Budidaya Sicapit Biru Binaan Dinas Perikanan Tanah Bumbu Akan Panen Perdana

- Jurnalis

Senin, 14 April 2025 - 06:30 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Batulicin,matarakyat.co.id – Satu potensi perikanan di Kabupaten Tanah Bumbu yang belum banyak dilirik oleh banyak orang adalah budidaya udang galah. Harganya lebih menggiurkan daripada udang vaname. Udang Galah jadi harta karun karena belum banyak yang membudidayakannya.

Melalui Dinas Perikanan Kabupaten Tanah Bumbu, Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif atau biasa disapa akrab Bang Arul terus mendorong upaya mendongkrak ketahanan pangan melalui perikanan yaitu kepada para pembubidaya ikan air Tawar termasuk budidaya udang galah.

“Permintaan untuk Tanah Bumbu saja itu selalu kurang, Mas. Pembudidaya itu sampai tidak bisa memenuhi permintaan pasar,” kata Kepala Balai Benih Udang Galah Pulau Salak, Fajarunun Kepada Media, dilokasi budidaya binaan dinas perikanan tanah bumbu cekdam sungai dua laut, pada Minggu (14/4/2024).

Fajar menjelaskan bahwa pembenihan udang galah yang berada di tempat khusus di kantornya. Di tempat tersebut, ada kolam indukan yang menghasilkan telur dan benur udang galah yang nantinya akan pindah ke kolam yang lebih besar. Benih itu juga mereka jual kepada masyarakat yang tertarik budidaya udang galah.

Baca Juga :  Pemkab Tanah Bumbu Kembali Bentuk Empat Kampung Siaga Bencana

“Pembenihan udang galah ini ada dikantor kami di pulau salak kecamatan kusan hilir,”jelasnya.

“Hari ini kami bersama Kabid Perikanan dan Tangkap, Riswan melakukan pengecekan untuk mengetahui ukuran udang galah yang sudah beberapa bulan di tebar di kolam pembudidaya udang dalah di Cekdam sungai dua,”bebernya.

“Alhamdulillah perkuraan sebulan kedepan akan dilakukan perdana, dan seperti kita lihat tadi udang galah atau biasa dipanggil sicapur biru udah berukuran lumayan besar dengan berat mencapai 2 ons lebih,”ungkapnya.

“Kami berharap dengan keberhasilan salah satu pembudidaya binaan dinas perikanan ini mampu menarik minat masyarakat untuk ikut serta belajar serta mencoba budidaya udang galah, pasalnya saat ini budidaya udang galah sangat menjanjikan dilihat dari harga dan pasar,”tambah Fajarunun.

Terpisah salah satu pembudidaya udang galah, Cahyo Purwanto mengaku sangat senang kolam budidaya miliknya di kontrol oleh Dinas Perikanan Tanah Bumbu yang mana pada dasarnya kolam miliknya memang binaan dari Dinas Perikanan Tanah Bumbu.

Baca Juga :  Bupati Tanbu Andi Rudi Latif: Komitmen Kementerian PU Wujudkan Pemerataan Pembangunan Sesuai Dengan Misi Kami

“Alhamdulillah kami diberikan pembelajaran cara budidaya udang galah mulai dari benih sampai saat ini ukurannya udah mencapai 2 0ns/ekornya,kami pun tidak menyangka perkembangannya begitu cepat,”katanya.

“Kemungkinan satu bulan kedepan lagi kami akan melakukan panen perdana udang galah di kolam kami ini, dan nantinya untuk pemasaran sepertinya akan kami gunakan sendiri untuk mencukupi menu makanan yang ada pada lesehan yang telah kami kelola,”jelasnya.

“Sebenarnya sudah ada sih yang menelpon untuk membeli dan memasarkan ke daerah luar kabupaten dengan harga Rp 120.000/KG, tapi kami tidak sanggupi, karena kami rencana akan menambahkan menu andalan udang galah pada lesehan yang kami kelola,”pungkasnya.

“Kami saja kadang kewalahan mencari dipasar untuk udang galah yang termasuk langka dan harganya juga yang sangat lumayan relatif tinggi,”tutupnya.

Berita Terkait

Tanah Bumbu Jalin MoU dengan KLH untuk Pengelolaan Sampah Berkelanjutan
RDP DPRD Banjar Bongkar Masalah RTH CBS Martapura, Irwan Bora: Jangan Sampai Taman Jadi Kubangan
DPRD Banjar Evaluasi Kontribusi Bank Kalsel, Kepemilikan Saham Daerah Dinilai Terendah
Pemkab Tanah Bumbu Gelar Jalan Sehat, Dorong ASN Terapkan Pola Hidup Sehat
Pemkab Tanah Bumbu MoU dengan Ombudsman RI, Perkuat Pengawasan Pelayanan Publik
Pemkab Tanah Bumbu Raih UHC Award 2026 Kategori Madya
RDP Penanganan Pascabanjir Banjar Ditunda, Kadinsos Tak Hadir
DPRD Tanah Bumbu Bahas Pencemaran Lingkungan dan Kerugian Lahan Warga Sebamban Baru

Berita Terkait

Rabu, 4 Februari 2026 - 21:22 WITA

RDP DPRD Banjar Bongkar Masalah RTH CBS Martapura, Irwan Bora: Jangan Sampai Taman Jadi Kubangan

Rabu, 4 Februari 2026 - 16:51 WITA

DPRD Banjar Evaluasi Kontribusi Bank Kalsel, Kepemilikan Saham Daerah Dinilai Terendah

Sabtu, 31 Januari 2026 - 12:55 WITA

Pemkab Tanah Bumbu Gelar Jalan Sehat, Dorong ASN Terapkan Pola Hidup Sehat

Kamis, 29 Januari 2026 - 12:53 WITA

Pemkab Tanah Bumbu MoU dengan Ombudsman RI, Perkuat Pengawasan Pelayanan Publik

Rabu, 28 Januari 2026 - 12:38 WITA

Pemkab Tanah Bumbu Raih UHC Award 2026 Kategori Madya

Selasa, 27 Januari 2026 - 18:49 WITA

RDP Penanganan Pascabanjir Banjar Ditunda, Kadinsos Tak Hadir

Senin, 26 Januari 2026 - 09:51 WITA

DPRD Tanah Bumbu Bahas Pencemaran Lingkungan dan Kerugian Lahan Warga Sebamban Baru

Sabtu, 24 Januari 2026 - 09:59 WITA

Abdul Rahim Dorong Percepatan Listrik dan Jalan di Pulau Suwangi

Berita Terbaru

Pemkab Banjar

BSI Pindahkan KCP Martapura ke Jalur Utama Ahmad Yani KM 39

Senin, 9 Feb 2026 - 15:28 WITA