Martapura, matarakyat.co.id – Hidup manusia pada hakikatnya adalah sebuah perjalanan panjang penuh pencarian.Sejak masa kanak-kanak hingga usia senja, manusia senantiasa mencari sesuatu yang diyakini mampu memberi arti dan kebahagiaan.
Anak mencari kasih sayang, remaja berusaha menemukan jati diri, orang dewasa mengejar rezeki, sementara orang tua mendambakan ketenangan.
Namun, pertanyaan besar tetap tersisa: apa sebenarnya tujuan utama dari semua pencarian itu?
Secara psikologis, manusia membutuhkan rasa aman, cinta, dan penghargaan.
Hal inilah yang mendorong seseorang bekerja keras, membangun keluarga, serta mencari pengakuan sosial.
Dalam pandangan filsafat, manusia selalu haus akan makna dan kebenaran, berusaha menjawab untuk apa ia hidup dan ke mana ia akan kembali.
Sementara itu, dari sudut pandang spiritual, manusia menginginkan kedamaian jiwa.
Banyak orang memiliki harta dan jabatan, tetapi tetap merasa gelisah ketika hatinya jauh dari Allah. Dalam ranah sosial, manusia ingin dihargai dan dikenang, agar keberadaannya tidak hilang begitu saja tanpa jejak.
Al-Qur’an memberikan petunjuk jelas melalui firman Allah:
اَلَا بِذِكْرِ اللّٰهِ تَطْمَىِٕنُّ الْقُلُوْبُۗ
“Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenteram.” (QS. Ar-Ra‘d: 28).
Ayat tersebut menegaskan bahwa seluruh pencarian manusia pada akhirnya bermuara pada Allah.
Ketenangan sejati bukanlah pada materi, jabatan, atau pengakuan, melainkan pada hati yang senantiasa tersambung dengan-Nya.
M. Ali Syahbana, Sekretaris LDNU Kabupaten Banjar, menuturkan bahwa kearifan Islam sebagaimana diajarkan para ulama Nahdlatul Ulama melihat kebahagiaan sejati (sa‘ādah) lahir dari keseimbangan: dunia dan akhirat, ikhtiar dan doa, serta pencapaian materi dan nilai spiritual.
Dengan keseimbangan itu, manusia bukan hanya sekadar hidup, tetapi juga menemukan arah dan ketenteraman.
“Hidup bukan semata menambah apa yang kita punya, tetapi bagaimana kita memberi arti bagi sesama. Pada akhirnya, yang kita cari hanyalah hati yang tenang dan langkah yang diridai Allah,” ungkapnya.






