Banjarmasin, matarakyat.co.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Banjarmasin melalui Dinas Sosial menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Pusat Kesejahteraan Sosial (Puskesos) Kelurahan se-Kota Banjarmasin di Aula Kecamatan Banjarmasin Selatan, Senin (26/10/2026).
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas petugas sekaligus memperkuat kualitas pelayanan sosial bagi masyarakat, khususnya warga miskin dan rentan.
Kegiatan tersebut dibuka oleh Sekretaris Daerah Kota Banjarmasin, Ichrom Muftezar, yang mewakili Wali Kota Banjarmasin, HM Yamin HR. Sebanyak 168 peserta mengikuti kegiatan ini, terdiri atas fasilitator, petugas verifikasi dan validasi (verivali) dari Dinas Sosial, serta staf front office dan back office Puskesos di tingkat kelurahan dan kecamatan.
Bimtek ini menjadi sarana untuk memperkuat pemahaman dan kapasitas petugas dalam memberikan pelayanan sosial yang optimal, responsif, dan tepat sasaran.
Dalam arahannya, Ichrom menegaskan bahwa pelayanan sosial merupakan salah satu kewajiban mendasar pemerintah untuk memastikan seluruh lapisan masyarakat dapat mengakses bantuan dan perlindungan sosial sesuai kebutuhan.
“Pusat Kesejahteraan Sosial mempunyai peran strategis sebagai garda terdepan pintu pelayanan sosial di tingkat kelurahan, yang bersentuhan langsung di masyarakat,” ujarnya saat membuka kegiatan.
Menurutnya, setiap kebutuhan dan pengaduan warga harus diterima, dicatat, diverifikasi, dan ditindaklanjuti secara tepat melalui layanan Puskesos dengan dukungan koordinasi antarpihak terkait.
Ia juga menekankan pentingnya pemahaman petugas terhadap tugas, fungsi, dan tanggung jawab masing-masing agar pelayanan sosial dapat berjalan efektif.
“Kita harapkan seluruh peserta, baik fasilitator, petugas verifikasi, hingga tenaga kesejahteraan sosial di tingkat kecamatan maupun kelurahan, dapat meningkatkan kompetensi, semakin solid dan piawai dalam pelayanan, serta memahami perannya masing-masing,” katanya.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kota Banjarmasin berharap penyelenggaraan pelayanan sosial semakin responsif dan manfaatnya dapat dirasakan secara nyata oleh masyarakat, khususnya warga miskin dan kelompok rentan yang membutuhkan bantuan serta perlindungan sosial.






