Wabup Banjar Resmikan Dapur Gizi Sekumpul 005, Tegaskan Standar Kebersihan dan Pengawasan Ketat

- Jurnalis

Senin, 1 Juni 2026 - 15:48 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Peresmian Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sekumpul 005 yang berlokasi di Jalan Sekumpul Ujung, Gang Hijrah Jaya Nomor 2, Kelurahan Sekumpul, Kecamatan Martapura, Senin (1/6/2026).

Peresmian Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sekumpul 005 yang berlokasi di Jalan Sekumpul Ujung, Gang Hijrah Jaya Nomor 2, Kelurahan Sekumpul, Kecamatan Martapura, Senin (1/6/2026).

Martapura, matarakyat.co.id – Pemerintah Kabupaten Banjar kembali memperkuat dukungannya terhadap program pemenuhan gizi masyarakat melalui peresmian Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sekumpul 005 yang berlokasi di Jalan Sekumpul Ujung, Gang Hijrah Jaya Nomor 2, Kelurahan Sekumpul, Kecamatan Martapura, Senin (1/6/2026).

Peresmian dilakukan langsung oleh Wakil Bupati Banjar, Habib Idrus Al Habsyie.

Dalam kesempatan tersebut, ia menekankan pentingnya menjaga kualitas layanan dapur agar mampu menghasilkan makanan yang sehat, aman, dan memenuhi standar gizi bagi para penerima manfaat.

Menurut Habib Idrus, keberadaan dapur SPPG bukan sekadar fasilitas penyedia makanan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam membangun generasi yang sehat dan berkualitas.

Karena itu, seluruh proses pengolahan makanan harus dilakukan secara profesional dengan mengutamakan kebersihan dan keamanan pangan.

“Petugas harus memastikan kebersihan lingkungan kerja, peralatan memasak, hingga kualitas makanan yang disajikan. Perlakukan makanan yang diproduksi seolah-olah untuk anak sendiri. Pengawasan harus dilakukan sejak bahan baku diterima, proses memasak, distribusi hingga kebersihan petugas,” ujarnya.

Untuk meningkatkan kepercayaan publik terhadap program tersebut, Wakil Bupati juga menginstruksikan pemasangan kamera pengawas atau CCTV di area produksi dapur.

Langkah ini dinilai penting sebagai bentuk transparansi sekaligus pengawasan terhadap seluruh aktivitas pengolahan makanan.

Baca Juga :  Bupati Banjar Serahkan LKPD 2025 ke BPK, Tegaskan Komitmen Transparansi Keuangan

Ia menjelaskan, akses ke area produksi nantinya hanya diperbolehkan bagi pihak yang memiliki kewenangan, seperti pengawas dari Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, serta perwakilan komite orang tua siswa.

“Transparansi menjadi faktor penting dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap program ini,” katanya.

Selain aspek pengawasan, Habib Idrus meminta pengelola Dapur SPPG Sekumpul 005 menjalin koordinasi aktif dengan puskesmas terdekat.

Kerja sama tersebut diperlukan agar setiap laporan atau keluhan terkait makanan yang diterima siswa dapat segera ditangani secara cepat dan tepat.

Ia menegaskan bahwa pemerintah tidak akan mentolerir kelalaian yang berpotensi membahayakan kesehatan anak-anak. Apabila terjadi kasus keracunan atau pelanggaran serius yang menimbulkan keresahan masyarakat, maka program akan dievaluasi secara menyeluruh, termasuk kemungkinan penghentian sementara operasional.

“Keselamatan anak-anak adalah prioritas utama. Negara hadir untuk melindungi mereka, bukan mempertaruhkan kesehatan dan keselamatannya,” tegasnya.

Lebih lanjut, Habib Idrus mendorong pengelola dapur bersama Yayasan Albasia Graha untuk menyusun strategi keberlanjutan program.

Beberapa aspek yang menjadi perhatian antara lain penggunaan bahan pangan lokal, peningkatan kapasitas sumber daya manusia melalui pelatihan rutin, pengawasan kesehatan berkala, hingga memastikan distribusi makanan berjalan tepat waktu.

Ia berharap keberadaan Dapur SPPG Sekumpul 005 dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Martapura dan sekitarnya serta mendukung upaya peningkatan kualitas gizi anak secara berkelanjutan.

