Distan Banjar Gelar Rapat Koordinasi, Dorong Percepatan Bantuan Alsintan untuk Program Cetak Sawah Rakyat

- Jurnalis

Kamis, 13 November 2025 - 10:33 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MARTAPURA, matarakyat.co.id – Dalam upaya memperkuat ketahanan pangan dan mempercepat pelaksanaan program Cetak Sawah Rakyat (CSR) tahun 2025, Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Banjar menggelar rapat koordinasi di Aula Distan, Selasa (11/11/2025).

Rapat tersebut dipimpin oleh Bidang Sarana TPH, Perkebunan, dan Peternakan, yang berfokus pada percepatan pengusulan serta penyediaan alat mesin pertanian (alsintan) dan sarana produksi (saprodi) bagi kelompok tani penerima program CSR.

Kegiatan ini turut dihadiri Kepala Seksi Pengembangan Sarana Pertanian Gusti Rahmatullah, sejumlah perwakilan bidang lingkup Distan, Petugas Penyuluh Lapangan (PPL), serta Manajer Brigade Pangan Program CSR.

Baca Juga :  Pemkab Banjar Dorong Ketahanan Pangan Lewat Panen Ikan Papuyu di Karang Intan

Kepala Bidang Sarana TPH, Perkebunan, dan Peternakan, Nurul Chatimah, menjelaskan bahwa pihaknya telah mengajukan permohonan bantuan alsintan melalui program CSR untuk sembilan Brigade Pangan (BP) yang sudah terbentuk.

Pengajuan tersebut mencakup dua tahap, sesuai dengan mekanisme dan ketentuan yang berlaku.

“Kami berharap bantuan ini dapat segera terealisasi, asalkan semua persyaratan administrasi dan teknis terpenuhi serta lolos verifikasi,” ujar Nurul.

Nurul menambahkan, jenis alsintan yang diusulkan mencakup Combine Harvester untuk panen, Rotavator dan Hand Traktor untuk pengolahan tanah, hingga Drone pertanian guna modernisasi penyemprotan lahan.

Baca Juga :  Lapas Narkotika Karang Intan Sabet Sejumlah Penghargaan Kinerja Terbaik di Kalsel

Semua pengajuan disusun sesuai petunjuk dan surat edaran dari Kementerian Pertanian.

Dalam kesempatan itu, ia juga memberikan rekomendasi khusus bagi lahan baru hasil cetak sawah rakyat. Menurutnya, tanah dengan tingkat keasaman tinggi memerlukan perlakuan awal menggunakan dolomit atau kapur.

“Untuk lahan baru, minimal perlu dua ton dolomit agar pertumbuhan tanaman bisa optimal,” tegasnya.

Melalui koordinasi ini, Distan Banjar berharap sinergi lintas pihak dalam penyediaan alat dan sarana pertanian dapat mempercepat realisasi program CSR sekaligus mendukung peningkatan produktivitas pertanian di Kabupaten Banjar.

 

Berita Terkait

Hampir Rp5 Miliar Digelontorkan, GOR Indoor Indrasari Masih Tahap Awal
Perkuat Akses Layanan Kesehatan, Bupati Banjar Resmikan Puskesmas Martapura Barat
BSI Pindahkan KCP Martapura ke Jalur Utama Ahmad Yani KM 39
Rakor Mingguan Pemkab Banjar, Bupati Tekankan Penertiban Aktivitas di Kawasan Taman CBS
Soroti RS Tipe D Gambut dan CBS, Pemkab Banjar Minta Kontraktor Percepat Pemeliharaan
DPRKPLH Banjar Pastikan Perbaikan Proyek CBS Dilakukan Selama Masa Pemeliharaan
Pemkab Banjar Matangkan Tahapan Awal Pilkades Serentak 2026
DKUMPP Banjar Mulai Tera Ulang Pompa BBM 2026, SPBU Sungai Paring Jadi Lokasi Perdana

Berita Terkait

Rabu, 11 Februari 2026 - 08:56 WITA

Hampir Rp5 Miliar Digelontorkan, GOR Indoor Indrasari Masih Tahap Awal

Selasa, 10 Februari 2026 - 15:15 WITA

Perkuat Akses Layanan Kesehatan, Bupati Banjar Resmikan Puskesmas Martapura Barat

Senin, 9 Februari 2026 - 15:18 WITA

Rakor Mingguan Pemkab Banjar, Bupati Tekankan Penertiban Aktivitas di Kawasan Taman CBS

Minggu, 8 Februari 2026 - 08:59 WITA

Soroti RS Tipe D Gambut dan CBS, Pemkab Banjar Minta Kontraktor Percepat Pemeliharaan

Jumat, 6 Februari 2026 - 18:16 WITA

DPRKPLH Banjar Pastikan Perbaikan Proyek CBS Dilakukan Selama Masa Pemeliharaan

Kamis, 5 Februari 2026 - 15:25 WITA

Pemkab Banjar Matangkan Tahapan Awal Pilkades Serentak 2026

Senin, 2 Februari 2026 - 15:21 WITA

DKUMPP Banjar Mulai Tera Ulang Pompa BBM 2026, SPBU Sungai Paring Jadi Lokasi Perdana

Senin, 2 Februari 2026 - 14:08 WITA

RTH CBS Martapura Usai Direhabilitasi Rp8 Miliar, Kondisi Lapangan Jadi Sorotan

Berita Terbaru