Banjir Rob di Aluh-Aluh Tak Kunjung Usai, Febrianor Minta Pemerintah Serius Cari Solusi

- Jurnalis

Selasa, 9 Desember 2025 - 18:47 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Martapura, matarakyat.co.id — Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Banjar, Febrianor Rahman, menyampaikan keprihatinannya terkait banjir rob yang terus berulang di Kecamatan Aluh-Aluh.

Ia menegaskan bahwa persoalan ini tidak bisa lagi dianggap sebagai kejadian tahunan yang wajar, karena dampaknya semakin menyulitkan warga.

Febrianor mengungkapkan bahwa dirinya baru-baru ini meninjau langsung daerah tersebut dan menyaksikan bagaimana akses jalan menjadi sangat terganggu saat air pasang naik.

“Saya kemarin melihat langsung kondisi di lapangan. Jalan yang tergenang membuat masyarakat kesulitan beraktivitas. Setiap tahun mereka harus menghadapi situasi yang sama, dan tentu saja ini sangat memprihatinkan,” ujarnya, Selasa (9/12/2025).

Baca Juga :  Hujan Deras Picu Banjir di Aranio, Danpos Kodim 1006/Banjar dan BPBD Evakuasi Warga

Politisi PPP itu menjelaskan bahwa meski banjir rob biasanya tidak berlangsung lama, aktivitas warga tetap lumpuh total.

Pengendara sepeda motor tidak dapat melintas karena ketinggian air menutup badan jalan.

“Masyarakat terpaksa menunggu air benar-benar surut sebelum bisa kembali beraktivitas,” tuturnya.

Ia menilai bahwa meski warga Aluh-Aluh telah terbiasa menghadapi banjir musiman ini, pemerintah daerah tetap harus hadir memberikan solusi nyata.

Menurutnya, kebiasaan masyarakat menghadapi rob bukan alasan untuk membiarkan masalah tersebut berlarut-larut.

Baca Juga :  PELITA dan Dispersip Tanbu Ajak Masyarakat Dekat dengan Literasi

“Walaupun warga sudah terbiasa, pemerintah tetap harus turun tangan. Harapannya, ada langkah nyata dan perencanaan jangka panjang untuk mengatasi persoalan ini,” tegasnya.

Febrianor menambahkan bahwa penanganan banjir rob harus menjadi prioritas agar masyarakat dapat hidup dan bekerja dengan aman tanpa terus-menerus diganggu luapan air pasang setiap tahunnya.

“Ini harus menjadi perhatian utama. Warga perlu merasa aman dan nyaman saat beraktivitas, tanpa dihantui banjir rob yang terus datang,” pungkas lulusan Magister Hukum STIHSA Banjarmasin tersebut.

Berita Terkait

Dirjen Imigrasi Paparkan 3 Pilar Strategi Nasional di Forum DGICM ASEAN ke-29, Indonesia Ditunjuk Pimpin Isu Penyelundupan Manusia
Ali Syahbana Ajak Pemuda Karang Intan Tingkatkan Kapasitas Intelektual dan Kepemimpinan
Setahun Dijabat Plt, Delapan SKPD di Banjar Belum Punya Kepala Definitif
DPRD Tanbu Dengarkan Pendapat Pemkab Soal Raperda
DPRD Tanbu Dorong Percepatan Pembangunan Jembatan Satui
Wakil Ketua DPRD Puji Keberhasilan Polres Tanbu Ungkap Narkoba 1,9 Kilo
DPRD Tanbu Minta Kepolisian Lakukan Pengawasan Distribusi BBM
DPRD Tanbu Soroti SiLPA di LPJ APBD 2025

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 11:53 WITA

Dirjen Imigrasi Paparkan 3 Pilar Strategi Nasional di Forum DGICM ASEAN ke-29, Indonesia Ditunjuk Pimpin Isu Penyelundupan Manusia

Rabu, 24 Juni 2026 - 14:33 WITA

Ali Syahbana Ajak Pemuda Karang Intan Tingkatkan Kapasitas Intelektual dan Kepemimpinan

Selasa, 23 Juni 2026 - 18:55 WITA

Setahun Dijabat Plt, Delapan SKPD di Banjar Belum Punya Kepala Definitif

Selasa, 23 Juni 2026 - 08:39 WITA

DPRD Tanbu Dengarkan Pendapat Pemkab Soal Raperda

Selasa, 23 Juni 2026 - 08:34 WITA

DPRD Tanbu Dorong Percepatan Pembangunan Jembatan Satui

Minggu, 21 Juni 2026 - 17:24 WITA

Wakil Ketua DPRD Puji Keberhasilan Polres Tanbu Ungkap Narkoba 1,9 Kilo

Minggu, 21 Juni 2026 - 08:29 WITA

DPRD Tanbu Minta Kepolisian Lakukan Pengawasan Distribusi BBM

Senin, 15 Juni 2026 - 19:40 WITA

DPRD Tanbu Soroti SiLPA di LPJ APBD 2025

Berita Terbaru

oplus_0

Nasional

Di Bawah Lampu Tathya, Jual Beli Asa Bernama Voli

Kamis, 25 Jun 2026 - 08:11 WITA