Martapura, matarakyat.co.id — Pemerintah Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, terus memperkuat upaya percepatan penurunan angka stunting melalui sinergi lintas sektor.
Salah satunya dengan memastikan akurasi alat ukur dan timbangan yang digunakan di fasilitas pelayanan kesehatan.
Upaya tersebut dilakukan Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan (DKUMPP) Kabupaten Banjar bersama Dinas Kesehatan melalui program Gelang Anting Manis.
Program ini menyasar alat ukur panjang atau tinggi badan serta timbangan yang digunakan di puskesmas dan posyandu.

Peralatan tersebut dilakukan tera dan kalibrasi oleh tim DKUMPP untuk memastikan hasil pengukuran sesuai standar.
Kegiatan ini dinilai penting karena akurasi alat antropometri dan timbangan berkaitan langsung dengan penentuan status gizi anak serta pemantauan kondisi stunting.

“Antropometri dan timbangan yang digunakan di fasilitas kesehatan masyarakat perlu dijaga akurasinya, karena keduanya sangat penting dalam penentuan status gizi dan penentuan status stunting,” ujar Kepala DKUMPP Banjar, Akhmad Bayhaqie, Kamis (21/8/2026).
Menurutnya, penggunaan alat ukur yang akurat tidak hanya mendukung sektor kesehatan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan publik.
Langkah tersebut sejalan dengan amanat Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting, yang menekankan pentingnya sinergi pemerintah daerah dan organisasi perangkat daerah dalam mempercepat penurunan angka stunting.
Di sisi lain, standarisasi alat ukur dan timbangan juga berkaitan dengan ketentuan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 1981 tentang Metrologi Legal.
Melalui program Gelang Anting Manis, DKUMPP dan Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar berupaya memastikan peralatan yang digunakan untuk mengukur berat dan tinggi badan anak memiliki tingkat akurasi yang dapat dipertanggungjawabkan.
Selain melakukan tera dan kalibrasi, DKUMPP Kabupaten Banjar juga memberikan piagam penghargaan kepada Dinas Kesehatan serta seluruh puskesmas se-Kabupaten Banjar atas partisipasi aktif dalam pelaksanaan program Gelang Anting Manis tahun 2026.
“Piagam penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas dukungan, partisipasi dan bantuan seluruh pihak dalam menyukseskan standarisasi alat ukur tinggi badan dan timbangan se-Kabupaten Banjar,” katanya.
Ia berharap sinergi antara DKUMPP, Dinas Kesehatan, puskesmas, posyandu, serta seluruh pihak terkait dapat terus diperkuat.
Dengan alat ukur yang terstandar dan hasil pengukuran yang akurat, data pertumbuhan anak diharapkan menjadi lebih tepat sehingga dapat mendukung upaya deteksi dini dan penanganan stunting.
“Harapannya, program ini dapat memberikan dampak besar terhadap upaya penurunan angka stunting di Kabupaten Banjar,” pungkasnya.






