Pemkab Banjar Ajak Parpol hingga Swasta Turun Tangan Tangani Banjir, Distribusi Bantuan Masih Belum Merata

- Jurnalis

Minggu, 4 Januari 2026 - 10:18 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekretaris Daerah Kabupaten Banjar, Yudhi Andrea. (Foto: Dok Matarakyat)

Sekretaris Daerah Kabupaten Banjar, Yudhi Andrea. (Foto: Dok Matarakyat)

Banjar, matarakyat.co.id – Pemerintah Kabupaten Banjar mengakui bahwa penanganan banjir yang meluas di sejumlah kecamatan tidak dapat ditangani oleh pemerintah daerah semata.

Keterlibatan berbagai pihak dinilai menjadi kebutuhan mendesak, di tengah masih ditemukannya wilayah terdampak yang belum sepenuhnya tersentuh bantuan.

Hal tersebut disampaikan melalui surat edaran yang dikeluarkan Sekretaris Daerah Kabupaten Banjar, Yudhi Andrea, pada Sabtu (3/1/2026).

Dalam edaran itu, pemerintah daerah mengajak partai politik, organisasi kemasyarakatan, dunia usaha, hingga perusahaan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) untuk berpartisipasi aktif dalam penanganan bencana banjir.

Ajakan ini menyusul peningkatan status bencana banjir dari Siaga Darurat menjadi Tanggap Darurat, sebagaimana tertuang dalam Surat Keputusan Bupati Banjar Nomor 188.45/533/KUM/2025.

Status tersebut ditetapkan setelah banjir merendam wilayah yang semakin luas dan berdampak pada ribuan warga di Kabupaten Banjar.

Meski demikian, langkah pemerintah membuka ruang partisipasi lintas sektor juga menyoroti persoalan mendasar, terutama soal distribusi bantuan yang belum sepenuhnya merata.

Baca Juga :  Banjir Banjar Meluas ke 9 Kecamatan, Lebih dari 122 Ribu Warga Terdampak, Status Darurat Diperpanjang

Pemerintah daerah mengakui masih ada sejumlah titik yang belum terjangkau optimal akibat luasnya wilayah genangan dan keterbatasan akses.

“Banjir ini berdampak luas dan pemerintah daerah tidak mungkin bekerja sendiri. Dibutuhkan kolaborasi semua pihak agar bantuan benar-benar sampai kepada masyarakat,” ujar Sekda Banjar Yudhi Andrea, belum lama tadi.

Ia mengapresiasi partai politik dan organisasi yang telah lebih dulu menyalurkan bantuan logistik ke lapangan.

Namun, Yudhi menilai upaya tersebut masih perlu diperkuat dengan koordinasi yang lebih rapi agar tidak terjadi penumpukan bantuan di satu lokasi, sementara wilayah lain kekurangan.

“Kami masih menyalurkan bantuan secara bertahap, dengan prioritas daerah yang terdampak paling parah. Ini menjadi tantangan besar karena hampir sebagian besar desa terdampak banjir,” katanya.

Selain bantuan logistik, Pemkab Banjar menurunkan tim kesehatan yang bertugas setiap hari untuk memberikan layanan medis dan membagikan obat-obatan kepada warga terdampak banjir.

Baca Juga :  Dieksekusi Usai Sidang PK, Pria Lanjut Usia Ditahan di Lapas Banjarbaru

Pemerintah juga menyiapkan data lokasi dan kontak petugas lapangan guna mempermudah koordinasi lintas pihak.

Untuk pengungsian, sejumlah fasilitas telah disiapkan, seperti Aula Dinas Pendidikan yang saat ini telah digunakan.

Pemerintah juga menyiapkan Aula BKD dan Guest House sebagai alternatif apabila jumlah pengungsi terus bertambah.

Sementara itu, warga yang memilih mengungsi ke rumah keluarga atau kerabat tetap dijanjikan mendapatkan suplai logistik.

Pemerintah daerah menyatakan akan memfasilitasi penuh warga yang tidak memiliki tempat tinggal sementara selama masa tanggap darurat berlangsung.

Pemkab Banjar berharap keterlibatan lintas sektor tidak berhenti pada imbauan, tetapi diwujudkan dalam aksi nyata yang terkoordinasi dengan baik.

Pemerintah juga menegaskan komitmen untuk terus memperbaiki mekanisme penyaluran bantuan agar tidak ada warga terdampak yang terlewat.

“Yang terpenting, masyarakat benar-benar merasakan kehadiran negara di tengah bencana, bukan hanya melalui pernyataan, tetapi melalui bantuan yang merata dan tepat sasaran,” pungkas Yudhi Andrea.

Berita Terkait

Pemkab Banjar Tingkatkan Kualitas Layanan Publik Lewat Forum Konsultasi Publik 2026
BPBD Banjar Sigap Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Tanjung Rema
Pemkab Banjar Genjot Realisasi Anggaran, Target Triwulan II Harus Tercapai
Pemkab Banjar Perkuat Komitmen Kabupaten Layak Anak Lewat E-Monev 2026
Bupati Banjar Kukuhkan Pengurus PABPDSI 2026–2028, Perkuat Peran Strategis BPD di Desa
Seleksi Paskibraka Banjar 2026 Dimulai, 185 Pelajar Berebut 33 Posisi Terbaik
Bupati Banjar Serahkan LKPD 2025 ke BPK, Tegaskan Komitmen Transparansi Keuangan
Wabup Banjar Tutup Pasar Murah Ramadan, 4.800 Paket Sembako Disalurkan

Berita Terkait

Kamis, 9 April 2026 - 15:49 WITA

Pemkab Banjar Tingkatkan Kualitas Layanan Publik Lewat Forum Konsultasi Publik 2026

Selasa, 7 April 2026 - 17:51 WITA

BPBD Banjar Sigap Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Tanjung Rema

Senin, 6 April 2026 - 15:55 WITA

Pemkab Banjar Genjot Realisasi Anggaran, Target Triwulan II Harus Tercapai

Kamis, 2 April 2026 - 16:00 WITA

Bupati Banjar Kukuhkan Pengurus PABPDSI 2026–2028, Perkuat Peran Strategis BPD di Desa

Rabu, 1 April 2026 - 17:56 WITA

Seleksi Paskibraka Banjar 2026 Dimulai, 185 Pelajar Berebut 33 Posisi Terbaik

Rabu, 1 April 2026 - 15:57 WITA

Bupati Banjar Serahkan LKPD 2025 ke BPK, Tegaskan Komitmen Transparansi Keuangan

Rabu, 11 Maret 2026 - 15:27 WITA

Wabup Banjar Tutup Pasar Murah Ramadan, 4.800 Paket Sembako Disalurkan

Senin, 9 Maret 2026 - 17:21 WITA

Stok Bapok Aman, TPID Banjar dan Polres Cek Gudang Distributor

Berita Terbaru