Tirai Kematian Jurnalis Muda Terkuak: Rekonstruksi Ungkap Detik-detik Mengerikan Juwita Dibunuh

- Jurnalis

Minggu, 6 April 2025 - 07:40 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banjarbaru, matarakyat.co.id – Angin siang yang panas seolah ikut menyaksikan momen memilukan saat bayang-bayang kematian Juwita (25), jurnalis muda Newsway.co.id, dipertontonkan kembali dalam 33 adegan rekonstruksi yang mengguncang nurani. Sabtu (5/4/2025), Jalan Trans Gunung Kupang berubah menjadi panggung kelam, tempat tragedi berdarah itu direka ulang.

Pelaku, Jumran, dengan ekspresi dingin, memperagakan kembali setiap langkah sadis yang dia ambil.

Di balik kaca mobil yang kini menjadi saksi bisu, Juwita dipiting dari belakang. Lehernya dicekik tanpa ampun.

Baca Juga :  Polisi dan Jaksa Lakukan Rekonstruksi, Pelaku Pembunuhan Di Karaoke Diva

Kuasa hukum keluarga korban, Dedi Sugianto, menyebut rangkaian adegan tersebut sebagai bukti kuat pembunuhan yang tidak hanya keji, tapi terencana matang.

“Kita melihat sendiri bagaimana pelaku dengan tenang memindahkan korban, mencekik, lalu membuangnya. Ia bahkan mencoba menghapus jejak, mencuci sepeda motor, dan membuang handphone korban,” ujar Dedi.

Namun yang paling mengguncang adalah dugaan bahwa sebelum tewas, Juwita sempat menjadi korban pemaksaan seksual. Fakta itu, menurut Dedi, diperkuat oleh hasil forensik.

Baca Juga :  Irjend Pol Zulkarnain (purn) Hadir Sebagai Saksi Terdakwa Sidang Perkara Alih Muat Batubara

“Ini bukan sekadar pembunuhan. Ini penghilangan nyawa yang diselimuti kekejaman berganda,” lanjutnya.

Meski Jumran hingga kini beraksi sendiri dalam rekonstruksi, keluarga korban menuntut penyelidikan lebih mendalam. Mereka curiga ada tangan-tangan lain yang turut bermain dalam tragedi ini.

“Kami menuntut kebenaran penuh. Jangan ada yang disembunyikan. Gunakan seluruh teknologi forensik modern. Biarkan keadilan bicara,” tegas Dedi.

Penulis : WA

Editor : MR

Berita Terkait

Amarah di Bawah Pengaruh Alkohol, Pria Bangkal Tega Hujani Istri dengan Tusukan Belati
Kapolres Banjar Cup 2026 Berakhir Spektakuler, Pengaron FC Angkat Trofi di Awang Bangkal Barat
Curanmor di Komplek Berlian Permai 7 Terungkap dalam Hitungan Jam, Dua Pelaku Dibekuk Polsek Martapura
Di Bawah Lampu Tathya, Jual Beli Asa Bernama Voli
Nobar Piala Dunia, Polres Banjar Perkuat Kedekatan dengan Masyarakat
Tujuh Bulan Tanpa Tersangka, Keluarga Korban Dugaan Pengeroyokan Anak di Martapura Desak Kepastian Hukum
Kasus Pelecehan Santriwati di Sungai Sipai Belum Terungkap, Polisi Kekurangan Bukti
Mayat Pria Ditemukan di Pintu Aliran Air Sungai Tuan Ulu, Polisi Lakukan Pemeriksaan Saksi

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 13:43 WITA

Amarah di Bawah Pengaruh Alkohol, Pria Bangkal Tega Hujani Istri dengan Tusukan Belati

Senin, 20 Juli 2026 - 22:40 WITA

Kapolres Banjar Cup 2026 Berakhir Spektakuler, Pengaron FC Angkat Trofi di Awang Bangkal Barat

Jumat, 17 Juli 2026 - 20:44 WITA

Curanmor di Komplek Berlian Permai 7 Terungkap dalam Hitungan Jam, Dua Pelaku Dibekuk Polsek Martapura

Kamis, 25 Juni 2026 - 08:11 WITA

Di Bawah Lampu Tathya, Jual Beli Asa Bernama Voli

Minggu, 14 Juni 2026 - 11:18 WITA

Nobar Piala Dunia, Polres Banjar Perkuat Kedekatan dengan Masyarakat

Selasa, 9 Juni 2026 - 13:07 WITA

Tujuh Bulan Tanpa Tersangka, Keluarga Korban Dugaan Pengeroyokan Anak di Martapura Desak Kepastian Hukum

Kamis, 4 Juni 2026 - 16:04 WITA

Kasus Pelecehan Santriwati di Sungai Sipai Belum Terungkap, Polisi Kekurangan Bukti

Rabu, 27 Mei 2026 - 17:02 WITA

Mayat Pria Ditemukan di Pintu Aliran Air Sungai Tuan Ulu, Polisi Lakukan Pemeriksaan Saksi

Berita Terbaru