Jalan Penghubung Dua Desa Ini Gelap Gulta, Begini Tanggapan DPRKPLH

- Jurnalis

Selasa, 29 April 2025 - 19:51 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Martapura, matarakyat.co.id – Kondisi Jalan Keramat yang menghubungkan Desa Keramat dan Desa Tungkaran, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, kian memprihatinkan.

Tidak hanya rusak parah akibat banjir, jalan ini juga gelap gulita pada malam hari karena minimnya penerangan jalan umum (PJU), sehingga mengancam keselamatan warga yang melintas.

Padahal, lokasi Jalan Keramat hanya berjarak beberapa kilometer dari pusat Kota Martapura. Namun hingga kini, kondisi jalan yang menjadi akses penting antar kecamatan tersebut masih luput dari perhatian serius pemerintah.

Kepala Bidang Kawasan Permukiman pada Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (DPRKPLH) Banjar, Ali Ilyas, membenarkan bahwa PJU merupakan bagian dari tanggung jawab instansinya.

Baca Juga :  Dinkes Banjar Gelar Sosialisasi K3, Dorong Lingkungan Kerja Sehat dan Aman

“Tahun lalu kami pasang lampu dari Sungai Sipai sampai pertigaan Dinas Pertanian,” ujar Ali, Senin (29/4/2024).

Namun, ia mengakui terdapat lampu penerangan di sekitar jembatan Jalan Keramat yang kini tidak berfungsi.

“Informasi dari tim teknis, memang ada lampu di dekat jembatan, tapi sudah mati karena belum dipelihara,” tambahnya.

Ali menjelaskan, pihaknya telah menurunkan tim untuk melakukan survei lapangan dan berkoordinasi dengan kepala desa setempat guna menyerap aspirasi warga.

“Kami cek apakah sudah diusulkan melalui Musrenbang. Desa juga bisa mengalokasikan dana dari ADD (Alokasi Dana Desa), jadi kami upayakan sinergi,” katanya.

Meski prioritas PJU saat ini masih difokuskan pada permukiman padat penduduk, Ali menyebut Jalan Keramat memiliki nilai strategis.

Baca Juga :  DPRKPLH Banjar Pastikan Perbaikan Proyek CBS Dilakukan Selama Masa Pemeliharaan

Jalan ini menjadi penghubung utama antara Kecamatan Martapura dan Martapura Timur, serta menjadi jalur penting menuju kawasan religi di Desa Tungkaran.

“Di Tungkaran ada makam Abah Guru Banjar Indah, seorang ulama besar yang banyak diziarahi. Ini seharusnya menjadi perhatian pemerintah daerah, terutama untuk kenyamanan para peziarah dari arah Sungai Tabuk,” jelasnya.

Sebagai langkah lanjut, DPRKPLH Banjar akan mengidentifikasi aset PJU yang ada di sepanjang jalan tersebut, guna menentukan apakah masih bisa difungsikan kembali atau perlu pemasangan unit baru.

“Kami akan cek semuanya agar ke depan jalur ini terang dan aman bagi semua,” pungkas Ali.

Berita Terkait

Hampir Rp5 Miliar Digelontorkan, GOR Indoor Indrasari Masih Tahap Awal
Perkuat Akses Layanan Kesehatan, Bupati Banjar Resmikan Puskesmas Martapura Barat
BSI Pindahkan KCP Martapura ke Jalur Utama Ahmad Yani KM 39
Rakor Mingguan Pemkab Banjar, Bupati Tekankan Penertiban Aktivitas di Kawasan Taman CBS
Soroti RS Tipe D Gambut dan CBS, Pemkab Banjar Minta Kontraktor Percepat Pemeliharaan
DPRKPLH Banjar Pastikan Perbaikan Proyek CBS Dilakukan Selama Masa Pemeliharaan
Pemkab Banjar Matangkan Tahapan Awal Pilkades Serentak 2026
DKUMPP Banjar Mulai Tera Ulang Pompa BBM 2026, SPBU Sungai Paring Jadi Lokasi Perdana

Berita Terkait

Rabu, 11 Februari 2026 - 08:56 WITA

Hampir Rp5 Miliar Digelontorkan, GOR Indoor Indrasari Masih Tahap Awal

Selasa, 10 Februari 2026 - 15:15 WITA

Perkuat Akses Layanan Kesehatan, Bupati Banjar Resmikan Puskesmas Martapura Barat

Senin, 9 Februari 2026 - 15:18 WITA

Rakor Mingguan Pemkab Banjar, Bupati Tekankan Penertiban Aktivitas di Kawasan Taman CBS

Minggu, 8 Februari 2026 - 08:59 WITA

Soroti RS Tipe D Gambut dan CBS, Pemkab Banjar Minta Kontraktor Percepat Pemeliharaan

Jumat, 6 Februari 2026 - 18:16 WITA

DPRKPLH Banjar Pastikan Perbaikan Proyek CBS Dilakukan Selama Masa Pemeliharaan

Kamis, 5 Februari 2026 - 15:25 WITA

Pemkab Banjar Matangkan Tahapan Awal Pilkades Serentak 2026

Senin, 2 Februari 2026 - 15:21 WITA

DKUMPP Banjar Mulai Tera Ulang Pompa BBM 2026, SPBU Sungai Paring Jadi Lokasi Perdana

Senin, 2 Februari 2026 - 14:08 WITA

RTH CBS Martapura Usai Direhabilitasi Rp8 Miliar, Kondisi Lapangan Jadi Sorotan

Berita Terbaru