Rekonstruksi 43 Adegan Mutilasi di Paramasan: Istri dan Kakak Ipar Jadi Tersangka

- Jurnalis

Kamis, 7 Agustus 2025 - 14:27 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabupaten Banjar, matarakyat.co.id – Proses penyelidikan kasus pembunuhan yang menghebohkan warga Paramasan, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, terus bergulir.

Pada Kamis (7/8/2025), dua orang tersangka yang merupakan saudara kandung, masing-masing FT (28) dan PP (34), menjalani rekonstruksi sebanyak 43 adegan yang menggambarkan peristiwa mutilasi terhadap korban berinisial DI—suami dari FT dan adik ipar PP.

Rekonstruksi berlangsung di halaman Satuan Reserse Kriminal Polres Banjar dengan pengamanan ketat dari pihak kepolisian.

Setiap adegan diperagakan secara rinci untuk mengurai jalannya kejadian berdarah yang terjadi pada 18 Juli 2025 di Kecamatan Paramasan.

Kapolres Banjar, AKBP Dr. Fadli, menjelaskan bahwa rekonstruksi ini bertujuan memperjelas peran masing-masing individu yang terlibat, termasuk korban, pelaku, maupun saksi.

Baca Juga :  Modus Jambret di Malam Hari: Incar Perempuan, Tarik Paksa Tas, hingga Seret Korban 30 Meter

Ia mengatakan bahwa proses ini penting agar penyidik dapat memahami dengan tepat alur peristiwa dari awal hingga terjadinya pembunuhan yang disertai mutilasi.

“Rekonstruksi dilakukan agar dapat tergambarkan secara runtut bagaimana kejadian sebenarnya berlangsung, dimulai dari pertengkaran hingga aksi kekerasan yang mengakhiri nyawa korban,” ujar Kapolres kepada awak media.

Lebih lanjut, dijelaskan bahwa akar permasalahan dalam kasus ini diduga berasal dari konflik rumah tangga yang dipicu rasa cemburu.

Dalam perselisihan tersebut, korban dikabarkan sempat melakukan kekerasan fisik terhadap istrinya, yang kemudian memicu emosi hingga terjadi pembunuhan.

Baca Juga :  Polisi Tangkap Pencuri di MAN 3 Banjar, Ternyata Residivis Kasus Narkoba

Rekonstruksi menggambarkan seluruh rangkaian kejadian tragis pada 18 Juli 2025, mulai dari perkelahian rumah tangga, aksi brutal, hingga pembuangan jasad korban.

Bahkan, salah satu adegan memperlihatkan peristiwa mengerikan saat korban disebut membuang anak ke sungai sebelum akhirnya tewas dimutilasi.

Hasil pemeriksaan menunjukkan FT dan DI beserta dua orang saksi lainnya mengonsumsi sabu sebelum melakukan pembunuhan, yang memperparah emosinya setelah mengalami kekerasan dalam rumah tangga.

Rekonstruksi ini diharapkan memperkuat alat bukti untuk proses hukum selanjutnya, serta memberi gambaran utuh atas tragedi yang terjadi.

Berita Terkait

Sempat Resahkan Warga, Isu Begal di Teluk Selong Ternyata Cerita Rekayasa
Kapolres Banjar Salurkan Bantuan Sosial untuk Warga Kurang Mampu di Empat Kecamatan
Polres Banjar Gelar Pasar Murah, Antusias Warga Membludak Sejak Pagi
Polisi Ungkap Penimbunan 1.080 Liter Biosolar di Banjar, Pasutri Jadi Tersangka
PTDH Empat Anggota, Polres Banjar Tegaskan Tak Ada Toleransi Pelanggaran
Viral Hidup Memprihatinkan, Rumah Lansia di Paramasan Dibedah Polisi
Tragis, Pelajar di Banjar Dibunuh Saat Pergoki Pencuri di Dalam Rumah
Kematian Remaja Putri di Simpang Empat Diselidiki, Polisi Temukan Sejumlah Kejanggalan

Berita Terkait

Senin, 18 Mei 2026 - 09:35 WITA

Sempat Resahkan Warga, Isu Begal di Teluk Selong Ternyata Cerita Rekayasa

Rabu, 13 Mei 2026 - 14:34 WITA

Kapolres Banjar Salurkan Bantuan Sosial untuk Warga Kurang Mampu di Empat Kecamatan

Senin, 11 Mei 2026 - 11:18 WITA

Polres Banjar Gelar Pasar Murah, Antusias Warga Membludak Sejak Pagi

Rabu, 6 Mei 2026 - 22:02 WITA

Polisi Ungkap Penimbunan 1.080 Liter Biosolar di Banjar, Pasutri Jadi Tersangka

Senin, 4 Mei 2026 - 15:23 WITA

PTDH Empat Anggota, Polres Banjar Tegaskan Tak Ada Toleransi Pelanggaran

Kamis, 30 April 2026 - 07:17 WITA

Viral Hidup Memprihatinkan, Rumah Lansia di Paramasan Dibedah Polisi

Rabu, 22 April 2026 - 14:20 WITA

Tragis, Pelajar di Banjar Dibunuh Saat Pergoki Pencuri di Dalam Rumah

Minggu, 19 April 2026 - 12:54 WITA

Kematian Remaja Putri di Simpang Empat Diselidiki, Polisi Temukan Sejumlah Kejanggalan

Berita Terbaru

Imigrasi Batulicin

Pembukaan MPP Tanah Bumbu, Pendekatan Pelayanan Kepada Masyarakat

Rabu, 13 Mei 2026 - 13:23 WITA