DPRD Banjar Soroti Tidak Digelarnya Pasar Wadai Terpusat, Dinilai Berdampak pada UMKM dan Tradisi Ramadan

- Jurnalis

Kamis, 12 Februari 2026 - 03:04 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Martapura, matarakyat.co.id – Kebijakan Pemerintah Kabupaten Banjar yang tidak lagi menyelenggarakan Pasar Wadai Ramadan secara terpusat pada Ramadan 1447 Hijriah mendapat perhatian dari kalangan legislatif.

Komisi II DPRD Banjar menilai keputusan tersebut berpotensi mengurangi kemeriahan suasana Ramadan sekaligus memengaruhi peluang usaha bagi pelaku UMKM lokal.

Wakil Ketua Komisi II DPRD Banjar, Rahmat Saleh, mengungkapkan kekecewaannya setelah mengetahui pasar kuliner khas Ramadan tersebut kembali tidak digelar secara terpusat tahun ini.

Menurutnya, Ramadan seharusnya diisi dengan berbagai kegiatan yang mampu menghadirkan suasana kebersamaan di tengah masyarakat.

“Ramadan merupakan momen yang penuh berkah dan biasanya diramaikan dengan kegiatan seperti festival beduk maupun Pasar Ramadan yang sudah menjadi tradisi. Jika tidak diselenggarakan, tentu menimbulkan pertanyaan di masyarakat,” ujar Rahmat saat ditemui wartawan di ruang kerjanya, Kamis (12/2/2026).

Politisi Partai Gerindra itu menilai Pasar Wadai bukan sekadar tempat transaksi jual beli, tetapi juga menjadi ruang interaksi sosial serta sarana memperkenalkan kuliner khas Banjar kepada masyarakat luas.

Baca Juga :  Dinas PMD Banjar Gelar Peninjauan Batas Desa Sungai Batang dan Teluk Selong

Banyak kue tradisional daerah, menurutnya, dikenal masyarakat melalui kegiatan tersebut.

Ia juga menekankan pentingnya kehadiran pemerintah dalam memfasilitasi kegiatan yang mampu mempertemukan pelaku usaha dengan masyarakat.

Menurut Rahmat, meskipun tidak harus berskala besar, pemerintah daerah tetap perlu menyediakan wadah agar suasana Ramadan terasa lebih semarak.

Selain nilai budaya, ia turut menyoroti dampak ekonomi bagi pelaku usaha kecil.

Pasar Ramadan selama ini menjadi momentum penting bagi pedagang untuk meningkatkan penghasilan.

Bahkan, sebagian pedagang disebut mulai memilih berjualan di wilayah tetangga seperti Banjarbaru karena dinilai memberikan ruang promosi yang lebih luas.

Terkait alasan pemerintah daerah yang tidak memusatkan Pasar Wadai karena pedagang sudah tersebar di berbagai titik dan pinggir jalan, Rahmat menilai hal tersebut tidak seharusnya menjadi alasan utama untuk meniadakan kegiatan resmi.

Baca Juga :  10 Grup Becatuk Dauh Berhasil Masuk Finalis

Menurutnya, keberadaan pasar yang dikelola secara mandiri tetap memiliki pangsa tersendiri, namun pemerintah daerah tetap perlu menghadirkan kegiatan yang menjadi ikon budaya daerah.

“Kami berharap ke depan ada evaluasi. Jika tahun ini memang sudah terlalu dekat dengan Ramadan sehingga sulit dipersiapkan, setidaknya pada tahun berikutnya bisa kembali dianggarkan agar tradisi ini tetap terjaga,” tegasnya.

Sementara itu, pemerintah daerah melalui dinas terkait tetap memberikan ruang bagi masyarakat untuk berjualan secara mandiri di berbagai lokasi selama Ramadan.

Meski demikian, DPRD Banjar menilai keberadaan Pasar Wadai yang terorganisir tetap penting sebagai bentuk dukungan terhadap perekonomian masyarakat sekaligus menjaga tradisi kuliner khas Banjar yang telah lama melekat di tengah masyarakat.

Berita Terkait

Ali Syahbana Institute Hadir di Banjar, Dorong Penguatan SDM Berbasis Praktik
DPRD Banjar Soroti Ketimpangan Gaji, Dorong Kenaikan Tunjangan Guru PPPK Paruh Waktu
Tanah Bumbu Canangkan Gerakan Pilah Sampah di Hari Jadi ke-23 dan Peringatan Hari Bumi 2026
DPRD Dorong Mappanre Ritasi’e Menuju Panggung Nasional
Alpiya Rakhman Gaungkan Semangat Persatuan dalam Sosialisasi Nilai Pancasila di Tanah Bumbu
Imigrasi Batulicin Resmikan Desa Binaan di Kersik Putih, Dorong Pencegahan TPPO
Rapat Koordinasi RKPD 2027, Bupati Andi Rudi Latif Pastikan Perencanaan Terintegrasi dan Tepat Sasaran
Ketua BK DPRD Tanah Bumbu Dorong SPBU Terapkan Pembayaran Non-Tunai

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 11:16 WITA

Ali Syahbana Institute Hadir di Banjar, Dorong Penguatan SDM Berbasis Praktik

Kamis, 30 April 2026 - 23:17 WITA

DPRD Banjar Soroti Ketimpangan Gaji, Dorong Kenaikan Tunjangan Guru PPPK Paruh Waktu

Senin, 27 April 2026 - 22:28 WITA

Tanah Bumbu Canangkan Gerakan Pilah Sampah di Hari Jadi ke-23 dan Peringatan Hari Bumi 2026

Senin, 27 April 2026 - 14:02 WITA

DPRD Dorong Mappanre Ritasi’e Menuju Panggung Nasional

Senin, 27 April 2026 - 13:51 WITA

Alpiya Rakhman Gaungkan Semangat Persatuan dalam Sosialisasi Nilai Pancasila di Tanah Bumbu

Sabtu, 25 April 2026 - 08:31 WITA

Imigrasi Batulicin Resmikan Desa Binaan di Kersik Putih, Dorong Pencegahan TPPO

Jumat, 24 April 2026 - 22:27 WITA

Rapat Koordinasi RKPD 2027, Bupati Andi Rudi Latif Pastikan Perencanaan Terintegrasi dan Tepat Sasaran

Kamis, 23 April 2026 - 13:55 WITA

Ketua BK DPRD Tanah Bumbu Dorong SPBU Terapkan Pembayaran Non-Tunai

Berita Terbaru

Polres Banjar

Polres Banjar Gelar Pasar Murah, Antusias Warga Membludak Sejak Pagi

Senin, 11 Mei 2026 - 11:18 WITA