Banjarmasin, matarakyat.co.id — Pemerintah Kota Banjarmasin mendukung pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui program Bulog Peduli Rumah Pangan Kita (RPK) Mandiri. Penyerahan bantuan tersebut dipusatkan di Ballroom Hotel BW Kindai, Banjarmasin, Jumat (16/10).
Wali Kota Banjarmasin, H. Muhammad Yamin HR, menyampaikan apresiasi kepada Perum Bulog, khususnya Kantor Wilayah Kalimantan Selatan, atas kepeduliannya terhadap pertumbuhan sektor UMKM di daerah. Menurutnya, program ini menjadi langkah strategis untuk membuka peluang usaha, memperkuat kemandirian ekonomi, serta meningkatkan kesejahteraan keluarga masyarakat.
“Dukungan terhadap UMKM tidak cukup hanya melalui pemberian modal, tetapi juga perlu disertai pembekalan kewirausahaan agar pelaku usaha mampu mengelola dan mengembangkan bisnis secara berkelanjutan,” ujar Yamin.
Ia berharap bantuan tersebut tidak berhenti sebagai stimulan sesaat, melainkan menjadi titik awal tumbuhnya usaha yang produktif dan mandiri. Yamin juga berharap kerja sama lintas sektor ini dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak pelaku UMKM di Banjarmasin.
Untuk memastikan program tepat sasaran, Pemkot Banjarmasin akan mendorong kolaborasi melalui Dinas Koperasi, Usaha Mikro, dan Tenaga Kerja (Diskopumker).
“Ini salah satu program Bulog yang bisa dikolaborasi dengan program-program pemerintah daerah maupun program Bapak Presiden Prabowo Subianto, dan tentunya bagaimana kita bisa membawa UMKM itu naik kelas,” pungkasnya.
Sementara itu, Direktur Pengadaan Perum Bulog, Prihasto Setyanto, menjelaskan bahwa bantuan program Bulog Peduli RPK Mandiri ini disalurkan kepada 30 pelaku UMKM di Kota Banjarmasin. Setiap penerima memperoleh bantuan senilai Rp5,3 juta yang diwujudkan dalam bentuk fasilitas rak serta modal usaha berupa barang dagangan.
“RPK ini merupakan outlet resmi Bulog yang menyalurkan beras program pemerintah, beras komersial, minyak goreng, dan komoditas pangan lainnya,” jelas Prihasto.
Ia berharap bantuan permodalan dan fasilitas usaha tersebut dapat dimanfaatkan secara produktif oleh para penerima manfaat, sehingga mampu mendongkrak pendapatan serta memperkuat ketahanan ekonomi keluarga di tingkat lokal.






