Distan Banjar dan BRIN Bahas Riset Akademik untuk Optimalkan Lahan Pertanian Rakyat

- Jurnalis

Rabu, 22 Oktober 2025 - 20:27 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banjar, matarakyat.co.id — Dalam upaya memperkuat kebijakan pertanian berbasis riset dan inovasi, Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Banjar menggandeng Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dalam kegiatan audiensi rencana kerja riset dan penyusunan naskah akademik. Kegiatan ini berlangsung di Aula Distan Banjar, Rabu (22/10/2025).

Audiensi dihadiri oleh Plt Sekretaris Distan Banjar, Retno Sri Murwani, perwakilan BRIN, Koordinator BPP, KJF, serta para penyuluh pertanian dari berbagai kecamatan di wilayah Banjar.

Retno menjelaskan bahwa kajian akademik yang dibahas menjadi bagian penting dalam mendukung program swasembada pangan yang berkelanjutan.

Melalui riset ini, pemerintah daerah berupaya mengoptimalkan lahan dan meningkatkan produktivitas pertanian masyarakat.

Baca Juga :  RTH CBS Martapura Usai Direhabilitasi Rp8 Miliar, Kondisi Lapangan Jadi Sorotan

“Kami berharap hasil kajian ini dapat mendorong peningkatan indeks pertanaman dari IP 100 menjadi IP 200. Jika diterapkan secara konsisten, hasil riset ini akan sangat membantu petani di Kabupaten Banjar,” ujar Retno.

Sementara itu, narasumber dari BRIN, Khairil Anwar, menyoroti pentingnya transformasi lahan rawa menjadi lahan produktif melalui penerapan sistem tata air mikro.

Ia menjelaskan bahwa infrastruktur seperti pintu air dan tanggul berperan vital dalam menjaga keseimbangan debit air di area pertanian.

“Sistem tata air yang baik mampu mencegah banjir sekaligus menjamin ketersediaan air saat musim kemarau. Dengan begitu, lahan rawa yang sebelumnya sulit diolah bisa menjadi area pertanian yang produktif,” ungkap Khairil.

Baca Juga :  Bukan Sekadar Hiburan, Finn Billiard Banjarbaru Hadirkan Konsep Sportainment

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi interaktif. Para peserta menyoroti tantangan yang dihadapi wilayah mereka, terutama terkait banjir dan kerentanan lahan.

Dari dialog tersebut, muncul harapan agar riset bersama BRIN dapat melahirkan rekomendasi kebijakan dan inovasi teknis, termasuk pengembangan varietas padi tahan genangan.

Kolaborasi ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam membangun pertanian Banjar yang tangguh, efisien, dan berbasis sains.

Sumber Berita : Info publik

Berita Terkait

Hampir Rp5 Miliar Digelontorkan, GOR Indoor Indrasari Masih Tahap Awal
Perkuat Akses Layanan Kesehatan, Bupati Banjar Resmikan Puskesmas Martapura Barat
BSI Pindahkan KCP Martapura ke Jalur Utama Ahmad Yani KM 39
Rakor Mingguan Pemkab Banjar, Bupati Tekankan Penertiban Aktivitas di Kawasan Taman CBS
Soroti RS Tipe D Gambut dan CBS, Pemkab Banjar Minta Kontraktor Percepat Pemeliharaan
DPRKPLH Banjar Pastikan Perbaikan Proyek CBS Dilakukan Selama Masa Pemeliharaan
Pemkab Banjar Matangkan Tahapan Awal Pilkades Serentak 2026
DKUMPP Banjar Mulai Tera Ulang Pompa BBM 2026, SPBU Sungai Paring Jadi Lokasi Perdana

Berita Terkait

Rabu, 11 Februari 2026 - 08:56 WITA

Hampir Rp5 Miliar Digelontorkan, GOR Indoor Indrasari Masih Tahap Awal

Selasa, 10 Februari 2026 - 15:15 WITA

Perkuat Akses Layanan Kesehatan, Bupati Banjar Resmikan Puskesmas Martapura Barat

Senin, 9 Februari 2026 - 15:28 WITA

BSI Pindahkan KCP Martapura ke Jalur Utama Ahmad Yani KM 39

Senin, 9 Februari 2026 - 15:18 WITA

Rakor Mingguan Pemkab Banjar, Bupati Tekankan Penertiban Aktivitas di Kawasan Taman CBS

Minggu, 8 Februari 2026 - 08:59 WITA

Soroti RS Tipe D Gambut dan CBS, Pemkab Banjar Minta Kontraktor Percepat Pemeliharaan

Jumat, 6 Februari 2026 - 18:16 WITA

DPRKPLH Banjar Pastikan Perbaikan Proyek CBS Dilakukan Selama Masa Pemeliharaan

Kamis, 5 Februari 2026 - 15:25 WITA

Pemkab Banjar Matangkan Tahapan Awal Pilkades Serentak 2026

Senin, 2 Februari 2026 - 15:21 WITA

DKUMPP Banjar Mulai Tera Ulang Pompa BBM 2026, SPBU Sungai Paring Jadi Lokasi Perdana

Berita Terbaru

Pemkab Banjar

BSI Pindahkan KCP Martapura ke Jalur Utama Ahmad Yani KM 39

Senin, 9 Feb 2026 - 15:28 WITA