Batulicin, matarakyat.co.id – Duel maut kembali terjadi di Jalan Mantewe, Kabupaten Tanah Bumbu, Sabtu (1/8/2026). Kecelakaan melibatkan satu unit mobil tangki dan pikap yang mengangkut rombongan mahasiswa Universitas Nahdatul Ulama menuju lokasi KKN.
Dalam insiden itu, diduga ada enam orang korban yang dinyatakan meninggal dunia usai terlibat kecelekaan maut. Diantaranya yakni mahasiswa KKN dan sopir mobil tangki. Adapun rekan KKN korban yang berbeda rombongan menyebut bahwa saat itu pikap mengangkut anggota KKN beserta perlengkapan untuk dibawa ke Sungai Alut, Desa Gunung Raya Kecamatan Mentewe Kabupaten Tanah Bumbu.
Rombongan terpisah menjadi dua, rombongan pertama berangkat menggunakan pikap sementara rombongan lain mengikuti di belakang. Namun, saat rombongan kedua berhenti untuk membeli sesuatu, rombongan pertama masih melanjutkan perjalanan.
“Saat kami mau ke sana, itu di jalan udah ada berhamburan nasi-nasi, ada sendal juga. Kami berhenti, ternyata ada rekan saya itu cowo di belakang kepalanya udah berdarah,” ujar rekan KKN korban yang enggan disebut namanya.
Rombongan kedua pun memastikan kondisi teman-temannya yang lain. Tiga anggota terdiri sopir pikap dan dua perempuan dalam kondisi terhimpit dan tidak bisa untuk langsung dikeluarkan.
“Supir dan dua cewek yang ada di depan itu masih tidak bisa dikeluarkan. Jadi kami nunggu dulu, meninggal di tempat,” ungkapnya.
Ia mengatakan ada satu orang dari rombongan yang selamat dan dilarikan ke puskesmas terdekat. Namun untuk kondisi rekan-rekan KKN lainnya diungkapkannya sudah dalam kondisi meninggal dunia. Ia tak berani membeberkan lebih jauh kronologis terjadinya kecelakaan tersebut, sebab ia tak melihat langsung kejadian yang merenggut nyawa teman kelompok KKN nya itu.
“Kami tidak lihat langsung. Tidak tahu bagaimana kecelakaannya,” pungkasnya.
Kini redaksi matarakyat.co.id berusaha menghimpun informasi lanjutan melalui pihak berwenang yang berada di lokasi kejadian.





