Waikabubak,matarakyat.co.id – Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Waikabubak mengawali tahun 2026 dengan melakukan sosialisasi ke masyarakat tentang pencegahan kekerasan terhadap anak dan kampanye “Stop Bullying”.
Kegiatan ini dipusatkan di Gereja GKS Pusat Waikabubak dan dihadiri oleh para orang tua dan anak-anak yang tergabung dalam Pusat Pengembangan Anak (PPA) Kumanawaraga Ana GKS Pusat Waikabubak,pada Selasa (13/01/2026).
Pembimbing Kemasyarakatan Bapas Waikabubak, Benesius Tomasuy, menekankan bahwa kunci utama perlindungan anak berada di tangan orang tua. “Pemahaman orang tua tentang siapa anak akan mempengaruhi cara mereka memperlakukan anak,” kata Benesius. Ia juga menambahkan bahwa pencegahan kekerasan harus dimulai dari rumah, sehingga anak tidak menjadi pelaku kekerasan di kemudian hari akibat dari apa yang mereka terima.
Kegiatan ini merupakan kontribusi aktif Bapas Waikabubak dalam menekan angka Anak Bermasalah dengan Hukum (ABH). Dengan memberikan pemahaman yang kuat di tingkat keluarga, diharapkan potensi pelanggaran hukum yang melibatkan anak dapat diminimalisir.
Peserta kegiatan, Neni Rambu Moha, mengungkapkan bahwa kegiatan seperti ini sangat bermanfaat dan diharapkan dapat terus dilaksanakan kepada masyarakat guna merubah mindset dan perilaku masyarakat secara umum.
Dengan komitmen bersama antara Bapas Kelas II Waikabubak dan GKS Pusat Waikabubak, diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang aman bagi pertumbuhan anak-anak di Sumba Barat.






