona Budaya Mappanre Ri Tasi’e di Tanah Bumbu: Momen Kebersamaan, Promosi Pariwisata, dan Pelestarian Budaya

Berita Terbaru

Polres Banjar

Polres Banjar Gelar Pasar Murah, Antusias Warga Membludak Sejak Pagi

Senin, 11 Mei 2026 - 11:18 WITA