HSS, matarakyat.co.id — Setelah dua hari pencarian intensif, Tim SAR gabungan akhirnya menemukan balita berusia 2,5 tahun yang dilaporkan hilang di Desa Malinau, Kecamatan Loksado, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS).
Balita bernama Arianti itu ditemukan dalam keadaan selamat pada Sabtu (8/11/2025) pagi.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Banjarmasin, I Putu Sudayana, S.E., M.AP., melalui Unit Siaga SAR Tapin, menjelaskan bahwa korban ditemukan sekitar pukul 07.15 Wita di titik koordinat 02°51’31” S – 115°26’00” E, atau sekitar satu kilometer dari lokasi awal hilangnya korban.
“Syukurlah, korban atas nama Arianti ditemukan dalam kondisi selamat dan langsung dievakuasi ke rumah keluarganya,” ujar Putu dalam keterangan resminya.
Sejak laporan diterima pada Jumat (7/11) sekitar pukul 14.20 Wita, tim gabungan yang terdiri dari Basarnas, Polsek Loksado, BPBD HSS, Tagana, Kerukunan BPK HSS, serta warga setempat telah dikerahkan untuk melakukan pencarian di sekitar area pegunungan dan aliran sungai Desa Malinau.
Pencarian sempat mengalami kendala akibat lemahnya sinyal komunikasi dan medan yang cukup sulit, namun berkat koordinasi lintas instansi serta dukungan masyarakat, korban berhasil ditemukan dalam waktu kurang dari 24 jam sejak operasi dimulai.
Usai penemuan, Tim SAR gabungan melakukan debriefing evaluasi operasi sebelum kembali ke satuan masing-masing.
Kepala Kantor SAR Banjarmasin turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur yang terlibat dalam operasi penyelamatan tersebut.
“Keberhasilan ini kembali menegaskan pentingnya sinergi dan kesiapsiagaan seluruh pihak dalam menangani keadaan darurat di wilayah pegunungan dan perairan seperti Loksado,” ujarnya.
“Kami juga berterima kasih kepada masyarakat yang aktif membantu sejak awal pencarian.”
Dengan ditemukannya Arianti, operasi SAR resmi dinyatakan selesai dan ditutup oleh Kantor SAR Banjarmasin pada Sabtu pagi.
Sumber Berita : Humas Basarnas






