Duel Maut Mobil Tangki vs Pikap Mahasiswa KKN, 6 Diduga Meninggal Dunia

- Jurnalis

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 16:08 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Batulicin, matarakyat.co.id – Duel maut kembali terjadi di Jalan Mantewe, Kabupaten Tanah Bumbu, Sabtu (1/8/2026). Kecelakaan melibatkan satu unit mobil tangki dan pikap yang mengangkut rombongan mahasiswa Universitas Nahdatul Ulama menuju lokasi KKN.

Dalam insiden itu, diduga ada enam orang korban yang dinyatakan meninggal dunia usai terlibat kecelekaan maut. Diantaranya yakni mahasiswa KKN dan sopir mobil tangki. Adapun rekan KKN korban yang berbeda rombongan menyebut bahwa saat itu pikap mengangkut anggota KKN beserta perlengkapan untuk dibawa ke Sungai Alut, Desa Gunung Raya Kecamatan Mentewe Kabupaten Tanah Bumbu.

Rombongan terpisah menjadi dua, rombongan pertama berangkat menggunakan pikap sementara rombongan lain mengikuti di belakang. Namun, saat rombongan kedua berhenti untuk membeli sesuatu, rombongan pertama masih melanjutkan perjalanan.

Baca Juga :  Warga Keluhkan Layanan Posyandu Di Desa Sejahtera

“Saat kami mau ke sana, itu di jalan udah ada berhamburan nasi-nasi, ada sendal juga. Kami berhenti, ternyata ada rekan saya itu cowo di belakang kepalanya udah berdarah,” ujar rekan KKN korban yang enggan disebut namanya.

Rombongan kedua pun memastikan kondisi teman-temannya yang lain. Tiga anggota terdiri sopir pikap dan dua perempuan dalam kondisi terhimpit dan tidak bisa untuk langsung dikeluarkan.

“Supir dan dua cewek yang ada di depan itu masih tidak bisa dikeluarkan. Jadi kami nunggu dulu, meninggal di tempat,” ungkapnya.

Baca Juga :  Donor Darah PMI Tanah Bumbu Menyemarakkan HUT ke-79 dan Hari Perhubungan Nasional

Ia mengatakan ada satu orang dari rombongan yang selamat dan dilarikan ke puskesmas terdekat. Namun untuk kondisi rekan-rekan KKN lainnya diungkapkannya sudah dalam kondisi meninggal dunia. Ia tak berani membeberkan lebih jauh kronologis terjadinya kecelakaan tersebut, sebab ia tak melihat langsung kejadian yang merenggut nyawa teman kelompok KKN nya itu.

“Kami tidak lihat langsung. Tidak tahu bagaimana kecelakaannya,” pungkasnya.

Kini redaksi matarakyat.co.id berusaha menghimpun informasi lanjutan melalui pihak berwenang yang berada di lokasi kejadian.

Berita Terkait

Kecelakaan di Jalan Bypass, Enam Mahasiswa KKN dan Satu Sopir Truk Meninggal Dunia
Polres Tanah Bumbu Gelar Apel Kesiapsiagaan Karhutla, Kapolres: Tindakan Tegas bagi Pembakar Lahan Ilegal
Kasat Polairud Polres Tanbu Ajak Jaga Sungai dan Laut Bumi Bersujud
1,5 Kilometer Perpisahan, Dari Pedang Pora Hingga Rasa Pentol Paman Jhon
Sholawat Mengantar Tongkat Komando, Karpet Merah Menyambut Nahkoda Baru Polres Tanah Bumbu
Tim Gabungan Berhasil Temukan Korban Hilang Diduga Diterkam Buaya
Sekda Tanah Bumbu Turut Hadir dalam Pencarian Korban Hilang
Tim Gabungan Cari Remaja Hilang, Diduga Diterkam Buaya

Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 18:29 WITA

Kecelakaan di Jalan Bypass, Enam Mahasiswa KKN dan Satu Sopir Truk Meninggal Dunia

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 16:08 WITA

Duel Maut Mobil Tangki vs Pikap Mahasiswa KKN, 6 Diduga Meninggal Dunia

Rabu, 22 Juli 2026 - 12:57 WITA

Polres Tanah Bumbu Gelar Apel Kesiapsiagaan Karhutla, Kapolres: Tindakan Tegas bagi Pembakar Lahan Ilegal

Sabtu, 18 Juli 2026 - 11:22 WITA

Kasat Polairud Polres Tanbu Ajak Jaga Sungai dan Laut Bumi Bersujud

Rabu, 15 Juli 2026 - 16:00 WITA

1,5 Kilometer Perpisahan, Dari Pedang Pora Hingga Rasa Pentol Paman Jhon

Rabu, 15 Juli 2026 - 10:00 WITA

Sholawat Mengantar Tongkat Komando, Karpet Merah Menyambut Nahkoda Baru Polres Tanah Bumbu

Senin, 13 Juli 2026 - 14:37 WITA

Tim Gabungan Berhasil Temukan Korban Hilang Diduga Diterkam Buaya

Senin, 13 Juli 2026 - 11:07 WITA

Sekda Tanah Bumbu Turut Hadir dalam Pencarian Korban Hilang

Berita Terbaru