Polisi Soal Laka Mobil Tangki vs Mahasiswa: Mohon Waktu

- Jurnalis

Kamis, 6 Agustus 2026 - 15:13 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Batulicin, matarakyat.co.id – Polres Tanah Bumbu akhirnya buka suara usai lima hari kecelakaan maut mengakibatkan 7 korban meninggal dunia.

 

Hingga hari ini, Polres Tanah Bumbu belum mengumumkan hasil penyelidikan kasus tersebut.

 

Kasat Lantas Polres Tanah Bumbu AKP Eko Guntar sebelumnya selalu menghindar dari awak media, namun belakangan ia mengatakan pihaknya masih menyiapkan rilis resmi terkait hasil penyelidikan.

 

“Mohon waktu ya. Kami rencana akan release,” ujarnya, Kamis (6/8).

 

Kecelakaan yang terjadi pada Sabtu (1/8) itu melibatkan sebuah mobil pikap dan truk tangki. Tujuh orang meninggal dunia, terdiri atas lima mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN), seorang anggota Karang Taruna Desa Batulicin Irigasi, serta sopir truk tangki.

Baca Juga :  Sarinah Akui Sangat Terbantu Dengan Kehadiran Kopi Manis

 

Berdasarkan informasi yang dihimpun, rombongan mahasiswa bersama anggota Karang Taruna Desa Batulicin Irigasi sedang menuju kawasan wisata Sungai Alut menggunakan mobil pikap milik desa. Di tengah perjalanan, kendaraan tersebut bertabrakan dengan truk tangki. Penyebab pasti kecelakaan masih menunggu hasil penyelidikan kepolisian.

Baca Juga :  Masyarakat Kusan Hilir Bernafas Lega, Dua Pengedar Narkoba Diamankan Polisi

 

Di sisi lain, PT Kharisma Kaisar Batulicin membenarkan truk tangki yang terlibat kecelakaan merupakan armada milik perusahaan. Namun, saat kejadian kendaraan itu dikemudikan bukan oleh sopir resmi, melainkan anak sopir yang sehari-hari bekerja sebagai kernet.

 

Perusahaan menyatakan pergantian pengemudi dilakukan tanpa sepengetahuan manajemen dan tidak sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP). Menurut perusahaan, kendaraan pengangkut bahan bakar hanya boleh dikemudikan oleh sopir yang memiliki sertifikasi dan kompetensi sesuai ketentuan.

Berita Terkait

Air Mata dan Obor Empati di Jalan Banjarbaru–Batulicin
Polres Tanah Bumbu Raih Piagam Penghargaan Kapolri 2026
Polres Tanah Bumbu Gelar Apel Kesiapsiagaan Karhutla, Kapolres: Tindakan Tegas bagi Pembakar Lahan Ilegal
Investasi Truk Batu Bara Berujung Penipuan, Warga Satui Ditahan Usai Diduga Gunakan 23 BPKB Palsu, Korban Rugi Rp21,7 Miliar
Residivis Narkoba Kembali Tertangkap, Jual Sabu Puluhan Gram 
Kasat Polairud Polres Tanbu Ajak Jaga Sungai dan Laut Bumi Bersujud
1,5 Kilometer Perpisahan, Dari Pedang Pora Hingga Rasa Pentol Paman Jhon
Sholawat Mengantar Tongkat Komando, Karpet Merah Menyambut Nahkoda Baru Polres Tanah Bumbu

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 15:13 WITA

Polisi Soal Laka Mobil Tangki vs Mahasiswa: Mohon Waktu

Rabu, 5 Agustus 2026 - 17:27 WITA

Air Mata dan Obor Empati di Jalan Banjarbaru–Batulicin

Selasa, 4 Agustus 2026 - 12:09 WITA

Polres Tanah Bumbu Raih Piagam Penghargaan Kapolri 2026

Rabu, 22 Juli 2026 - 12:57 WITA

Polres Tanah Bumbu Gelar Apel Kesiapsiagaan Karhutla, Kapolres: Tindakan Tegas bagi Pembakar Lahan Ilegal

Senin, 20 Juli 2026 - 11:56 WITA

Investasi Truk Batu Bara Berujung Penipuan, Warga Satui Ditahan Usai Diduga Gunakan 23 BPKB Palsu, Korban Rugi Rp21,7 Miliar

Minggu, 19 Juli 2026 - 22:28 WITA

Residivis Narkoba Kembali Tertangkap, Jual Sabu Puluhan Gram 

Sabtu, 18 Juli 2026 - 11:22 WITA

Kasat Polairud Polres Tanbu Ajak Jaga Sungai dan Laut Bumi Bersujud

Rabu, 15 Juli 2026 - 16:00 WITA

1,5 Kilometer Perpisahan, Dari Pedang Pora Hingga Rasa Pentol Paman Jhon

Berita Terbaru

Polres Tanah Bumbu

Polisi Soal Laka Mobil Tangki vs Mahasiswa: Mohon Waktu

Kamis, 6 Agu 2026 - 15:13 WITA

oplus_16

Polda Kalsel

Air Mata dan Obor Empati di Jalan Banjarbaru–Batulicin

Rabu, 5 Agu 2026 - 17:27 WITA