DPRD Banjar Bahas Raperda APBD 2026, Fraksi-Fraksi Tekankan Sinkronisasi dengan Pusat

- Jurnalis

Kamis, 18 September 2025 - 22:31 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

0-3968x2976-0-0-{}-0-24#

0-3968x2976-0-0-{}-0-24#

Martapura, matarakyat.co.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Banjar menggelar rapat paripurna dengan agenda penyampaian pandangan umum fraksi terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026.

Rapat berlangsung di ruang paripurna lantai dua DPRD Banjar, Kamis (18/9/2025).

Rapat dipimpin Wakil Ketua I DPRD Banjar, H Irwan Bora, didampingi Wakil Ketua II, H Akhmad Rizani Anshari.

Seluruh anggota DPRD hadir, bersama Bupati Banjar H Saidi Mansyur yang diwakili Kepala BPKPAD Banjar, Achmad Zulyadaini, serta unsur Forkopimda dari Kejaksaan, TNI, Polri, hingga jajaran Perumda.

Baca Juga :  Minim Penerangan di RTH Kompas Manis, DPRD Banjar Desak Penanganan Cepat

Dalam penyampaian pandangan, Fraksi Bintang Demokrat Sejahtera melalui juru bicaranya Hj Rusmini menekankan pentingnya penyesuaian pagu anggaran daerah dengan kebijakan pemerintah pusat, khususnya terkait dana transfer.

“Sinkronisasi kebijakan pusat dan daerah sangat penting agar program pembangunan berjalan searah dengan agenda nasional, sekaligus memastikan pemanfaatan dana secara optimal,” ujarnya.

Ia juga menyoroti pentingnya pemutakhiran klasifikasi, kodefikasi, dan nomenklatur anggaran sesuai aturan terbaru Permendagri.

Hal itu dinilai akan memperkuat sistem pelaporan, konsistensi regulasi, serta efektivitas monitoring dan evaluasi.

Baca Juga :  Satgas Pangan Polda Kalsel Pastikan Minyakita Sesuai Standar, Konsumen Diminta Waspada

DPRD Banjar berharap pembahasan Raperda APBD 2026 berlangsung komprehensif dengan mempertimbangkan kepentingan masyarakat luas.

Kehadiran eksekutif, legislatif, dan Forkopimda diharapkan mampu menciptakan sinergi dalam perencanaan dan pengelolaan keuangan daerah.

Raperda APBD 2026 dianggap sebagai instrumen penting dalam menentukan arah pembangunan Kabupaten Banjar.

Setiap fraksi diberikan kesempatan menyampaikan masukan, catatan, maupun kritik agar APBD yang dihasilkan realistis, transparan, dan berpihak kepada rakyat.

Rapat paripurna ini menjadi awal rangkaian pembahasan sebelum Raperda APBD 2026 ditetapkan menjadi Peraturan Daerah.

Berita Terkait

Lewat “Mata Batin”, M Ali Syahbana Ajak Masyarakat Keluar dari Rutinitas yang Melelahkan
Dirjen Imigrasi Paparkan 3 Pilar Strategi Nasional di Forum DGICM ASEAN ke-29, Indonesia Ditunjuk Pimpin Isu Penyelundupan Manusia
Ali Syahbana Ajak Pemuda Karang Intan Tingkatkan Kapasitas Intelektual dan Kepemimpinan
Setahun Dijabat Plt, Delapan SKPD di Banjar Belum Punya Kepala Definitif
DPRD Tanbu Dengarkan Pendapat Pemkab Soal Raperda
DPRD Tanbu Dorong Percepatan Pembangunan Jembatan Satui
Wakil Ketua DPRD Puji Keberhasilan Polres Tanbu Ungkap Narkoba 1,9 Kilo
DPRD Tanbu Minta Kepolisian Lakukan Pengawasan Distribusi BBM

Berita Terkait

Selasa, 30 Juni 2026 - 07:34 WITA

Lewat “Mata Batin”, M Ali Syahbana Ajak Masyarakat Keluar dari Rutinitas yang Melelahkan

Kamis, 25 Juni 2026 - 11:53 WITA

Dirjen Imigrasi Paparkan 3 Pilar Strategi Nasional di Forum DGICM ASEAN ke-29, Indonesia Ditunjuk Pimpin Isu Penyelundupan Manusia

Rabu, 24 Juni 2026 - 14:33 WITA

Ali Syahbana Ajak Pemuda Karang Intan Tingkatkan Kapasitas Intelektual dan Kepemimpinan

Selasa, 23 Juni 2026 - 18:55 WITA

Setahun Dijabat Plt, Delapan SKPD di Banjar Belum Punya Kepala Definitif

Selasa, 23 Juni 2026 - 08:39 WITA

DPRD Tanbu Dengarkan Pendapat Pemkab Soal Raperda

Selasa, 23 Juni 2026 - 08:34 WITA

DPRD Tanbu Dorong Percepatan Pembangunan Jembatan Satui

Minggu, 21 Juni 2026 - 17:24 WITA

Wakil Ketua DPRD Puji Keberhasilan Polres Tanbu Ungkap Narkoba 1,9 Kilo

Minggu, 21 Juni 2026 - 08:29 WITA

DPRD Tanbu Minta Kepolisian Lakukan Pengawasan Distribusi BBM

Berita Terbaru