Airlangga Hartarto Ingatkan Kepala Daerah Soal Target Pertumbuhan Ekonomi 8%

- Jurnalis

Selasa, 25 Februari 2025 - 13:01 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Magelang,matarakyat.co.id – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menegaskan pentingnya peran kepala daerah dalam mendukung pencapaian target pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 8 persen.

Pesan tersebut disampaikan dalam orientasi kepala daerah (retreat) yang berlangsung di Kompleks Akmil, Magelang, Jawa Tengah (24/2/2025).

Dalam kesempatan tersebut, Airlangga mengingatkan bahwa pencapaian target pertumbuhan ekonomi ini sangat bergantung pada kontribusi dari setiap daerah. Ia menegaskan bahwa kepala daerah memiliki peran vital dalam mengatasi berbagai persoalan ekonomi yang ada.

“Menyongsong target pertumbuhan ekonomi 8 persen dalam lima tahun mendatang, kepala daerah harus berfokus pada strategi dan program yang tepat. Dengan berbagai tantangan global yang tidak menentu, kerja sama dan komitmen dari semua pihak sangat diperlukan,” ujar Airlangga.

Baca Juga :  Pastikan Angka Stunting, Ratusan Anak Dua Kecamatan Discreening

Andi Rudi Latif, yang turut hadir dalam sesi tersebut, menyatakan bahwa tantangan besar bagi kepala daerah adalah mendorong pertumbuhan ekonomi di daerah masing-masing. Ia menjelaskan, untuk mencapai target tersebut, sektor-sektor utama harus didorong, seperti konsumsi yang diharapkan tumbuh 5-6 persen, investasi sekitar 10 persen, dan ekspor 9 persen.

Lebih lanjut, Andi Rudi menambahkan bahwa sektor manufaktur (terutama hilirisasi), jasa, pariwisata, konstruksi dan perumahan, ekonomi digital, semikonduktor, serta ekonomi hijau untuk transisi energi menjadi kunci utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi.

Baca Juga :  Bimtek Penyusunan Renstra dan Pengukuran Kinerja SKPD Tanah Bumbu : Kelompok Lima Terapkan AI dalam Simulasi Penyusunan Renstra

Retreat yang memasuki hari keempat ini juga dihadiri oleh lima menteri dan tiga pimpinan lembaga pemerintahan, yang akan memberikan berbagai materi. Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional, Rachmat Pambudy, menjadi pemateri pertama dengan membahas prioritas pembangunan pemerintah serta isu strategis lainnya, termasuk pengelolaan keuangan daerah dan pemberantasan korupsi.

Dengan materi yang beragam dan mendalam, kegiatan ini diharapkan dapat mempersiapkan kepala daerah untuk lebih aktif mendukung program-program yang akan mewujudkan target pertumbuhan ekonomi dalam lima tahun ke depan.

Berita Terkait

Tanah Bumbu Jalin MoU dengan KLH untuk Pengelolaan Sampah Berkelanjutan
RDP DPRD Banjar Bongkar Masalah RTH CBS Martapura, Irwan Bora: Jangan Sampai Taman Jadi Kubangan
DPRD Banjar Evaluasi Kontribusi Bank Kalsel, Kepemilikan Saham Daerah Dinilai Terendah
Pemkab Tanah Bumbu Gelar Jalan Sehat, Dorong ASN Terapkan Pola Hidup Sehat
Pemkab Tanah Bumbu MoU dengan Ombudsman RI, Perkuat Pengawasan Pelayanan Publik
Pemkab Tanah Bumbu Raih UHC Award 2026 Kategori Madya
RDP Penanganan Pascabanjir Banjar Ditunda, Kadinsos Tak Hadir
DPRD Tanah Bumbu Bahas Pencemaran Lingkungan dan Kerugian Lahan Warga Sebamban Baru

Berita Terkait

Minggu, 8 Februari 2026 - 10:16 WITA

Tanah Bumbu Jalin MoU dengan KLH untuk Pengelolaan Sampah Berkelanjutan

Rabu, 4 Februari 2026 - 21:22 WITA

RDP DPRD Banjar Bongkar Masalah RTH CBS Martapura, Irwan Bora: Jangan Sampai Taman Jadi Kubangan

Rabu, 4 Februari 2026 - 16:51 WITA

DPRD Banjar Evaluasi Kontribusi Bank Kalsel, Kepemilikan Saham Daerah Dinilai Terendah

Sabtu, 31 Januari 2026 - 12:55 WITA

Pemkab Tanah Bumbu Gelar Jalan Sehat, Dorong ASN Terapkan Pola Hidup Sehat

Kamis, 29 Januari 2026 - 12:53 WITA

Pemkab Tanah Bumbu MoU dengan Ombudsman RI, Perkuat Pengawasan Pelayanan Publik

Rabu, 28 Januari 2026 - 12:38 WITA

Pemkab Tanah Bumbu Raih UHC Award 2026 Kategori Madya

Selasa, 27 Januari 2026 - 18:49 WITA

RDP Penanganan Pascabanjir Banjar Ditunda, Kadinsos Tak Hadir

Senin, 26 Januari 2026 - 09:51 WITA

DPRD Tanah Bumbu Bahas Pencemaran Lingkungan dan Kerugian Lahan Warga Sebamban Baru

Berita Terbaru