Hakikat yang Dicari Manusia: Dari Bahagia Hingga Ketenangan Jiwa

- Jurnalis

Kamis, 18 September 2025 - 18:00 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Martapura, matarakyat.co.id – Hidup manusia pada hakikatnya adalah sebuah perjalanan panjang penuh pencarian.Sejak masa kanak-kanak hingga usia senja, manusia senantiasa mencari sesuatu yang diyakini mampu memberi arti dan kebahagiaan.

Anak mencari kasih sayang, remaja berusaha menemukan jati diri, orang dewasa mengejar rezeki, sementara orang tua mendambakan ketenangan.

Namun, pertanyaan besar tetap tersisa: apa sebenarnya tujuan utama dari semua pencarian itu?

Secara psikologis, manusia membutuhkan rasa aman, cinta, dan penghargaan.

Hal inilah yang mendorong seseorang bekerja keras, membangun keluarga, serta mencari pengakuan sosial.

Dalam pandangan filsafat, manusia selalu haus akan makna dan kebenaran, berusaha menjawab untuk apa ia hidup dan ke mana ia akan kembali.

Baca Juga :  Julong Group Region Kalimantan Selatan Salurkan 19 Ekor Sapi Qurban untuk Karyawan dan Masyarakat Ring 1

Sementara itu, dari sudut pandang spiritual, manusia menginginkan kedamaian jiwa.

Banyak orang memiliki harta dan jabatan, tetapi tetap merasa gelisah ketika hatinya jauh dari Allah. Dalam ranah sosial, manusia ingin dihargai dan dikenang, agar keberadaannya tidak hilang begitu saja tanpa jejak.

Al-Qur’an memberikan petunjuk jelas melalui firman Allah:

 

اَلَا بِذِكْرِ اللّٰهِ تَطْمَىِٕنُّ الْقُلُوْبُۗ

“Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenteram.” (QS. Ar-Ra‘d: 28).

Ayat tersebut menegaskan bahwa seluruh pencarian manusia pada akhirnya bermuara pada Allah.

Ketenangan sejati bukanlah pada materi, jabatan, atau pengakuan, melainkan pada hati yang senantiasa tersambung dengan-Nya.

Baca Juga :  MTQ Nasional ke-36 Tingkat Provinsi Resmi Dibuka

M. Ali Syahbana, Sekretaris LDNU Kabupaten Banjar, menuturkan bahwa kearifan Islam sebagaimana diajarkan para ulama Nahdlatul Ulama melihat kebahagiaan sejati (sa‘ādah) lahir dari keseimbangan: dunia dan akhirat, ikhtiar dan doa, serta pencapaian materi dan nilai spiritual.

Dengan keseimbangan itu, manusia bukan hanya sekadar hidup, tetapi juga menemukan arah dan ketenteraman.

“Hidup bukan semata menambah apa yang kita punya, tetapi bagaimana kita memberi arti bagi sesama. Pada akhirnya, yang kita cari hanyalah hati yang tenang dan langkah yang diridai Allah,” ungkapnya.

Berita Terkait

Aisyiyah Banjar Susun Strategi Daerah Kelanjutusiaan untuk Wujudkan Lansia Bermartabat
Wisuda Lansia di Kabupaten Banjar, Usia Senja Tak Halangi Semangat Belajar
Tuntutan Kasus Pemalsuan Surat di HSS Dipersoalkan, LSM KAKI Datangi Kejati Kalsel
18 Tahun Merasa Terdampak Tambang, Warga Rantau Bakula Desak Pemkab Banjar Bertindak
RAKAT BERJIBAKU PADAMKAN KARHUTLA DI KARANG INTAN, SATU HEKTARE LAHAN KARET TERBAKAR
PT Palmina Utama Bantah Bakar Lahan, Siapkan Rp5 Juta bagi Warga yang Laporkan Pelaku
RAKAT Resmi Dikukuhkan, Relawan Karang Intan-Aranio Perkuat Kesiapsiagaan Bencana
75 Pelajar SMPN 6 Martapura Dibekali Kesadaran Hukum dan Etika Bermedia Digital

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 19:00 WITA

Wisuda Lansia di Kabupaten Banjar, Usia Senja Tak Halangi Semangat Belajar

Kamis, 17 September 2026 - 19:53 WITA

Tuntutan Kasus Pemalsuan Surat di HSS Dipersoalkan, LSM KAKI Datangi Kejati Kalsel

Kamis, 17 September 2026 - 11:03 WITA

18 Tahun Merasa Terdampak Tambang, Warga Rantau Bakula Desak Pemkab Banjar Bertindak

Selasa, 15 September 2026 - 23:53 WITA

RAKAT BERJIBAKU PADAMKAN KARHUTLA DI KARANG INTAN, SATU HEKTARE LAHAN KARET TERBAKAR

Rabu, 9 September 2026 - 21:54 WITA

PT Palmina Utama Bantah Bakar Lahan, Siapkan Rp5 Juta bagi Warga yang Laporkan Pelaku

Senin, 31 Agustus 2026 - 21:57 WITA

RAKAT Resmi Dikukuhkan, Relawan Karang Intan-Aranio Perkuat Kesiapsiagaan Bencana

Minggu, 30 Agustus 2026 - 18:14 WITA

75 Pelajar SMPN 6 Martapura Dibekali Kesadaran Hukum dan Etika Bermedia Digital

Jumat, 28 Agustus 2026 - 15:16 WITA

Viral “Close Friend” Berujung Mediasi di Polres Banjar, Terlapor Minta Maaf dan Hapus Unggahan

Berita Terbaru