Stok Bapok Aman, TPID Banjar dan Polres Cek Gudang Distributor

- Jurnalis

Senin, 9 Maret 2026 - 17:21 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Martapura, matarakyat.co.id – Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Banjar bersama kepolisian dan instansi terkait melakukan pengecekan stok bahan pokok di gudang distributor serta memantau harga pangan di pasar tradisional di Martapura, Senin (9/3/2026).

Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan ketersediaan stok serta kelancaran distribusi bahan pokok menjelang Ramadan hingga Idulfitri.

Pengecekan tersebut melibatkan berbagai instansi, di antaranya Dinas Koperasi Usaha Mikro Perindustrian dan Perdagangan (DKUMPP) Kabupaten Banjar, Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan, Dinas Pertanian, Bagian Perekonomian Setda Banjar, serta jajaran Polres Banjar.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala DKUMPP Kabupaten Banjar, Linda Yunianti, mengatakan pemeriksaan dilakukan di beberapa gudang distributor utama guna memastikan stok kebutuhan pokok masyarakat tetap tersedia dan proses distribusi berjalan dengan baik.

Menurut Linda, secara umum kondisi stok bahan pokok di Kabupaten Banjar masih dalam kategori aman. Distribusi dari distributor ke pasar maupun toko juga berlangsung normal.

“Sejauh ini stok bahan pokok masih mencukupi. Distribusinya juga berjalan lancar sehingga diharapkan tidak terjadi kelangkaan maupun lonjakan harga menjelang hari besar keagamaan,” ujarnya.

Lokasi pertama yang dikunjungi tim adalah gudang PT Garuda Wisnu Amerta di Jalan Ahmad Yani Km 15, Kecamatan Gambut. Gudang tersebut menyimpan berbagai produk kebutuhan pokok seperti minyak goreng, mi instan, teh, sarden hingga air mineral kemasan.

Baca Juga :  Lindungi Hak Konsumen, DKUMPP Banjar Lakukan Tera Ulang di SPBU Martapura

Dari hasil pengecekan, stok minyak goreng merek Alif tercatat sekitar 5.000 karton. Gudang ini juga menjadi salah satu tempat pengemasan minyak goreng program pemerintah, Minyakita, yang bahan bakunya berasal dari Kabupaten Kotabaru.

Produk Minyakita tersebut selanjutnya disalurkan ke sejumlah toko di wilayah Kabupaten Banjar, di antaranya Toko Halwa, Toko Aini dan Toko Ahmad. Dalam satu kali proses pengemasan, gudang ini mampu menghasilkan sekitar 2.400 kemasan minyak goreng ukuran dua liter.

Setelah itu, tim melanjutkan pengecekan ke Gudang PT Indo Marco yang berada di Jalan Ahmad Yani Km 12,2, Kecamatan Gambut.

Supervisor PT Indo Marco, Deny, menjelaskan gudang tersebut menjadi pusat distribusi bahan pokok untuk jaringan ritel Indomaret di wilayah Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah.

Ia menyebutkan pasokan barang ke gudang terus berdatangan setiap hari sehingga stok dipastikan cukup hingga Idulfitri.

“Untuk komoditas seperti beras dan minyak goreng saat ini tidak ada di gudang karena sudah didistribusikan ke gerai ritel di wilayah Kalsel dan Kalteng,” jelasnya.

Baca Juga :  Pemkab Banjar Dorong Transparansi Lewat Sosialisasi Website Jaga Desa dan Kelurahan

Pengecekan terakhir dilakukan di Gudang Beras PT Fajar Nusantara Abadi yang berada di Desa Tatah Belayung Baru, Kecamatan Kertak Hanyar.

Gudang ini menyimpan berbagai merek beras, di antaranya 2T, Harum Sari, 2M, Sari Wangi, Sari Murni, Sari Manis, hingga Pita Kecapi.

Pemilik gudang menyebutkan proses pengemasan beras di tempat tersebut mampu mencapai sekitar 50 ton per hari. Beras yang diproses berasal dari petani lokal di Kabupaten Banjar serta pasokan dari Provinsi Kalimantan Tengah, kemudian didistribusikan ke sejumlah daerah di Kalimantan Selatan.

Sementara itu, Kapolres Banjar AKBP Dr Fadli melalui Kasat Reskrim AKP Rifandy Purnayangkara Putra menegaskan pihak kepolisian turut melakukan pengawasan guna mencegah terjadinya penimbunan maupun gangguan distribusi bahan pokok.

Ia memastikan Polres Banjar akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk menjaga kelancaran distribusi serta stabilitas harga kebutuhan pokok di pasaran.

“Pengawasan akan terus dilakukan bersama pemerintah daerah agar tidak ada praktik penimbunan yang dapat memicu kenaikan harga di masyarakat,” tegasnya.

Kegiatan pengecekan gudang bahan pokok tersebut berlangsung hingga pukul 13.45 Wita dan berjalan dengan aman serta lancar.

Berita Terkait

Pemkab Banjar Konsisten Lestarikan Tradisi, Festival Becatuk Dauh 2026 Digelar Meriah
Bupati Banjar Salurkan Hibah 2026, Perkuat Peran Lembaga Keagamaan
Saidi Mansyur: Safari Ramadan Bukan Seremonial, tapi Ruang Serap Aspirasi
Kejari Banjar Sosialisasikan Plea Bargaining, Tekankan Transparansi dan Hak Korban
Apel Gabungan Pemkab Banjar Soroti Peningkatan Literasi dan Optimalisasi Arsip Digital
Exit Meeting LK 2025, Pemkab Banjar Siap Hadapi Pemeriksaan Terinci BPK April Mendatang
Pemkab Banjar Percepat Validasi Data, Pastikan Kendaraan Dinas Taat Pajak
Jaga Stabilitas Harga, Pemkab Banjar dan Polres Gelar Pasar Murah Ramadan di Gambut

Berita Terkait

Senin, 9 Maret 2026 - 17:21 WITA

Stok Bapok Aman, TPID Banjar dan Polres Cek Gudang Distributor

Selasa, 3 Maret 2026 - 14:27 WITA

Bupati Banjar Salurkan Hibah 2026, Perkuat Peran Lembaga Keagamaan

Senin, 2 Maret 2026 - 14:23 WITA

Saidi Mansyur: Safari Ramadan Bukan Seremonial, tapi Ruang Serap Aspirasi

Senin, 2 Maret 2026 - 14:20 WITA

Kejari Banjar Sosialisasikan Plea Bargaining, Tekankan Transparansi dan Hak Korban

Senin, 2 Maret 2026 - 14:17 WITA

Apel Gabungan Pemkab Banjar Soroti Peningkatan Literasi dan Optimalisasi Arsip Digital

Senin, 2 Maret 2026 - 12:18 WITA

Exit Meeting LK 2025, Pemkab Banjar Siap Hadapi Pemeriksaan Terinci BPK April Mendatang

Minggu, 1 Maret 2026 - 14:15 WITA

Pemkab Banjar Percepat Validasi Data, Pastikan Kendaraan Dinas Taat Pajak

Jumat, 20 Februari 2026 - 19:26 WITA

Jaga Stabilitas Harga, Pemkab Banjar dan Polres Gelar Pasar Murah Ramadan di Gambut

Berita Terbaru

Pemkab Banjar

Stok Bapok Aman, TPID Banjar dan Polres Cek Gudang Distributor

Senin, 9 Mar 2026 - 17:21 WITA