Baca Juga :  Disdukcapil Banjar Hadirkan Layanan Jemput Bola Lewat Program KAMU MANIS

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Banjar, H. Yudi Andrea, menyampaikan bahwa dengan beroperasinya SPPG Sekumpul 005, jumlah dapur gizi aktif di Kabupaten Banjar kini mencapai 39 unit yang berada dalam koordinasi Badan Gizi Nasional.

Menurutnya, kehadiran dapur tersebut tidak hanya berperan dalam mendukung program pemenuhan gizi dan percepatan penurunan angka stunting, tetapi juga berpotensi memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar.

“Selain membantu pemenuhan gizi masyarakat, dapur ini diharapkan mampu membuka lapangan pekerjaan bagi warga lokal dan mendorong perputaran ekonomi melalui pemanfaatan bahan baku dari daerah,” ungkap Yudi.

Berdasarkan hasil peninjauan awal, fasilitas dapur telah memenuhi standar kebersihan yang dipersyaratkan serta dilengkapi Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL).

Pemerintah daerah juga akan memastikan ketersediaan tenaga pendukung, termasuk ahli gizi, guna menjamin operasional dapur berjalan sesuai standar keamanan pangan dan kesehatan.

Dengan hadirnya SPPG Sekumpul 005, Pemerintah Kabupaten Banjar berharap program pemenuhan gizi masyarakat dapat berjalan lebih optimal sekaligus menjadi salah satu langkah strategis dalam menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya saing.

Berita Terkait

Inovasi LAPOR DATU Disdukcapil Banjar, Permudah Pelaporan Kematian hingga Penerbitan Akta
Disdukcapil Banjar Jemput Bola Lewat Pelita Desa, Akta Kelahiran Langsung Jadi di Tempat
SAPPA BANJAR Dorong Kesadaran Masyarakat Urus Dokumen Kependudukan
Tujuh Rumah Terbakar di Gambut, 19 Warga Kehilangan Tempat Tinggal dalam Semalam
Martapura Timur Sabet Juara Umum MTQ XLIX Kabupaten Banjar 2026, Raih 220 Poin dan Hadiah Rp25 Juta
Pemkab Banjar Selidiki Dugaan Pungutan di Area Bermain Taman CBS, Pengawasan Diperketat
Panen Padi di Beruntung Baru, Bupati Banjar Perkuat Komitmen Wujudkan Ketahanan Pangan
DPRD Banjar Mulai Bahas Perubahan APBD 2026, Pendapatan Daerah Diproyeksikan Rp2,29 Triliun

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 14:46 WITA

Inovasi LAPOR DATU Disdukcapil Banjar, Permudah Pelaporan Kematian hingga Penerbitan Akta

Selasa, 11 Agustus 2026 - 14:39 WITA

Disdukcapil Banjar Jemput Bola Lewat Pelita Desa, Akta Kelahiran Langsung Jadi di Tempat

Selasa, 11 Agustus 2026 - 12:53 WITA

SAPPA BANJAR Dorong Kesadaran Masyarakat Urus Dokumen Kependudukan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 09:50 WITA

Tujuh Rumah Terbakar di Gambut, 19 Warga Kehilangan Tempat Tinggal dalam Semalam

Rabu, 5 Agustus 2026 - 10:42 WITA

Martapura Timur Sabet Juara Umum MTQ XLIX Kabupaten Banjar 2026, Raih 220 Poin dan Hadiah Rp25 Juta

Selasa, 4 Agustus 2026 - 20:46 WITA

Pemkab Banjar Selidiki Dugaan Pungutan di Area Bermain Taman CBS, Pengawasan Diperketat

Selasa, 4 Agustus 2026 - 16:43 WITA

Panen Padi di Beruntung Baru, Bupati Banjar Perkuat Komitmen Wujudkan Ketahanan Pangan

Senin, 3 Agustus 2026 - 21:53 WITA

DPRD Banjar Mulai Bahas Perubahan APBD 2026, Pendapatan Daerah Diproyeksikan Rp2,29 Triliun

Berita Terbaru

Pemkab Banjar

SAPPA BANJAR Dorong Kesadaran Masyarakat Urus Dokumen Kependudukan

Selasa, 11 Agu 2026 - 12:53 WITA