Kakanwil Tinjau Langsung Pembinaan dan Layanan Pemasyarakatan di Lapas Batulicin

- Jurnalis

Kamis, 13 Agustus 2026 - 15:00 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Batulicin, matarakyat.co.id– Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kalimantan Selatan melakukan kunjungan kerja ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Batulicin, Rabu (12/08/2026). Kunjungan tersebut menjadi bagian dari monitoring langsung terhadap pelaksanaan pembinaan, pelayanan, serta kondisi lingkungan Pemasyarakatan di Lapas Batulicin.

Dalam kunjungan tersebut, Kakanwil meninjau sejumlah program pembinaan kemandirian yang dikelola warga binaan, meliputi budidaya lele, bebek petelur, maggot, ikan betok, dan ayam petelur. Pada area budidaya lele, Kakanwil melihat langsung proses penyemaian 3.000 bibit lele sebagai bagian dari pengembangan kegiatan produktif warga binaan.

Peninjauan dilanjutkan ke Dapur Sehat dan Pujasera untuk melihat secara langsung pengelolaan makanan serta kegiatan produktif yang berjalan di lingkungan Lapas. Kakanwil juga menyambangi blok hunian untuk melihat kondisi lingkungan hunian dan pelaksanaan keamanan serta ketertiban warga binaan.

Klinik Pratama Lapas Batulicin turut menjadi bagian dari peninjauan untuk melihat pelaksanaan pelayanan kesehatan bagi warga binaan. Rangkaian kunjungan tersebut memberikan gambaran langsung mengenai pelaksanaan tugas dan fungsi Pemasyarakatan, mulai dari pembinaan kemandirian, pelayanan makanan, keamanan dan ketertiban, hingga pelayanan kesehatan.

Baca Juga :  Kawasan Losida Resmi Diluncurkan, Arutmin Dorong Masyarakat Tanah Bumbu Kelola Sampah Mandiri

Kepala Kanwil Ditjenpas Kalimantan Selatan, Erwedi Supriyatno, menyampaikan bahwa monitoring langsung diperlukan untuk memastikan berbagai program Pemasyarakatan berjalan sesuai tujuan dan memberikan manfaat nyata. Menurutnya, pembinaan yang produktif harus terus dikembangkan, sementara aspek pelayanan, keamanan, kebersihan, dan kesehatan perlu dijaga secara berkelanjutan.

“Peninjauan ini menjadi bagian dari upaya memastikan pembinaan dan pelayanan di Lapas berjalan secara nyata dan memberikan manfaat bagi warga binaan. Program kemandirian seperti budidaya lele, petelur, maggot, dan ikan betok perlu terus dikelola dengan baik agar menjadi bekal keterampilan, disertai pelayanan makanan, kesehatan, serta keamanan yang tetap menjadi perhatian utama,” ujar Kakanwil.

Baca Juga :  Bimtek Penyusunan Renstra dan Pengukuran Kinerja SKPD Tanah Bumbu : Kelompok Lima Terapkan AI dalam Simulasi Penyusunan Renstra

Sementara itu, Kepala Lapas Batulicin, Thoha Yahya Umar Sidiq, menyampaikan bahwa kunjungan Kakanwil menjadi momentum evaluasi sekaligus penguatan bagi jajaran dalam menjaga konsistensi pelaksanaan program. Menurutnya, seluruh jajaran akan terus memastikan setiap layanan dan kegiatan pembinaan berjalan terarah, produktif, dan sesuai tugas serta fungsi Pemasyarakatan.

“Kami menjadikan kunjungan ini sebagai motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan dan pelayanan di Lapas Batulicin. Setiap arahan dan hasil peninjauan akan kami tindak lanjuti melalui penguatan program, peningkatan pengelolaan sarana, serta evaluasi berkelanjutan agar manfaatnya benar-benar dirasakan warga binaan,” ujar Thoha Yahya Umar Sidiq.

Kunjungan Kakanwil menjadi bagian dari penguatan monitoring dan evaluasi terhadap pelaksanaan tugas Pemasyarakatan di Lapas Batulicin. Melalui pembinaan yang produktif dan pelayanan yang konsisten, Lapas Batulicin terus berupaya menciptakan lingkungan Pemasyarakatan yang aman, tertib, sehat, dan mendukung perubahan warga binaan.

Berita Terkait

Kolaborasi untuk Kemanusiaan, Lapas dan Imigrasi Batulicin Semarakkan HUT ke-81 RI
Dipimpin Kasatpolairud Tanbu, Korban Tenggelam di Mantewe Ditemukan
Anggota DPRD Banjar Tinjau Lokasi, Dorong Bantuan untuk Warga Terdampak
Air Mata dan Obor Empati di Jalan Banjarbaru–Batulicin
DPRD Banjar Mulai Bahas Perubahan APBD 2026, Pendapatan Daerah Diproyeksikan Rp2,29 Triliun
Laka Pikap Libatkan Mahasiswa di Jalur Alternatif Batulicin-Banjarbaru, Pemkab Tanggung Biaya Evakuasi
Stiker ‘Kaisar Group’ Hilang dari Badan Mobil Tangki Penabrak Rombongan Mahasiswa KKN
Pertamina Sampaikan Duka Cita dan Pastikan Mobil Tangki Bukan Armada Terdaftar

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 15:00 WITA

Kakanwil Tinjau Langsung Pembinaan dan Layanan Pemasyarakatan di Lapas Batulicin

Kamis, 13 Agustus 2026 - 14:55 WITA

Kolaborasi untuk Kemanusiaan, Lapas dan Imigrasi Batulicin Semarakkan HUT ke-81 RI

Rabu, 12 Agustus 2026 - 10:37 WITA

Dipimpin Kasatpolairud Tanbu, Korban Tenggelam di Mantewe Ditemukan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 09:53 WITA

Anggota DPRD Banjar Tinjau Lokasi, Dorong Bantuan untuk Warga Terdampak

Rabu, 5 Agustus 2026 - 17:27 WITA

Air Mata dan Obor Empati di Jalan Banjarbaru–Batulicin

Senin, 3 Agustus 2026 - 21:53 WITA

DPRD Banjar Mulai Bahas Perubahan APBD 2026, Pendapatan Daerah Diproyeksikan Rp2,29 Triliun

Senin, 3 Agustus 2026 - 17:07 WITA

Laka Pikap Libatkan Mahasiswa di Jalur Alternatif Batulicin-Banjarbaru, Pemkab Tanggung Biaya Evakuasi

Senin, 3 Agustus 2026 - 11:06 WITA

Stiker ‘Kaisar Group’ Hilang dari Badan Mobil Tangki Penabrak Rombongan Mahasiswa KKN

Berita Terbaru