Martapura, matarakyat.co.id – Seorang pria tanpa identitas ditemukan meninggal dunia di sebuah rumah kontrakan di Desa Simpang Empat, Kecamatan Kertak Hanyar, Kabupaten Banjar, Kamis (7/5/2026) malam sekitar pukul 20.00 Wita.
Kapolres Banjar AKBP Dr. Fadli melalui Plt Kasi Humas Iptu Rifani membenarkan adanya penemuan mayat tersebut. Saat ini polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas korban.
“Benar, telah ditemukan seorang laki-laki dalam keadaan meninggal dunia di sebuah rumah kontrakan di Desa Simpang Empat, Kecamatan Kertak Hanyar,” ujar Iptu Rifani, Jumat (8/5/2026).
Korban pertama kali ditemukan oleh saksi bernama Wahyu Budi Hadianto (39), seorang karyawan swasta asal Surabaya.
Saat itu saksi merasa curiga karena lampu rumah kontrakan korban belum menyala hingga malam hari.
“Saksi kemudian masuk ke dalam rumah untuk mengecek kondisi korban dan mendapati korban sudah dalam keadaan telentang di lantai,” jelasnya.
Sementara itu, saksi lainnya, M. Adi Yamin (30), mengungkapkan bahwa dua hari sebelum ditemukan meninggal dunia, korban sempat mengeluhkan kondisi kesehatannya.
“Korban mengaku sedang tidak enak badan dan merasakan sakit di bagian dada hingga sesak napas. Menurut keterangan saksi pertama, korban juga memiliki riwayat penyakit ginjal,” kata Iptu Rifani.
Setelah menemukan korban, para saksi kemudian memanggil warga sekitar serta tenaga kesehatan untuk memastikan kondisi korban.
Mendapat laporan tersebut, petugas piket Polsek Kertak Hanyar langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pengamanan dan memasang garis polisi.
Polisi juga berkoordinasi dengan Unit Inafis Satreskrim Polres Banjar guna melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Dari hasil pemeriksaan dokter forensik RSUD Ratu Zalecha Martapura, dr. Buyung Ramadhan, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
“Hasil pemeriksaan sementara tidak ditemukan tanda kekerasan pada tubuh korban. Korban diperkirakan telah meninggal dunia sekitar 6 hingga 12 jam sebelum ditemukan,” ungkapnya.
Polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti di lokasi, di antaranya dompet berisi uang tunai, beberapa kartu identitas perusahaan, kartu perbankan, telepon genggam, hingga sejumlah obat-obatan.
Saat ini jenazah masih berada di RSUD Ratu Zalecha Martapura untuk proses identifikasi sidik jari oleh Unit Inafis Satreskrim Polres Banjar.
“Jenazah sementara disimpan di lemari pendingin RSUD Ratu Zalecha sambil menunggu proses identifikasi dan pencarian pihak keluarga,” pungkas Iptu Rifani.
Sumber Berita : Rls Humas Polres






