Abdul Rahim Dorong Percepatan Listrik dan Jalan di Pulau Suwangi

- Jurnalis

Sabtu, 24 Januari 2026 - 09:59 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Batulicin, matarakyat.co.id – Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Tanah Bumbu, Abdul Rahim, Tanah Bumbu | Jumat, 23 Januari 2026, mendorong percepatan pembangunan infrastruktur dasar berupa penerangan listrik dan akses jalan di Pulau Suwangi, Kecamatan Batulicin. Dorongan tersebut disampaikan sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi masyarakat Pulau Suwangi yang hingga kini masih hidup tanpa listrik PLN dan infrastruktur jalan yang memadai.

Pulau Suwangi, yang sebelumnya dikenal sebagai Desa Pulau Suwangi, secara administratif berada di Kecamatan Batulicin. Pulau ini dihuni hampir ratusan warga dan memiliki potensi besar di sektor perikanan serta pariwisata bahari. Namun, keterbatasan infrastruktur dasar membuat potensi tersebut belum dapat dikembangkan secara optimal.

“Persoalan utama pembangunan di Pulau Suwangi selama ini masih terkendala masalah perizinan,” ujar Abdul Rahim kepada wartawan.

Menurutnya, status lahan Pulau Suwangi yang masih berada di bawah kewenangan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) membuat pemerintah daerah belum dapat merealisasikan pembangunan fisik secara maksimal. Belum adanya kepastian izin penggunaan lahan menjadi faktor utama lambannya pembangunan infrastruktur dasar di wilayah kepulauan tersebut.

Akibat kondisi itu, masyarakat Pulau Suwangi harus menanggung keterbatasan dalam jangka waktu yang panjang. Ketiadaan penerangan listrik membuat aktivitas warga sangat terbatas, terutama pada malam hari. Anak-anak terpaksa belajar dengan penerangan seadanya, sementara aktivitas ekonomi masyarakat belum dapat berjalan optimal.

Selain persoalan listrik, minimnya akses jalan juga menjadi keluhan utama warga. Kondisi ini menyulitkan mobilitas masyarakat serta menghambat distribusi hasil tangkapan nelayan yang selama ini menjadi mata pencaharian utama warga Pulau Suwangi.

Baca Juga :  Tanah Bumbu Perkuat Kolaborasi Pembangunan Pesisir Lewat Munas III Aspeksindo

“Kami hanya ingin listrik dan jalan yang layak seperti daerah lain. Kami ingin merasakan keadilan pembangunan,” ujar Sarwani, salah seorang warga Pulau Suwangi.

Warga Pulau Suwangi juga secara terbuka menyampaikan permohonan kepada Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, serta Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) agar dapat memberikan perhatian dan dukungan nyata terhadap kebutuhan dasar masyarakat di pulau tersebut.

Dengan penuh harap, masyarakat memohon adanya kebijakan dan solusi bersama yang memungkinkan pembangunan infrastruktur dasar seperti listrik dan akses jalan tetap dapat direalisasikan tanpa mengabaikan aspek konservasi. Warga berharap, melalui dialog dan koordinasi yang baik, kepentingan pelestarian alam dapat berjalan seiring dengan pemenuhan hak dasar masyarakat yang telah puluhan tahun hidup dalam keterbatasan.

“Kami percaya pemerintah daerah, pemerintah provinsi, dan BKSDA memiliki kepedulian yang sama terhadap kesejahteraan masyarakat. Kami hanya memohon agar ada jalan tengah, agar kami bisa menikmati listrik dan akses jalan yang layak, tanpa merusak alam yang selama ini juga kami jaga,” ujar salah seorang tokoh masyarakat Pulau Suwangi.

Abdul Rahim menegaskan bahwa aspirasi masyarakat Pulau Suwangi telah berulang kali ia sampaikan dalam berbagai forum resmi DPRD Kabupaten Tanah Bumbu. Ia berharap adanya langkah konkret melalui koordinasi lintas sektor agar kendala perizinan dapat segera diselesaikan dan pembangunan tidak terus tertunda.

