Barito Kuala, matarakyat.co.id – Aparat Kepolisian Sektor (Polsek) Alalak tengah menyelidiki kasus dugaan tindak pidana pembunuhan yang terjadi di wilayah Kecamatan Alalak, Kabupaten Barito Kuala, Kalimantan Selatan.
Peristiwa tragis tersebut terjadi pada Minggu (18/1/2026) sekitar pukul 22.45 Wita di pinggir Jalan Trans Kalimantan, Desa Beringin RT 001, Kecamatan Alalak.
Korban diketahui berinisial ENSL (39) warga Kabupaten Banjar.
Kapolsek Alalak Iptu Fakhri Safrizal Wiratama, membenarkan adanya kejadian tersebut.
Ia mengatakan, kasus itu telah resmi dilaporkan dan saat ini dalam proses penyelidikan intensif oleh Unit Reskrim Polsek Alalak.
“Benar, telah terjadi dugaan tindak pidana pembunuhan. Perkara ini sudah kami tangani dan masih dalam tahap penyelidikan,” ujar Ipda Fakhri saat dikonfirmasi, Senin (19/1/2026).
Fakhri menjelaskan, mejadian bermula ketika korban berada di salah satu warung di pinggir jalan Desa Beringin.
“Saat itu, korban didatangi oleh seorang pria yang diduga pelaku bersama satu orang lainnya,” katanya.
Menurut keterangan Kapolsek Alalak, pelaku diduga awalnya datang dengan maksud meminta maaf kepada korban. Namun permintaan tersebut tidak diterima korban sehingga terjadi cekcok.
“Dari hasil keterangan sementara saksi, pelaku sempat menarik tangan korban dan membawanya sekitar 30 meter dari depan warung,” jelasnya.
Di lokasi tersebut, kata dia pelaku diduga melukai tangan korban dan menusuk bagian dada korban menggunakan senjata tajam.
“Usai melakukan aksinya, pelaku langsung melarikan diri dengan sepeda motor secara berboncengan. Sementara korban tergeletak bersimbah darah di lokasi kejadian,” ungkapnya.
Korban kemudian dilarikan ke RSUD Ulin Banjarmasin untuk mendapatkan penanganan medis dan dilakukan visum et repertum.
Namun, korban dinyatakan meninggal dunia akibat luka tusuk yang dideritanya.
Dalam kasus ini, polisi telah mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu lembar sarung motif bunga warna merah dan hijau, satu lembar kaos lengan pendek warna biru bertuliskan “ESPRIT”, serta satu lembar celana jeans pendek warna biru.
Kapolsek Alalak menegaskan, pihaknya masih memburu pelaku yang identitasnya belum diketahui dan mengimbau masyarakat yang memiliki informasi terkait kejadian tersebut agar segera melapor ke pihak kepolisian.
“Kami mengimbau kepada masyarakat yang mengetahui atau melihat kejadian tersebut maupun mengenali ciri-ciri pelaku agar segera memberikan informasi kepada Polsek Alalak untuk mempercepat proses pengungkapan kasus,” pungkasnya.
Kasus ini masih dalam penanganan Polsek Alalak dan akan dikembangkan lebih lanjut guna mengungkap pelaku serta motif di balik peristiwa pembunuhan tersebut.






