Kabupaten Banjar, matarakyat.co.id — Kampung Putra Bulu, destinasi wisata alam yang terletak di Desa Awang Bangkal Barat, Kecamatan Karang Intan, Kabupaten Banjar kini hadir dengan konsep baru yang lebih segar dan menarik.
Setelah sempat tutup, objek wisata yang terletak di wilayah Karang Intan, Desa Awang Bangkal Barat ini kembali dibuka untuk umum dengan nuansa yang berbeda tanpa seremoni resmi.
Pengelola Kampung Wisata Putra Bulu, Yoga Hidayat, menyampaikan bahwa pembukaan kali ini mengusung konsep soft opening.

Hal tersebut dilakukan agar pengelola dapat menyesuaikan pelayanan berdasarkan kebutuhan dan respons pengunjung.
“Kami sebut ini sebagai ‘cek ombak’. Kami buka kembali sambil menampung masukan, saran, dan kritik dari pengunjung untuk terus berbenah,” ujar Yoga saat ditemui di lokasi.
Beroperasi setiap hari mulai pukul 08.00 hingga 17.30 WITA, wisata ini kini menawarkan sejumlah fasilitas baru yang bisa dinikmati pengunjung dari berbagai kalangan.
Salah satu daya tarik utama yang dihadirkan adalah “Family Area”, sebuah taman terbuka yang dapat dimanfaatkan untuk berbagai aktivitas seperti camping, piknik, acara makan malam, hingga gathering.
Selain itu, tersedia juga Dermaga Setengah Lingkaran lengkap dengan gazebo ukuran kecil dan besar untuk tempat bersantai atau makan bersama.
Tak hanya itu, Kampung Wisata Putra Bulu juga tengah mempersiapkan rumah kaca yang dinamakan Deleksos. Terletak tepat di samping danau, rumah kaca ini menawarkan pengalaman bersantai yang jarang ditemui di Kalimantan Selatan.
“Kalau ingin menikmati danau dengan suasana nyaman bersama keluarga atau teman, datanglah ke Putra Bulu,” tambah Yoga.
Wahana Air dan Harga Tiket Masuk Fasilitas wisata air turut menjadi andalan Kampung Putra Bulu.
“Harga sewa wahana bervariasi, dimulai dari Rp35.000, sedangkan untuk jetski dikenakan tarif Rp350.000 per 15 menit,” jelasnya.
Fasilitas lainnya mencakup taman untuk camping, piknik, dan acara gathering, sejumlah gazebo berbagai ukuran, hingga dermaga yang bisa difungsikan sebagai spot makan atau bersantai.
Wisatawan juga dapat mencoba wahana air seperti sepeda air, banana boat, donat boat dan Jetski, dengan tarif mulai Rp35.000 hingga Rp 300.000 ribu.
Sementara, Pambakal Desa Awang Bangkal Barat, Pajrul Ripani, mengapresiasi penuh kehadiran kembali Wisata Kampung Putra Bulu. Menurutnya, kawasan wisata ini menjadi aset penting desa yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi warga.
“Kami dari pemerintah desa tentu sangat mendukung. Wisata ini bukan hanya soal tempat rekreasi, tapi juga membuka lapangan kerja baru dan menjadi peluang bagi warga untuk berjualan, menyewakan jasa, atau bahkan membuka usaha sendiri,” kata Pajrul.
Pajrul juga menambahkan, keberadaan wisata ini bisa memperkuat potensi desa berbasis alam dan mendorong generasi muda untuk ikut terlibat dalam pengelolaan pariwisata berkelanjutan.

“Kampung Putra Bulu bisa jadi wajah baru Desa Awang Bangkal Barat. Kami berharap ke depan akan semakin banyak wisatawan yang datang dan membawa dampak positif bagi seluruh masyarakat,” ucapnya.
Untuk masa soft opening, harga tiket masuk masih promo: Rp15.000 (hari biasa), Rp20.000 (akhir pekan), dan Rp25.000 (hari libur nasional). Rumah kaca dan beberapa area utama ditargetkan rampung dalam waktu dekat, dengan kesiapan fasilitas yang saat ini telah mencapai 75 persen.
Kampung Wisata Putra Bulu menjadi alternatif baru bagi masyarakat yang ingin menikmati suasana alam, danau, dan udara segar tanpa harus pergi jauh dari pusat kota.
Wajah barunya membawa harapan baru untuk menjadikan tempat ini sebagai destinasi favorit keluarga dan komunitas di Kalimantan Selatan.






