Martapura, matarakyat.co.id – Kampung Wisata Putra Bulu kembali menghadirkan kegiatan bertajuk Cahaya Ramadhan pada bulan suci 1447 Hijriah.
Kegiatan yang berlangsung sejak 4 hingga 27 Ramadhan ini menjadi ruang kebersamaan yang memadukan nilai spiritual, sosial, dan ekonomi bagi masyarakat sekitar.
Manajer Operasional Kampung Putra Bulu, Zainuddin (Atung), melalui Human Resources Development (HRD) Kampung Putra Bulu, Kamariah, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut digelar sebagai upaya menghidupkan suasana Ramadhan dengan semangat kebersamaan.
“Cahaya Ramadhan digelar sebagai ruang kebersamaan untuk menghidupkan suasana Ramadhan dengan nilai spiritual, sosial, dan ekonomi yang menyatu bagi masyarakat Kampung Putra Bulu,” ujar Riah sapaan akrabnya, Minggu (22/2/2026).

Ia menjelaskan, konsep utama yang diusung tahun ini adalah suasana yang hangat, religius, dan merangkul semua kalangan.
Kegiatan ini menggabungkan ibadah, kuliner, hiburan bernuansa alam, serta momen kebersamaan keluarga dalam satu rangkaian acara.
Menurutnya, panitia juga memberikan akses masuk gratis khusus bagi warga Kecamatan Karang Intan dan Aranio.
Kebijakan tersebut merupakan bentuk apresiasi dan kepedulian kepada masyarakat sekitar.
“Sebagai bentuk apresiasi dan kepedulian Kampung Putra Bulu kepada masyarakat sekitar agar dapat menikmati Ramadhan bersama di tempat kami,” jelasnya.
Persiapan kegiatan telah dilakukan sejak satu bulan sebelum Ramadhan.
Berbagai rangkaian acara pun disiapkan untuk memeriahkan kegiatan yang berlangsung setiap hari pukul 16.00 hingga 23.00 WITA tersebut.
Selama pelaksanaan, Cahaya Ramadhan dimeriahkan dengan pasar wadai yang diikuti UMKM setempat, serta program buka puasa bersama yang digelar di gazebo dan rumah kaca untuk umum maupun komunitas.
Terkait paket berbuka, Kampung Wisata Putra Bulu menawarkan paket mulai dari Rp125 ribu.
Paket tersebut mencakup menu lengkap berbuka dengan suasana nyaman untuk keluarga maupun komunitas.
“Paket terdiri dari beberapa pilihan menu utama, beberapa lauk, sayur, sambal, hidangan kue manis, dan minuman,” terang Kamariah.
Panitia menargetkan sebanyak 100 hingga 200 pengunjung per hari selama kegiatan berlangsung.
Untuk mendukung perputaran ekonomi lokal, pihak pengelola juga secara aktif melibatkan pelaku UMKM dan pedagang setempat.
Kamariah menegaskan, selama Ramadhan pihaknya membuka kesempatan bagi siapa saja yang ingin menjajakan dagangan untuk santapan berbuka puasa.
“Kami mempersilakan bagi siapa saja yang ingin menjajakan dagangannya di sini untuk dijual sebagai santapan berbuka,” katanya.
Ia berharap kegiatan ini dapat membuka peluang usaha, meningkatkan perputaran ekonomi, serta memberikan manfaat langsung bagi warga sekitar.
Di akhir, dia berharap Cahaya Ramadhan dapat menjadi ruang berbagi dan mempererat silaturahmi.
“Semoga Cahaya Ramadhan di Kampung Putra Bulu menjadi tempat berbagi, mempererat silaturahmi, dan menghadirkan Ramadhan yang penuh makna bagi semua yang datang ke sini,” pungkasnya.






