Batulicin,matarakyat.co.id – Angin pagi di halaman Polres Tanah Bumbu membawa kabar yang menggetarkan. Di hari yang sakral, HUT Bhayangkara Ke-80, tidak hanya lencana dan bendera yang berkibar. Ada kisah tentang keberanian yang diukir dalam tinta penghargaan.
Di tengah barisan prajurit berseragam rapi, Ketua DPRD Tanah Bumbu, Andrean Atma Maulani, melangkah maju. Tangannya menggenggam sebuah Piagam Penghargaan untuk diserahkan kepada seorang kesatria tanpa jubah: AKP Anang Setiawan, S.H., Kasat Reserse Narkoba Polres Tanah Bumbu, pada Rabu (01/07/2026)
Penghargaan itu bukan untuk seremoni semata. Ia adalah penanda bagi sebuah pertempuran sunyi yang dimenangkan. Keberhasilan pengungkapan jaringan narkoba seberat 2 Kilogram racun yang urung merusak masa depan anak-anak Banua.
Tatapan Andrean Atma Maulani saat menyerahkan piagam itu tegas, namun sarat makna. Ia tidak hanya memberi kertas berbingkai. Ia memberi penghormatan dari rumah rakyat kepada garda terdepan.
“Ini adalah bentuk apresiasi kami. Polri telah bekerja, berkeringat, dan bertaruh demi Tanah Bumbu yang bersih dari narkoba,” ucapnya, suaranya bergema di antara derap sepatu PDL.
AKP Anang Setiawan menerima piagam itu dengan kedua tangan. Di balik dasi merahnya, ada beban tanggung jawab yang kini terasa sedikit lebih ringan karena diakui.
Momen itu terbingkai sempurna. Seorang Polwan setia menjaga baki beludru, sementara ratusan personel berdiri sebagai saksi. Bhayangkara ke-80 tahun ini, bukan sekadar ulang tahun. Ia menjadi panggung bagi mereka yang diam-diam menjaga negeri tetap terjaga.
Karena di Tanah Bumbu, setiap gram narkoba yang digagalkan, adalah satu nyawa yang diselamatkan.