Baca Juga :  Budidaya Sicapit Biru Binaan Dinas Perikanan Tanah Bumbu Akan Panen Perdana

Ia juga menyoroti ketimpangan pembangunan antarwilayah kepulauan di Kabupaten Tanah Bumbu. Menurutnya, sejumlah pulau lain seperti Pulau Burung, Pulau Kerasian, dan Pulau Mata Sirih telah menikmati layanan listrik PLN, sementara Pulau Suwangi hingga kini belum merasakannya.
“Pulau Suwangi memiliki potensi besar di sektor perikanan dan pariwisata. Jika didukung infrastruktur yang memadai, potensi itu bisa menjadi sumber peningkatan kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Abdul Rahim juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu beserta seluruh pemangku kepentingan yang selama ini telah memberikan perhatian dan upaya dalam pembangunan daerah, termasuk wilayah kepulauan.

Ia berharap sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah provinsi, pemerintah pusat, serta instansi terkait seperti BKSDA dapat terus diperkuat agar persoalan perizinan dapat segera diselesaikan.

“Saya menyampaikan terima kasih kepada pemerintah daerah dan seluruh stakeholder. Harapan kita ke depan, dengan koordinasi dan kerja sama yang baik, masyarakat Pulau Suwangi bisa segera menikmati listrik dan akses jalan yang layak,” ujar Abdul Rahim.

Sebagai Ketua Badan Kehormatan DPRD Kabupaten Tanah Bumbu sekaligus putra asli Pulau Suwangi, Abdul Rahim menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan aspirasi masyarakat. Legislator yang telah mengabdi selama empat periode sejak 2009 itu berharap ada kepastian dan langkah nyata agar warga Pulau Suwangi tidak terus hidup dalam keterbatasan.

“Ini bukan hanya soal pembangunan fisik, tetapi tentang kesejahteraan dan masa depan masyarakat Pulau Suwangi,” pungkasnya.

Berita Terkait

Tanah Bumbu Canangkan Gerakan Pilah Sampah di Hari Jadi ke-23 dan Peringatan Hari Bumi 2026
Rapat Koordinasi RKPD 2027, Bupati Andi Rudi Latif Pastikan Perencanaan Terintegrasi dan Tepat Sasaran
Tanah Bumbu Dorong Penguatan Sinergi Tata Kelola Keuangan Daerah
Rekomendasi Strategis sebagai Rujukan Pembangunan Daerah
Pesona Budaya Mappanre Ritasi’e Resmi Dibuka, Dorong Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Tanah Bumbu
Produk Unggulan Tanah Bumbu Dipromosikan ke Tingkat Nasional Lewat Semarak “Sirang Kriya Banua”
Cegah Abrasi dan Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat Pesisir, Bupati Andi Rudi Larif dan Kaka Slank Tanam Magrove di Pesisir Tanah Bumbu
Karnaval Mallibu Kampong Mengawali Rangkaian Pesona Budaya Mappanre Ri Tasi’e di Tanah Bumbu: Momen Kebersamaan, Promosi Pariwisata, dan Pelestarian Budaya

Berita Terkait

Senin, 27 April 2026 - 22:28 WITA

Tanah Bumbu Canangkan Gerakan Pilah Sampah di Hari Jadi ke-23 dan Peringatan Hari Bumi 2026

Jumat, 24 April 2026 - 22:27 WITA

Rapat Koordinasi RKPD 2027, Bupati Andi Rudi Latif Pastikan Perencanaan Terintegrasi dan Tepat Sasaran

Rabu, 22 April 2026 - 22:29 WITA

Tanah Bumbu Dorong Penguatan Sinergi Tata Kelola Keuangan Daerah

Kamis, 16 April 2026 - 22:17 WITA

Rekomendasi Strategis sebagai Rujukan Pembangunan Daerah

Selasa, 14 April 2026 - 22:32 WITA

Pesona Budaya Mappanre Ritasi’e Resmi Dibuka, Dorong Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Tanah Bumbu

Selasa, 14 April 2026 - 22:31 WITA

Produk Unggulan Tanah Bumbu Dipromosikan ke Tingkat Nasional Lewat Semarak “Sirang Kriya Banua”

Senin, 13 April 2026 - 22:34 WITA

Cegah Abrasi dan Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat Pesisir, Bupati Andi Rudi Larif dan Kaka Slank Tanam Magrove di Pesisir Tanah Bumbu

Senin, 13 April 2026 - 22:33 WITA

Karnaval Mallibu Kampong Mengawali Rangkaian Pesona Budaya Mappanre Ri Tasi’e di Tanah Bumbu: Momen Kebersamaan, Promosi Pariwisata, dan Pelestarian Budaya

Berita Terbaru

Imigrasi Batulicin

Pembukaan MPP Tanah Bumbu, Pendekatan Pelayanan Kepada Masyarakat

Rabu, 13 Mei 2026 - 13:23 WITA