Martapura, matarakyat.co.id – Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Banjar memastikan bahan pangan segar yang digunakan di sejumlah Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di Martapura aman untuk dikonsumsi masyarakat.
Kepastian itu diperoleh setelah tim DKPP melakukan pengambilan sampel sayuran dan buah-buahan di tiga lokasi dapur MBG, Kamis (6/11/2025).
Pemeriksaan dilakukan oleh Petugas Pengambil Contoh (PPC) Pangan Segar Asal Tumbuhan (PSAT), Ruliani dan M. Almi, didampingi Plt. Kepala Seksi Keamanan Pangan, Sudarto.
“Semua sampel yang diambil dari tiga lokasi telah diuji menggunakan alat uji cepat pestisida, dan hasilnya negatif. Artinya, aman dikonsumsi,” ujar Sudarto, Jumat (7/11/2025).
Adapun lokasi pengambilan sampel meliputi:
Dapur MBG Tanjung Rema – Yayasan Tahfidz Miftah Firdausy, dengan sampel wortel, jagung manis, jeruk, dan bawang bombai.
Dapur MBG Sungai Paring – Yayasan Setia Mandal, dengan sampel daun bawang, bawang putih, dan bawang bombai.
Dapur MBG Sungai Sipai – Yayasan Forum Relawan, dengan sampel wortel, jagung manis, baby jagung, bawang merah, bawang putih, anggur merah, dan jeruk.
Sudarto menegaskan, kegiatan ini merupakan bagian dari upaya rutin DKPP Banjar dalam memastikan keamanan Pangan Segar Asal Tumbuhan (PSAT) yang beredar di masyarakat.
“Tujuan utama kami adalah menjamin makanan yang dikonsumsi warga Banjar bebas dari bahan kimia berbahaya, sehat, dan berkualitas,” tambahnya.
Selain menjaga keamanan pangan, kegiatan ini juga menjadi bentuk komitmen pemerintah daerah untuk mendukung program gizi seimbang dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui pangan yang aman dan bergizi.






