Tanah Bumbu Jalin MoU dengan KLH untuk Pengelolaan Sampah Berkelanjutan

- Jurnalis

Minggu, 8 Februari 2026 - 21:10 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Batulicin,matarakyat.co.id – Bupati Tanah Bumbu, Andi Rudi Latif dan Sekretaris Utama KLH/BPLH Rosa Vivien Ratnawati menandatangani Nota Kesepahaman antara Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) dan Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu, Kamis, (5/2/2026) di Jakarta.

Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif menyampaikan bahwa pengelolaan sampah memiliki peran strategis dalam peningkatan kualitas hidup masyarakat. Menurutnya, isu sampah tidak hanya menyangkut kebersihan, tetapi juga kesehatan, ekonomi, dan kesejahteraan sosial.

“Kami meyakini bahwa pengelolaan sampah merupakan pintu masuk yang sangat penting dalam upaya peningkatan kualitas hidup sekaligus sebagai bagian dari dukungan Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu terhadap pencapaian target nasional pengelolaan sampah sebagaimana diamanatkan dalam RPJMN 2025–2029,” ungkap Andi Rudi Latif.

Baca Juga :  Berikan Rasa Aman Dalam Beribadah, Polsek Batulicin Gelar Tarawih Keliling

Ia menambahkan, kerja sama ini sejalan dengan visi dan misi pembangunan Kabupaten Tanah Bumbu. Yakni mewujudkan penataan kota dan pembangunan desa yang berkelanjutan dengan memperhatikan tata ruang dan kelestarian lingkungan.

Sementara itu, Sekretaris Utama KLH/BPLH Rosa Vivien Ratnawati mengapresiasi langkah progresif Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu. Menurutnya, sinergi antara pemerintah pusat dan daerah sangat dibutuhkan untuk menghadapi tantangan lingkungan yang semakin kompleks.

Baca Juga :  Hampir Satu Kilo Gram Sabu Dimusnahkan Satresnarkoba Polres Tanbu

“Kami mengapresiasi upaya Pemerintah Daerah Tanah Bumbu untuk mendorong kemajuan dan pembangunan melalui sinergitas program perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup di Kabupaten Tanah Bumbu,” ujar Rosa Vivien Ratnawati.

Dengan adanya kerja sama ini, diharapkan pengelolaan lingkungan hidup di Kabupaten Tanah Bumbu dapat berjalan lebih terarah, terintegrasi, dan berkelanjutan.

Selain itu, Penandatanganan MoU tersebut merupakan wujud keseriusan Tanah Bumbu dalam menjawab tantangan lingkungan, khususnya persoalan sampah dan limbah. Kolaborasi lintas sektor ini diharapkan mampu menghasilkan kebijakan yang lebih terarah dan berdampak nyata bagi masyarakat.

Berita Terkait

Dirjen Imigrasi Minta Jajaran Fokus Kerja dan Hilangkan Budaya Kerja Lama yang Tidak Patut
Media Diminta Keluar, DPRD Banjar Beberkan Alasan Pembahasan PT MMI Digelar Tertutup
Komisi II DPRD Banjar Dorong Produk UMKM Masuk Jaringan Minimarket Nasional
Jalan Aluh-Aluh Rusak Lagi, DPRD Banjar Minta Truk Overload Ditertibkan
RDP dengan DPRD, RSUD Ratu Zalecha Paparkan Strategi Atasi Antrean Pasien
Temukan Jalan Tengah: Nelayan Dapat BBM, SPBU Tetap Tertib Aturan
Ali Syahbana Desak Polisi Tangkap Pelaku Pelecehan Seksual terhadap Santriwati di Martapura
Di Lapangan Bhayangkara, Janji Kebangsaan Ditegakkan Kembali

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 08:49 WITA

Dirjen Imigrasi Minta Jajaran Fokus Kerja dan Hilangkan Budaya Kerja Lama yang Tidak Patut

Selasa, 9 Juni 2026 - 08:30 WITA

Media Diminta Keluar, DPRD Banjar Beberkan Alasan Pembahasan PT MMI Digelar Tertutup

Jumat, 5 Juni 2026 - 21:39 WITA

Komisi II DPRD Banjar Dorong Produk UMKM Masuk Jaringan Minimarket Nasional

Jumat, 5 Juni 2026 - 21:36 WITA

Jalan Aluh-Aluh Rusak Lagi, DPRD Banjar Minta Truk Overload Ditertibkan

Jumat, 5 Juni 2026 - 08:17 WITA

RDP dengan DPRD, RSUD Ratu Zalecha Paparkan Strategi Atasi Antrean Pasien

Kamis, 4 Juni 2026 - 18:07 WITA

Temukan Jalan Tengah: Nelayan Dapat BBM, SPBU Tetap Tertib Aturan

Selasa, 2 Juni 2026 - 16:45 WITA

Ali Syahbana Desak Polisi Tangkap Pelaku Pelecehan Seksual terhadap Santriwati di Martapura

Senin, 1 Juni 2026 - 10:53 WITA

Di Lapangan Bhayangkara, Janji Kebangsaan Ditegakkan Kembali

Berita Terbaru

Desa Awang Bangkal Barat

Stunting di Awang Bangkal Barat Turun Jadi 26 Persen, Pemdes Targetkan Nol Kasus

Senin, 8 Jun 2026 - 14:48 WITA